Breaking News

Berita Viral

Pengakuan Makmuri Driver Ojol Lampung Dijebak Oknum Polisi Antar Paket Sabtu,Diminta Antar Baju Bayi

Inilah pengakuan Makmuri (29) driver ojol di Lampung yang dijebak oknum polisi untuk mengantar paket isi sabu yang dibungkus dalam baju bayi

Tayang:
KOLASE/TRIBUN MEDAN
Pengakuan Makmuri Driver Ojol Lampung Dijebak Oknum Polisi Antar Paket Sabtu,Diminta Antar Baju Bayi 

TRIBUN-MEDAN.COM – Inilah pengakuan Makmuri (29) driver ojol di Lampung yang dijebak oknum polisi untuk mengantar paket isi sabu.

Adapun seorang pria bernama Makmuri yang merupakan driver ojol di Lampung mengaku dijebak oknum polisi.

Beruntung, Makmuri miliki firasat curiga dan bisa lolos dari jebakan mengantar paket sabu tersebut.

Peristiwa nyaris dijebak mengantar paket sabu ini terjadi pada Rabu (24/7/2024) sore.

Video ketika driver ojol itu bercerita di hadapan wartawan tentang pengalaman nyaris terperangkap untuk mengantarkan narkoba itu beredar viral.

Dalam video yang beredar, driver ojol tersebut juga menunjukkan chat bersama penerima barang haram tersebut.

Dilansir dari TribunnewsLampung, driver ojol yang nyaris dijebak tersebut bernama Makmuri.

Makmuri bercerita, awalnya ia mendapatkan pesanan untuk mengantar paket pada pukul 16.48 WIB.

Kemudian, Makmuri mengetahui bahwa orang yang meminta mengantarkan paket tersebut adalah oknum polisi.

"Jadi karena saya penasaran saya melakukan get contact dan melihat daftar nama tersebut merupakan oknum," kata Makmuri dilansir Tribun-medan.com dari Tribun Jabar, Senin (29/7/2024).

Baca juga: Darma Wijaya-Adlin Tambunan Calon Kepala Daerah Sumut Pertama Dapat B1KWK PDIP

Baca juga: SOSOK Andi Iwan Darmawan Aras, Ketua Gerindra Sulsel Gagal Maju Pilkada, Dicekal Prabowo Subianto

Adapun, Makmuri harus mengantarkan paket tersebut ke Jalan Ikan Selar atau di belakang Puskesmas Sukaraja.

"Jadi setelah saya antar paket di Jalan Agus Anang dan saya dapat lagi tepatnya di depan RM Sopoyono," kata Makmuri.

Ketika mendapatkan pesanan tersebut, Makmuri melihat bahwa paket yang harus diantarnya adalah baju bayi.

Saat mengambil paket tersebut dari pemesan, kata Makmuri, orang itu hanya menunduk dan menggunakan topi.

"Pada aplikasi tersebut pengorder ini meminta saya kirimkan baju tersebut ke daerah Kecamatan Kemiling," kata Makmuri.

Sumber: Tribun Jabar
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved