Guru di Asahan Ditendang Pelatih Renang

Kronologi Alat Vital Guru Olahraga Wanita Ditendang hingga Pingsan oleh Pelatih Renang di Asahan

Viral di media sosial seorang wanita mengenakan pakaian renang adu mulut dengan seorang pria yang diduga seorang pelatih renang.

|
Instagram @medsoszone.id
Viral pelatih renang pria tendang alat vital guru olahraga wanita di Kisaran, Asahan, Sumatera Utara. 

“Ada masalah apa sih?..kok sampe berbahaya sekali nendang alat vital wanita sampai mengalami pendarahan astaghfirullah,” tulis @raiff_refftian.

Polisi Proses Laporan Wanita yang Ditendang Pelatih Renang hingga Pingsan

Korban Asliani Siregar (35) telah melaporkan perbuatan tersebut ke Polres Asahan dan kini masih dalam proses penyelidikan.

Kasat Reskrim Polres Asahan, AKP Rianto membenarkan laporan tersebut. Menurut Rianto, kini petugas masih melakukan penyelidikan terhadap perkara tersebut.

"Benar, ada laporan atas nama Asliani Siregar," ungkap Rianto, Senin (5/8/2024).

Lanjutnya, saat ini pihaknya masih melakukan pemeriksaan terhadap saksi-saksi untuk melengkapi berkas.

"Pelaku belum, masih periksa saksi-saksi," katanya.

JS Tendang Alat Vital Guru Olahraga Wanita A Siregar, PRSI: Guru Renang Les Privat bukan Pengurus

Terkait aksi tendangan oknum pelatih renang pada alat vital guru olahraga wanita di kolam Renang Sabty Garden, Kisaran, Kabupaten Asaha, Persatuan Renang Seluruh Indonesia (PRSI) Asahan buka suara.

Menurut keterangan Sekretaris PRSI Asahan, oknum pelatih renang berinisial JS tersebut bukanlah pengurus maupun anggota PRSI Asahan. Bahkan, PRSI menyayangkan perbuatan oknum pelatih renang tersebut.

"Kejadian tersebut benar terjadi pada Jumat (2/8/2024) lalu. Dimana, oknum tersebut bukanlah anggota maupun pengurus dari PRSi Asahan," kata Agus Salim, Sekretaris PRSI Asahan, Senin (5/8/2024).

Lanjutnya, ia sangat prihatin kejadian yang tidak sepatutnya terjadi tersebut dipertontonkan didepan anak-anak.

"Kami sangat prihatin dan sangat menyayangkan kenapa peristiwa ini bisa terjadi. Kalau ada perselisihan sebaiknya diselesaikan tanpa adanya kekerasan," ungkap Agus.

Agus berharap, perkara ini dapat segera diselesaikan secara kekeluargaan dan tidak sampai ke rana hukum.

"Kita berharap, ini dapat diselesaikan secara kekeluargaan tanpa harus sampai kerana hukum. Semoga ini diselesaikan sebaik mungkin," katanya.

Ketua ISORI: Kami Mengutuk Keras Perbuatan Pelaku

Penendangan yang dilakukan oleh oknum pelatih renang di Sabty Garden, Kabupaten Asahan, mendapat kecaman keras dari Ketua Ikatan Sarjana Olahraga Indonesia (Isori).

Menurut Ketua ISORI Asahan, Taufik, perbuatan tersebut sangat tidak terpuji dan tidak memiliki etika.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Medan
Berita Terkait
  • Ikuti kami di
    AA

    Berita Terkini

    © 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved