Berita Viral
RICUH Demo Mahasiswa di DPRD Semarang, Polisi Tembakkan Gas Air Mata
Penembakkan gas air mata itu dilakukan usai berusaha masuk paksa ke Gedung DPRD Provinsi Jateng.
TRIBUN-MEDAN.COM - Aksi mahasiswa di Semarang, Jawa Tengah, berlangsung ricuh. Polisi sempat menembakkan gas air mata di depan pintu gedung Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Jawa Tengah (Jateng).
Dilansir dari siaran langsung KompasTV, para peserta aksi berlarian menjauhi lokasi karena dipenuhi gas air mata.
Penembakkan gas air mata itu dilakukan usai berusaha masuk paksa ke Gedung DPRD Provinsi Jateng.
Sejumlah peserta aksi sempat berusaha menjebol pintu gerbang.
Sementara itu, dari laporoan jurnalis KompasTV Febriana Mila, para mahasiswa tampak terlihat membalas tembakan gas air mata dengan melempari gedung DPRD Provinsi Jateng.
Sebelumnya, para peserta aksi menggelar aksi damai dengan menaburkan bunga sebagai simbol matinya demokrasi Indonesia dan orasi.
Namun setelah itu para peserta aksi bergerak ke samping utara gedung DPRD Jateng dan mencoba menjebol pintu gerbang.
Saat itu polisi menembakkan gas air mata karena peserta aksi mulai melemparkan botol dan kayu ke arah gedung.
Hingga berita ini diturunkan, peserta aksi yang menolak revisi UU Pilkada masih berkumpul di sekitar gedung DPRD Jateng.
Demo Boleh Asal Tertib
Aksi massa bertajuk "Darurat Demokrasi Indonesia" digelar di sejumlah daerah di Indonesia, Kamis (22/8/2024).
Gelombang protes tersebut dipicu oleh berbagai isu, mulai dari revisi Undang-Undang Pilkada hingga kondisi demokrasi yang dianggap semakin memburuk.
Sejumlah kritikan dari akademisi dan kepala daerah terkait aksi demonstrasi di beberapa daerah.
Di Yogyakarta, para dosen Universitas Gadjah Mada (UGM) mengeluarkan pernyataan sikap yang berjudul "Darurat Demokrasi Indonesia."
Dalam pernyataan tersebut, mereka mengungkapkan keprihatinan terhadap kondisi demokrasi di Indonesia yang dianggap semakin memburuk.
| Sosok TH Wanita 48 Tahun Pemeras Ahmad Sahroni Rp 300 Juta, Berani Mengaku Pegawai KPK |
|
|---|
| NASIB Wanita Penginjak Al Quran, Niat Bersumpah Tuduhan Bedak Hilang, Berujung Penistaan |
|
|---|
| DENADA Tegaskan Tak Akan Buka Identitas Ayah Biologis Ressa: Entah Masih Hidup Atau Mati, Gak Tahu |
|
|---|
| JAWABAN Santai Jokowi Ditantang Jusuf Kalla Buka Ijazahnya di Media: Yang Menuduh yang Membuktikan |
|
|---|
| GUBERNUR Pramono Anung Buka Suara Soal Preman Rusak Dagangan Pedagang Bakso di Tanah Abang |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/Massa-aksi-membawa-spanduk.jpg)