Kesehatan
10 Manfaat Yoga Bagi Kesehatan Tubuh dan Mental
Yoga punya manfaat bagi kesehatan tubuh, satu diantaranya meningkatkan metabolisme dan fleksibilitas tubuh
TRIBUN-MEDAN.COM,- Yoga menjadi olahraga yang populer belakangan ini di semua kalangan.
Dilansir dari Halodoc, yoga adalah olahraga yang mengombinasikan antara pikiran dan tubuh.
Olahraga ini telah dilakukan sejak 5.000 tahun lalu dalam filosofi India kuno.
Berbagai gaya yoga menggabungkan postur fisik, teknik pernapasan, dan meditasi atau relaksasi.
Olahraga ini pun menjadi semakin populer sebagai bentuk latihan fisik.
Pose yang dilakukan diyakini bisa meningkatkan kontrol pikiran dan tubuh, serta meningkatkan kesejahteraan dalam beberapa waktu terakhir.
Yoga kini menjadi trend olahraga yang baik karena memiliki segudang manfaat bagi tubuh.
Bukan hanya bermanfaat bagi fisik, yoga juga baik untuk mental.
Berikut manfaat yoga bagi kesehatan.
1. Meningkatkan Fleksibilitas Tubuh
Satu diantara manfaat yoga yang paling jelas adalah meningkatkan fleksibilitas.
Setiap gerakan yoga membuat tubuh menjadi lebih lentur dan bugar, bahkan jika teratur melakukan yoga postur tubuh bisa menjadi lebih bagus.
Sebab, itu yoga juga disarankan untuk lansia.
Dilansir dari Siloam Hospital, lansia yang rutin melakukan yoga diketahui mengalami peningkatan fleksibilitas hampir empat kali lipat karena otot-otot dan ligamen akan meregang selama melakukan yoga.
2. Meningkatkan Metabolisme
Secara sederhana metabolisme bisa diartikan sebagai proses mengubah makanan dan minuman menjadi energi, energi inilah yang menjadi bahan bakar tubuh dalam melakukan aktivitas sehari-hari.
Yoga memiliki banyak pose yang bisa meningkatkan metabolisme tubuh melalui beberapa mekanisme.
Dilansir dari Nirvana Yoga Mat, cara yoga meningkatkan metabolisme antara lain :
• Lewat peningkatan aktivitas kelenjar tiroid
• Lewat peningkatan kekuatan dan fleksibilitas otot
• Lewat pernapasan yang dalam dan teratur
3. Meningkatkan Konsentrasi dan Fokus
Kurangnya fokus dan konsentrasi akan mengganggu aktivitas sehari-hari serta mengurangi produktivitas.
Namun, jika rutin melakukan yoga, fokus dan konsentrasi akan meningkat.
Dilansir dari Hello Sehat, meditasi dalam yoga melibatkan fokus dan perhatian pada satu objek, seperti napas, mantra, atau visualisasi, untuk menenangkan pikiran dan meningkatkan kesadaran.
Meditasi juga melatih pikiran untuk tetap tenang dan terpusat, yang membantu mengurangi distraksi dan meningkatkan kemampuan untuk fokus pada tugas sehari-hari.
Teknik pernapasan dalam yoga meningkatkan suplai oksigen ke otak yang berkontribusi pada peningkatan konsentrasi dan fokus mental.
4. Mencegah Kerusakan Tulang Rawan dan Sendi
Peregangan pada yoga membantu tubuh lebih lentur sehingga mencegah kerusakan tulang rawan dan sendi.
Dilansir dari Pro Physiotherapy, yoga sering kali populer di kalangan penderita radang sendi karena membantu meningkatkan kesehatan sendi dan tulang rawan.
Latihan yoga secara teratur dapat membantu meningkatkan kelenturan sendi dan mengurangi nyeri sendi, serta membantu menurunkan stres dan meningkatkan kesejahteraan umum.
Ini juga dapat membantu melindungi tulang belakang dengan menjaga kelenturan sendi dan memperkuat jaringan lunak di sekitarnya.
5. Menjaga Kesehatan Jantung dan Paru-paru
Tidak hanya baik untuk otot dan sendi, yoga ternyata memberikan manfaat bagi jantung dan paru-paru.
Dilansir dari Siloam Hospital, orang yang rutin melakukan yoga selama bertahun-tahun diketahui memiliki tekanan darah dan denyut nadi lebih rendah (dalam batas normal) daripada orang yang tidak melakukan yoga.
Sebagaimana yang diketahui, tekanan darah tinggi merupakan salah satu pemicu penyakit jantung.
Artinya, jika tekanan darah dalam tubuh stabil, maka risiko penyakit jantung pun bisa dikurangi.
Selain jantung, manfaat yoga juga berkaitan dengan kesehatan paru-paru.
Yoga memiliki teknik pernapasan khusus (pranayama) yang apabila dilakukan secara rutin akan meningkatkan fungsi vital paru-paru sehingga dapat melancarkan sistem pernapasan.
6. Membantu Membakar Lemak Tubuh
Yoga memiliki banyak jenis, beberapa diantaranya bisa menjadi olahraga yang mampu membakar lemak tubuh.
Dikutip dari LiveScience, Beth A. Lewis, profesor dari University of Minnesota School of Kinesiology, Amerika Serikat menyatakan latihan yoga bersama dengan meditasi dapat membakar lebih banyak kalori.
Satu jam latihan yoga dapat membakar kalori lebih banyak daripada berjalan kaki dengan durasi yang sama.
Sebagai perbandingan, berjalan kaki selama satu jam bisa membakar sekitar 266 kalori, sementara yoga mampu membakar 288 kalori.
Jika ingin fokus membakar lemak tubuh, kamu bisa memilih jenis yoga seperti ashtanga, bikram, dan power yoga.
7. Meningkatkan Fungsi Pernapasan
Olahraga yoga melatih beberapa teknik pernapasan, jika rutin dilakukan maka akan meningkatkan fungsi pernapasan.
Dilansir dari Hello Sehat, dalam yoga juga ada teknik bernapas bernama Ujjayi (Victorious Breath).
Ujjayi melibatkan pernapasan dalam melalui hidung dengan menghasilkan suara mendesah lembut di bagian belakang tenggorokan.
Ini sering disebut sebagai “ocean breath” karena suaranya yang mirip dengan ombak laut.
Teknik pernapasan terkontrol ini membantu memperluas kapasitas paru-paru dengan melibatkan diafragma secara lebih efektif.
Ujjayi breath juga mengajarkan cara bernapas yang lebih efisien dan efektif, mengurangi pernapasan dangkal dan meningkatkan suplai oksigen dalam darah.
8. Mengurangi Stres
Selain menyehatkan tubuh, melakukan yoga secara teratur baik bagi kesehatan mental.
Dilansir dari Stanford Center on Longevity, ada banyak kemungkinan mekanisme bagaimana yoga dapat meningkatkan kesehatan mental dan melawan stres.
Salah satu mekanisme yang diterima dengan baik adalah bahwa yoga membantu mengatur sistem saraf otonom (ANS) dan sumbu hipotalamus-hipofisis (HPA) , yang keduanya merupakan sistem respons stres.
Yoga memberikan manfaatnya melalui proses top-down dan bottom-up yang memfasilitasi komunikasi dua arah antara otak dan tubuh.
Mekanisme top-down adalah masukan sadar dan disengaja dari otak ke tubuh, seperti menetapkan niat untuk bersantai.
Proses bottom-up adalah masukan dari tubuh ke otak, tempat sinyal berjalan dari otot, jantung, paru-paru, dan sistem lain ke berbagai bagian otak.
Praktik seperti postur yoga dan pernapasan dapat mengubah sinyal yang dibawa ke otak kita, seperti penilaian rasa aman dan kesejahteraan kita.
Melalui jalur top-down dan bottom-up, yoga dapat menangkal respons "lawan, lari, atau diam" yang mungkin terus-menerus muncul saat menghadapi stres.
Dengan demikian, yoga telah terbukti memberikan beberapa perubahan pada penanda fisiologis yang terlibat dalam stres.
9. Meredakan Gangguan Kecemasan
Para peneliti di NYU Grossman School of Medicine, menemukan studi baru bahwa yoga secara signifikan lebih efektif untuk gangguan kecemasan umum daripada pendidikan standar tentang manajemen stres, tetapi tidak seefektif terapi perilaku kognitif (CBT), bentuk standar emas dari terapi bicara terstruktur yang membantu pasien mengidentifikasi pikiran negatif untuk respons yang lebih baik terhadap tantangan.
Untuk penelitian ini, 226 pria dan wanita dengan gangguan kecemasan umum secara acak dimasukkan ke dalam 3 kelompok—CBT, yoga Kundalini, atau pendidikan manajemen stres, teknik kontrol standar.
Setelah tiga bulan, baik terapi perilaku kognitif maupun yoga terbukti jauh lebih efektif untuk mengatasi kecemasan daripada manajemen stres.
Secara khusus, 54 persen dari mereka yang berlatih yoga memenuhi kriteria respons untuk gejala yang membaik secara signifikan dibandingkan dengan 33 persen dalam kelompok edukasi stres.
Dari mereka yang diobati dengan terapi perilaku kognitif, 71 persen memenuhi kriteria perbaikan gejala ini.
Penelitian ini membuktikan bahwa yoga mampu mengurangi gangguan kecemasan.
10. Meningkatkan Kualitas Tidur
Yoga merupakan salah satu olahraga yang harus dicoba penderita insomnia karena mampu memperbaiki kualitas tidur.
Dilansir dari Pro Physiotherapy, praktik yoga secara teratur dapat mengurangi gangguan tidur secara signifikan, dan dapat berfungsi sebagai intervensi nonfarmakologis yang efektif untuk tidur restoratif karena menggabungkan berbagai postur, teknik pernapasan, dan meditasi.
Hal ini juga dapat menyebabkan pengurangan signifikan dalam waktu yang dibutuhkan untuk tertidur serta meningkatkan kualitas tidur secara keseluruhan, yang pada gilirannya meningkatkan kesejahteraan dan kesehatan secara umum.
Demikian manfaat yoga yang baik untuk fisik dan juga mental tubuh.
Semoga manfaat diatas bisa menjadi motivasi kamu untuk memulai yoga.(tribun-medan.com)
Ditulis oleh mahasiswi magang FISIP UMA Elsida Maria Artanty Harefa
Baca berita TRIBUN MEDAN lainnya di Google News
Ikuti juga informasi lainnya di Facebook, Instagram dan Twitter dan WA Channel
Berita viral lainnya di Tribun Medan
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/Olahraga-Yoga.jpg)