Kesehatan

5 Tips Merawat Kuku agar Cantik, Sehat dan Terhindar dari Cantengan

Tips merawat kuku agar tetap sehat dan terhindar dari cantengan patut diketahui oleh banyak pihak, tidak hanya perempuan tapi juga laki-laki

Tayang:
Editor: Array A Argus
Tribun Batam
Ilustrasi perawatan kuku tangan dan kaki 

TRIBUN-MEDAN.COM,- Banyak orang yang kurang peduli perihal perawatan kuku, atau mungkin menganggapnya tidak sepenting bagian tubuh lain.

Padahal kuku begitu penting karena menjadi organ yang melindungi saraf-saraf yang ada pada ujung jari.

Tidak menjaga kesehatan dan kebersihan kuku akan menyebabkan berbagai permasalahan kuku yang tidak boleh diabaikan, satu diantaranya adalah cantengan.

Cantengan adalah kondisi dimana sudut kuku atas tumbuh ke bagian dalam daging.

Jari yang mengalami cantengan akan ditandai dengan bengkak, kemerahan serta rasa nyeri terutama saat memakai sepatu.

Baca juga: Kasus Anak Cuci Darah Ramai Diperbincangkan, Berikut Tips dan Cara Mencegahnya

Kondisi ini tentu tidak nyaman dan mengganggu aktivitas sehari-hari. 

Karena itu, memiliki kuku yang cantik dan sehat akan menunjang penampilan dan meningkatkan rasa percaya diri.

Sehingga penting untuk mengetahui cara agar terhindar dari permasalahan kuku.

Berikut tips merawat kuku agar cantik, sehat dan terhindar dari cantengan.

1. Rutin Memotong Kuku dengan Cara yang Tepat

Rutin memotong kuku akan menghindari kuku patah dan tidak mudah kotor.

Namun kuku baiknya dipotong dengan cara yang tepat.

Memotong kuku terlalu dalam dapat mengupas lapisan dan pelat kuku sehingga kuku menjadi rapuh.

Hal ini juga menjadi penyebab terjadinya cantengan.

Baca juga: Tips Memilih Sekolah Untuk Anak, Hati-hati Kebijakan Uang Sekolah Naik Setiap Tahun di Tengah Jalan

Kuku yang terlalu pendek akan tertutup oleh kulit bagian samping sehingga kuku tumbuh ke dalam kulit dan terjadilah cantengan.

Baiknya memotong kuku tidak melewati batas antara kuku dan daging jari. 

2. Hindari Memotong Kutikula

Kutikula adalah lapisan kulit berwarna bening yang terletak di sepanjang tepi bawah jari tangan atau kaki.

Area tersebut juga dikenal sebagai dasar kuku. Kutikula berfungsi melindungi kuku baru dari bakteri saat tumbuh keluar dari akar kuku.

Ketika melakukan perawatan kuku di salon kecantikan, terapis seringnya ikut memotong kutikula kuku agar menghasilkan tampilan kuku yang terlihat ramping dan lentik.

Namun dermatolog menyarankan untuk tidak memotong kutikula.

Baca juga: 7 Tips Olahraga Ringan untuk Mengecilkan Perut yang Sangat Mudah Dilakukan di Rumah

Memotong atau menghilangkan kutikula dapat membuat kuku terkena infeksi bakteri, jamur, dan virus kuku yang menyakitkan, yang membutuhkan waktu lama untuk sembuh. 

3. Hindari Terlalu Sering Melakukan Manicure dan Pedicure

Manicure adalah serangkaian perawatan yang bertujuan untuk membersihkan dan mempercantik kuku jari tangan dan kulit di sekitarnya, sedangkan pedicure adalah perawatan terhadap kuku jari kaki.

Saat melakukan perawatan ini terapis akan menggosok kuku terlebih dahulu, hal ini tentunya mengurangi ketebalan kuku.

Belum lagi jika alat yang digunakan tidak higienis atau telah dipakai pada banyak pelanggan sebelumnya.

Baca juga: Tips Menjaga Tubuh Agar Tetap Fit saat Bekerja

Selain itu, manicure pedicure kerap kali bersamaan dengan pemakain kutek.

Dibalik keindahannya, terlalu sering memakai kutek akan merusak struktur kuku, mengurangi kelembapan kuku dan menyebabkan perubahan warna pada kuku.

Jadi ada baiknya jika melakukan manicure pedicure disaat momen penting saja.

4. Hindari Kontak dengan Air Terlalu Lama

Terlalu sering membasahi kuku akan membuat tekanan yang berlebih pada sel-sel kuku rapuh, hal ini juga menyebabkan kuku terlalu lembab.

Kuku yang terlalu lembab akan mudah ditumbuhi oleh jamur dan bakteri sehingga dapat menyebabkan infeksi pada kuku.

Selain itu, kuku yang lembab karena sering atau terlalu lama terkena air akan mudah patah.

Baca juga: Tips Mengatasi Kegagalan Dalam Memasang E-meterai pada Pendaftaran CPNS 2024

Setelah mencuci tangan atau melakukan kegiatan yang membuat tangan jadi basah, pastikan untuk selalu mengeringkannya.

Jika tidak ingin kulit kering, maka bisa menggunakan handcream atau pelembab.

5. Rawat Kuku dengan Bahan-bahan Alami

Seperti dijelaskan diatas, terlalu sering manicure dan pedicure dapat membuat kuku rapuh.

Meski begitu kita ingin memiliki kuku yang cantik dan menunjang penampilan.

Tenang saja, merawat kuku bisa dengan bahan-bahan alami yang ada dirumah. 

Baca juga: 10 Tips Menjaga Kesehatan Mata Agar Tetap Sehat dan Terhindar dari Berbagai Penyakit

1. Bawang Putih 

Bawang putih merupakan tanaman hortikultura yang kaya akan selenium, sehingga membantu meningkatkan pertumbuhan kuku.

Selain itu bawang putih memiliki kandungan allicin dan ajoene yang bersifat antijamur dan antimikroba.

Kandungan tersebut dipercaya bisa melawan pertumbuhan bakteri dan jamur sehingga kuku dan kutikula tetap sehat.

Caranya cukup iris bawang putih menjadi dua bagian kemudian gosok merata pada semua kuku.

Jika tidak suka dengan aromanya, kamu bisa mencampurkan minyak zaitun. 

Setelah 5-10 menit kamu dapat mencuci tangan dengan sabun.

Baca juga: Penyebab Cuaca Panas di Kota Medan, Paling Panas 38 Derajat, Berikut Tips Agar Tetap Sehat

2. Sari Lemon 

Kandungan vitamin C yang ada pada lemon juga dapat meningkatkan pertumbuhan kuku.

Sari lemon juga bisa membantu mencerahkan kuku dan menghilangkan noda.

Caranya cukup peras lemon, kemudian ambil kapas dan basahkan menggunakan air perasan tersebut.

Usapkan pada kuku selama 10 menit.

Lakukan dua kali seminggu untuk hasil yang maksimal.

3. Madu

Seperti yang kita tahu, madu memiliki banyak sekali manfaat salah satunya untuk kesehatan kuku.

Selain mampu melawan pertumbuhan bakteri, nutrisi pada madu juga mampu menyehatkan kuku.

Kuku menjadi kenyal dan tidak tidak mudah patah. 

Caranya menggunakan madu pada kuku gampang, oleskan madu pada kuku sambil dipijit pelan selama 15 menit.

Lakukan setiap hari dan dalam satu bulan kamu akan memiliki kuku yang sehat.

(tribun-medan.com)

Ditulis oleh mahasiswi magang FISIP Universitas Medan Area (UMA) Elsida Maria Artanty Harefa

Baca berita TRIBUN MEDAN lainnya di Google News

Ikuti juga informasi lainnya di FacebookInstagram dan Twitter dan WA Channel

Berita viral lainnya di Tribun Medan 

 

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved