Berita Viral
SOSOK Pan Xiaoting, Meninggal Saat Live Mukbang 10 Jam Nonstop, Makanan Belum Tercerna
Kini gegara live mukbang 10 jam, ia meninggal dengan kondisi perut penuh dengan makanan belum tercerna.
TRIBUN-MEDAN.com - Inilah sosok Pan Xiaoting, meninggal saat live mukbang 10 jam nonstop.
Makanan di lambungnya belum tercerna.
Sosok konten kreator meninggal saat live mukbang.
Akhir hidup konten kreator makan-makan alias mukbang ini jadi sorotan.
Baca juga: Link Live Streaming Indonesia vs Kamboja, Nonton Siaran Timnas Indonesia vs Kamboja Live Indosiar
Ia meninggal dunia saat live mukbang 10 jam nonstop makan makanan berat.
Ketika diotopsi, kondisi perut konten kreator ini memprihatinkan.
Ia diketahui pernah mengalami pendarahan lambung.
Kini gegara live mukbang 10 jam, ia meninggal dengan kondisi perut penuh dengan makanan belum tercerna.
Konten kreator tersebut adalah Pan Xiaoting (24) asal Tiongkok (China).

Melansir dari China News via TribunJatim.com pada Sabtu, (20/7/2024) via Tribunnewsmaker, Pan Xiaoting dilaporkan meninggal dunia secara mendadak ketika melakukan siaran langsung via aplikasi media sosial.
Dia menghembuskan nafas terakhirnya pada Minggu, (14/7/2024).
Wanita bernama Pan Xiaoting (24) tersebut meninggal saat melakukan tantangan ekstrem.
Dia melakukan tantangan ekstrem makan tanpa henti selama lebih dari 10 jam melalui siaran langsung setiap hari.
Hasil autopsi menunjukkan adanya deformasi parah pada perut Xiaoting yang penuh dengan makanan belum tercerna.
Terinspirasi Teman
Dilansir dari Must Share News, Pan Xiaoting awalnya adalah seorang pelayan biasa.
Ia mulai terjun ke dunia Kreator Konten setelah melihat teman sekelasnya, Liu Qi mendapatkan banyak uang melalui mukbang.
Xiaoting kemudian memutuskan untuk mengikuti jejak Liu.
Awalnya, Xiaoting makan sendirian di depan kamera, dengan hanya sedikit penonton.
Namun, seiring berjalannya waktu, dia secara bertahap mendapatkan sejumlah perhatian dari penonton.
Baca juga: Hadir di Acara Temu Kangen Himpunan Alumni IPB, Bobby Nasution: Ini Wadah Silaturahmi
Tak hanya itu, Xiaoting juga sering kali mendapatkan sejumlah hadiah melalui siaran langsung mukbang.
Seiring bertambahnya jumlah penggemarnya, Xiaoting mulai mencoba berbagai tantangan makan dan penyiaran yang ekstrem.
Beberapa tantangan tersebut mulai dari makan besar dengan jumlah lebih dari 10 kilogram hingga mencoba berbagai makanan yang terlalu berat untuk ditanggung perutnya.
Xiaoting tampak tidak takut dan bahkan bangga akan hal itu selama siaran langsungnya.
Pernah dirawat karena pendarahan lambung
Sebelumnya, Xiaoting pernah dirawat di rumah sakit karena mengalami pendarahan lambung akibat makan berlebih, dampak dari konten mukbang.
Meski begitu, ia kembali makan berlebihan di keesokan harinya, setelah keluar dari rumah sakit.
Kekhawatiran keluarga dan peringatan warganet pun tampak tidak didengarkannya.
Meski demikian, Xiaoting akhirnya tak lagi mampu menahan tantangan ekstrem tersebut dan berakhir dengan kematian mendadak pada (14/7/2024).
Kematian mendadaknya menjadi kasus ekstrem dalam budaya mukbang dan memicu diskusi luas mengenai regulasi industri siaran langsung online.
(*/Tribun Medan)
Baca juga: Dibuang Man United ke Liga Prancis, Mason Greenwood Skakmat Jurnalis Gegara 1 Pertanyaan Ini
Baca juga: DUDUK Perkara Anggota Babinsa TNI Dibentak Warga, Kini Sadari Kesalahan dan Minta Maaf
Baca berita TRIBUN MEDAN lainnya di Google News
Ikuti juga informasi lainnya di Facebook, Instagram dan Twitter dan WA Channel
Berita viral lainnya di Tribun Medan
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.