Berita Medan
Film AIU-EO Macam Betool Aja, Cerita Tentang Kehidupan Orang Medan
Melihat hal tersebut, seorang sutradara berusia 30 tahun, Etiene Caesar bersama rekannya Ridho Brado menciptakan sebuah karya
Penulis: Risya Fakhrana Nasution | Editor: Ayu Prasandi
TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Medan merupakan kota yang diisi oleh berbagai suku, agama, ras dan budaya.
Melihat hal tersebut, seorang sutradara berusia 30 tahun, Etiene Caesar bersama rekannya Ridho Brado menciptakan sebuah karya berbentuk film dengan tajuk AIU-EO Macam Betool Aja.
Melalui Film AIU-EO Macam Betool Aja, Etine Caesar mengaku akan meng-highlight banyak ikon di Kota Medan, agar para penonton dapat bernostalgia dengan kota penuh kenangan ini.
“Banyak ikon Kota Medan yang kita highlight, supaya orang yang menonton terutama orang Medan yang sudah tidak tinggal di Medan lagi, akhirnya bisa kangen sama kota nya dan bisa ingat kembali tempat-tempat tersebut,” ujarnya saat konferensi pers di House Of Brew Jalan HM Joni, Kota Medan, Sabtu (31/8/2024).
Meski begitu, pria bertato ini mengaku Film AIU-EO Macam Betool Aja tetap bisa dinikmati oleh penonton selain asal Medan, lantaran cerita di film ini bersifat universal yang mengangkat tentang perjuangan menjalankan sebuah Event Organizer (EO) dengan berbagai konflik serta cerita di dalamnya.
“Ceritanya sebenarnya universal, hanya saja memang berlatar belakang tentang Medan dan orang yang tinggal disini. Namun alurnya tetap bisa dinikmati orang-orang di luar Medan, kok.
Karena terdapat konflik tentang keluarga, percintaan dan persahabatan. Jadi mostly gabungan antara drama dan komedi,” sambung Etine.
Diketahui, Film AIU–EO Macam Betool Aja menceritakan tentang tiga karakter dengan budaya, gestur dan logat yang berbeda, kemudian dikemas dengan situasi nyata Anak Medan.
Film ini berkisahkan tentang perjuangan mereka menjalankan sebuah EO dengan nama AIU-EO.
Menghadapi klien yang aneh, konflik keluarga dan cinta, dibalut dengan komedi yang segar khas Medan, menjadikan film ini inspiratif dan penuh gelak tawa.
Tak seperti film-film Sumatera Utara sebelumnya yang mengangkat budaya Batak, AIU-EO Macam Betool Aja akan berfokus pada suku asli Kota Medan, yaitu Melayu dan beberapa suku budaya lainnya.
“Kalau di film-film yang sudah ada sebelumnya yang di highlight dari Sumatera Utara lebih ke budaya Batak, jadi ini kita agak berbeda sedikit. Kita akan meng-highlight yang memang suku aslinya Medan, yaitu Melayu,” ucap Etine.
Hal tersebut juga dikatakan salah satu pemeran Film AIU-EO Macam Betool Aja, Oki Rengga. Ia mengatakan, selain budaya Melayu, yang akan ditonjolkan dalam film ini adalah kehidupan rukun di Kota Medan yang tinggi dengan berbagai budaya di dalamnya.
“Kita mau kasih tau juga ke orang di luar sana bahwasannya Kota Medan itu, bukan hanya Batak, tapi juga ada Melayu, Cina, India dan kita bisa hidup berdampingan tanpa harus ada keributan dan segala macam, walaupun pagar rumah orang sering hilang disini,” ucap Oki sambil bergurau.
Pemeran Film dan Lokasi Shooting
| Anggota DPRD Laila Kritisi Lemahnya Pengawasan DLH Medan, Desak PT Kilang Kecap Angsa Ditindak Tegas |
|
|---|
| Kebakaran Ruko di Marelan, Seorang Wanita Tewas Terjebak di Lantai 3 |
|
|---|
| Kebakaran Hebat Landa Pabrik Cat dan Tiner di Seruwai Medan, Ledakan Picu Kepanikan |
|
|---|
| Wakil Wali Kota Medan Minta Pertemuan Lintas Sektor Atasi Banjir Rob Belawan |
|
|---|
| Ketua DPRD Wong Chun Sen Soroti Begal Marak di Medan: Intensifkan Patroli Jam Malam |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/Pemain-Film-AIU-EO-bersama-sang-sutradara-potong-tumpeng-disela.jpg)