Jembatan Sei Deli Ambruk

Warga Berharap Jembatan Penghubung 3 Kecamatan di Kota Medan yang Ambruk Segera Diperbaiki

jembatan penghubung antar Kecamatan Medan Polonia, Kecamatan Medan Johor dan Kecamatan Medan Maimun, itu roboh, pada Selasa (16/7/2024) kemarin siang.

|
TRIBUN MEDAN/ALFIANSYAH
suasana jembatan di Jalan Brigjend Katamso, Gang Perbatasan, Kelurahan Kampung Baru, Kecamatan Medan Maimun, yang ambruk, Rabu (17/7/2024). TRIBUN-MEDAN/ALFIANSYAH 

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Ambruknya Jembatan Sei Deli Medan Pangkalan Masyhur, penghubung tiga kecamatan di Kota Medan, membuat warga dan anak sekolah harus menempuh jalan yang lebih jauh.

Salah seorang warga, Rahmat, mengatakan, jembatan penghubung antar Kecamatan Medan Polonia, Kecamatan Medan Johor dan Kecamatan Medan Maimun, itu roboh, pada Selasa (16/7/2024) kemarin siang.

Katanya, sejak jembatan tersebut ambruk para warga dan anak sekolah yang sering melintas di lokasi tersebut harus mencari jalan lain yang jaraknya jauh dan memakan waktu.

"Harus mutar, naik angkot anak-anak sekolah ini kalau mau pergi sekolah. Mutarnya jauh, jadi ibu-ibu juga pada resah kalau jembatan ini rusak," kata Rahmat kepada Tribun-medan, Rabu (17/7/2024).

Ia mengatakan, jembatan yang ambruk ini begitu berarti bagi warga sekitar untuk memudahkan akses.

Katanya, dia dan warga lainnya berharap agar jembatan yang dibangun diatas rel kereta api itu segera diperbaiki.

"Jembatan ini penting sekali bagi kami, untuk menunjang kegiatan anak sekolah untuk belajar, mulai dari SD, SMP, SMA di sini ada. Harapannya semoga cepat diperbaiki, karena ini jalur lewat anak sekolah," sebutnya.

Sementara itu, Kepala Lingkungan III, Kelurahan Pangkalan Masyhur, Deka Hamdani, mengatakan bahwa, pasca ambruknya jembatan tersebut, walikota Medan, Bobby Nasution sempat datang ke lokasi.

Katanya, saat itu walikota Medan sempat menjelaskan bahwa jembatan tersebut akan segera diperbaiki.

Namun, pihak pemerintah kota Medan akan berkoordinasi terlebih dahulu dengan pihak PT KAI, karena jembatan itu berdiri di atas rel kereta api.

"Pas pak wali datang, memang ada rencana memperbaiki. Tapi harus koordinasi dengan PT KAI, karena ini bukan ranah Pemko," ucapnya.

Ia selaku Kepling setempat juga menghimbau kepada seluruh warga, agar tidak nekat mempergunakan jembatan yang ambruk tersebut.

"Himbauan dari saya kepada warga, berhati-hati jangan melintas di situ lagi untuk sementara di tutup total," pungkasnya.

(Cr11/Tribun-medan.com)

Baca berita TRIBUN MEDAN lainnya di Google News

Ikuti juga informasi lainnya di FacebookInstagram dan Twitter   dan WA Channel

Berita viral lainnya di Tribun Medan 

Sumber: Tribun Medan
Berita Terkait
  • Ikuti kami di
    AA

    Berita Terkini

    © 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved