ITSI Gelar Lokakarya, Angkat Tema Pengembangan SDM Industri Kelapa Sawit Indonesia

Institut Teknologi Sawit Indonesia (ITSI) menggelar Lokakarya Dosen ITSI Semester Ganjil Tahun Akademik 2024/2025, Sabtu (10/8/2024).

Tayang:
Editor: Ilham Akbar
Tribun Medan/HO
Institut Teknologi Sawit Indonesia (ITSI) menggelar Lokakarya Dosen ITSI Semester Ganjil Tahun Akademik 2024/2025, Sabtu (10/8/2024). 

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Institut Teknologi Sawit Indonesia (ITSI) menggelar Lokakarya Dosen ITSI Semester Ganjil Tahun Akademik 2024/2025, Sabtu (10/8/2024).

Acara tersebut diadakan di Gedung Serbaguna LPP Agro Nusantara, Jalan Willem Iskander, Medan dengan mengangkat tema ‘Pengembangan SDM industri sawit Indonesia’.

Lokakarya ini dipimpin Rektor ITSI Purjianto, SE, MM didampingi Wakil Rektor I Eka Bobby Febrianto, SP, MSi, Wakil Rektor II Febriana Roosmawati, SE, MSc, Ak, CA dan Wakil Rektor III Ika Ucha Pradifta Rangkuti, SST, MSi. 

Para peserta yakni puluhan dosen, pegawai dan staf di kampus perkebunan bagian dari holding perkebunan nasional ini.

Rektor Purjianto dalam arahan menyampaikan, visi kampus agar menjadi perguruan tinggi khusus kelapa sawit yang unggul pada 2030. 

Rektor juga memaparkan terkait roadmap arah pengembangan ITSI, yakni peta pengembangan 2023-2028 meliputi pengembangan sub sistem, program studi meliputi fisik dan sarana prasarana, kualitas dosen dan mahasiswa, Tri Dharma perguruan tinggi dan kerja sama luar negeri.

Lalu, 2029-2033, arah pengembangan yakni bertransformasi menjadi universitas sawit, yakni menjadi rujukan untuk pengembangan keilmuan dan kompetensi di bidang kelapa sawit nasional.

Kemudian, pada 2033-2038, fokus pengembangan ialah penguatan keilmuan dan kompetensi bidang sawit secara global. 

Diawali dengan penerapan bahasa internasional. 

"Pada 2024 ini, ITSI kini diperkuat dengan puluhan tenaga pengajar, rincian, 46 dosen kualifikasi magister, 14 doktor dan saat ini sembilan dosen tengah melanjutkan studi jenjang doktor," ujarnya. 

Ia berharap, para dosen bisa meraih gelar guru besar (profesor).

Narasumber lokakarya, Direktur SDM & IT PTPN IV Dr Suhendri, SE, MM membawakan materi kebutuhan dan pengembangan SDM untuk industri sawit Indonesia. 

Ia menilai, ITSI merupakan ‘jalan tol’ untuk melahirkan SDM kelapa sawit unggul nasional dengan lulusan yang sesuai kualifikasi (qualified). 

Ia memberikan gambaran, saat ini dunia perkebunan begitu bergantung dalam menerapkan teknologi informasi.

Seperti penggunaan internet of think (IoT) hingga penerapan digitalisasi untuk membangun agrikultur presisi (precision agriculture) atau precision farming.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved