Berita Viral

Iftahurrahman Sempat Curhat ke Dukun Usai Habisi Anak Tirinya Nizam, Ketakutan Diminta Lakukan Ini

Iftahurrahman (24) ternyata sempat curhat ke dukun usai habisi nyawa anak tirinya Nizam (6) namun bukannya lega, mama muda itu malah ketakutan saat di

KOLASE/TRIBUN MEDAN
Iftahurrahman Ternyata Sempat Curhat ke Dukun Usai Habisi Nyawa Anak Tirinya Nizam, Diminta Lakukan Ini Malah Ketakutan 

silahkan kamu laporkan ke polisi atau RT untuk diproses lebih lanjut'. Tapi dia (pelaku) enggak mau," imbuh Tiwi.

Namun, mendengar kata polisi, membuat pelaku malah makin ketakutan hingga akhirnya mengakhiri pannggilan telepon dengan sang dukun.

Baca juga: Pendaftaran CPNS Sampai Kapan? Ini Daftar Kementerian yang Ramai dan Instansi Sepi Peminat

Baca juga: FAKTA Video Viral Wanita di Banten Dinikahi dengan Maskawin 60 Kontrakan dan 2 Hektare Kebun

"Kan (pelaku) ngasih tahu kronologinya, Nizam itu kenapa-napa. Dia (pelaku) ngurung Nizam di luar, Nizam enggak sadarkan diri. Dukunnya malah ngasih arahan 'kamu harus pergi ke kantor polisi atau RT setempat, itu sudah tidak bagus'.

Akhirnya sudah ditutup teleponnya, dia tidak melakukan apa yang disarankan dukun itu," pungkas Tiwi.

Kepada Tiwi, IF mengaku memendam rasa cemburu karena suaminya, Ichn lebih sayang kepada korban Nizam dibandingkan kepada anaknya.

"Dia (tersangka) cemburu, kalau kasih sayang ayah Nizam itu lebih besar ke Ahmad Nizam dibandingkan dengan anaknya," kata Tiwi.

Menurutnya, pelaku dendam hingga dilampiaskan ke korban.

"Ada dendam terpendam yang dia lampiaskan ke anak saya," tambahnya.

Tiwi pun mengaku mendapat laporan dari guru sekolah anaknya, jika sang guru kerap melihat Nizam uka lebam di tubuhnya.

"Dari keterangan gurunya, dia sering kedapatan luka lebam. Tapi selama saya video call itu gak pernah dia mengadu begitu," katanya.

Baca juga: Profil Ridwan Dhani Wirianata, Mantan Sespri Prabowo Subianto Maju Calon Wakil Wali Kota Bandung

Baca juga: VIRAL Remaja Putri Babak Belur Tewas di Tangan Ayah Kandung, Diduga Dianiaya, Ibu Juga Alami KDRT

Menurut Tiwi, korban adalah anak yang penurut dan tidak nakal.

"Nizam itu sehari-hari anaknya baik, anaknya penurut, anaknya enggak nakal, itu karakter anak saya yang saya tahu," ujar Tiwi dilansir Tribun-medan.com dari TribunnewsBogor.com.

Kini, ia berharap aparat penegak hukum memberikan hukuman berat kepada pelaku.

Kabid Humas Polda Kalbar, Kombes Pol Raden Petit Wijaya mengatakan penganiayaan terjadi sejak Senin (19/8/2024) siang, saat korban baru pulang sekolah langsung dimarahin oleh ibu tirinya yakni IF.

Kemudian, korban Nizam dikurung di belakang rumah tanpa diberi makan semalaman dalam kondisi hujan.

Halaman
123
Sumber: Tribun Bogor
Berita Terkait
  • Ikuti kami di
    AA

    Berita Terkini

    © 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved