Medan Terkini

Disdik Medan akan Panggil Guru SDN Medan Area yang Diduga Diskriminasi Anak Muridnya

Disdikbud Medan, Kiky Zulfikar belum mengetahui adanya dugaan seorang murid SDN 060821 Medan Area menjadi korban diskriminasi gurunya.

Tayang: | Diperbarui:
Penulis: Anisa Rahmadani | Editor: Randy P.F Hutagaol
Instagram @medanviralinfo.
Viral keributan antara orangtua siswa dan guru di Sekolah Dasar Negeri 060821 Medan Area. 

TRIBUN-MEDAN.com,MEDAN - Sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Medan (Disdikbud) Medan, Kiky Zulfikar belum mengetahui adanya dugaan seorang murid SDN 060821 Medan Area menjadi korban diskriminasi gurunya.

Dijelaskan Kiky, pihaknya hari ini akan menyurati Kepala SDN 060821 Medan Area untuk melakukan mediasi di Kantor Disdik Medan jalan Pelita IV, Kota Medan.

Menurut Kiky, apabila guru tersebut memang benar melakukan diskriminasi terhadap siswanya, maka akan diberi sanksi sesuai dengan aturan yang berlaku.

"Saya baru dengar informasi itu. Segera kami lakukan tindakan untuk menyurati pihak kepala sekolah agar dilakukan mediasi. Surat itu pun akan diberikan ke wali murid yang bersangkutan," terangnya kepada Tribun Medan, Kamis (8/8/2024).

Dijelaskan Kiky, pemanggilan mediasi itu akan dilakukan pada Senin (12/8/2024). Sebab, pengantaran surat mediasi baru dilakukan hari ini.

"Tanggapan kita, atas kejadian ini belum bisa dikomentari. Karena, kita belum tahu kronologinya. Namun, seharusnya antara guru dan murid sama-sama memahami tentang etika belajar mengajar yang baik dan benar," ucapnya.

Kiky juga, masih akan mengkonfirmasi terkait keberadaan murid yang diduga di diskiriminasi oleh gurunya.

"Inilah segera kami cek dahulu. Apa siswanya masih melakukan kegiatan belajar mengajar. Begitupun dengan gurunya, apakah masih mengajar. Pastinya hari ini akan kita kroscek," jelasnya.

Hingga saat ini Tribun Medah masih berupaya konfirmasi ke Kepala SDN 060821 atas kejadian ini.

Diberitakan sebelumnya, viral di media sosial sebuah video yang memperlihatkan keributan antara orangtua siswa dan guru.

Keributan antara orangtua siswa dan guru tersebut terjadi di Sekolah Dasar Negeri 060821 Medan Area.

Keributan keduanya diduga terjadi lantaran orangtua siswa tersebut tak terima anaknya menjadi korban diskriminasi guru.

Adapun keributan antar orangtua siswa dan guru itu terekam kamera dan kini rekaman itu beredar di media sosial, salah satunya diunggah Instagram @medanviralinfo.

Video tersebut menunjukkan kekesalan orangtua terhadap perlakuan seorang guru di sekolah tersebut.

Pada keterangan unggahan itu dijelaskan bawah orangtua siswa tersebut keberatan atas perlakuan guru kelas di UPT SDN 060821 terhadap anaknya.

Orangtua siswa itu menyebut bahwa perlakuan guru tersebut telah mengganggu kondisi psikis anaknya.
Bahkan perlakuan guru tersebut disebut-sebut membuat anaknya merasa kecil hati, dan kehilangan motivasi untuk sekolah.

Tak hanya itu, orangtua siswa itu juga mengatakan sang guru melakukan diskriminasi dengan menolak tugas yang dikerjakan oleh anaknya.

Hal itu kemudian membuat anaknya merasa terasingkan di kelas sehingga malas untuk bersekolah.

Orangtua siswa itu sangat menyayangkan tindakan guru tersebut.

Pada keterangan unggahan itu pula, orangtua siswa itu meminta agar Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Medan menindaklanjuti kasus ini serta memberikan sanksi yang tegas, termasuk pencopotan jika diperlukan.

Selain itu, orangtua siswa itu juga mengungkapkan bahwa ia sempat mempertanyakan masalah ini ke sekolah.

Namun dirinya malah diperlakukan dengan tidak baik. Ia dan keluarganya bahkan diusir dari sekolah, dengan alasan yang menurutnya tidak masuk akal.

(cr5/tribun-medan.com)

Baca berita TRIBUN MEDAN lainnya di Google News

Ikuti juga informasi lainnya di FacebookInstagram dan Twitter   dan WA Channel

Berita viral lainnya di Tribun Medan 

Sumber: Tribun Medan
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved