TRIBUN WIKI
Profil dan Biodata Silfester Matutina, Relawan Jokowi yang Ngamuk Kalah Debat dengan Rocky Gerung
Silfeseter Matutina merupakan relawan Jokowi. Ia lahir di Ende, Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT), 19 Juni 1971.
TRIBUN-MEDAN.COM,- Silfester Matutina merupakan Ketua Umum Kelompok Relawan Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) Solidaritas Merah Putih.
Dalam struktur Tim Kampanye Nasional (TKN) Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka, ia menjabat sebagai Wakil Ketua Umum.
Silfester Matutina lahir di Ende, Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT), 19 Juni 1971.
Baru-baru ini, ia viral setelah memaki-maki Rocky Gerung.
Video Silfester Matutina ngamuk ramai dibagikan warganet.
Awalnya, Silfester Matutina dan Rocky Gerung hadir dalam sebuah acara televisi.
Baca juga: Profil dan Biodata Nisya Ahmad, Adik Raffi Ahmad Kini Resmi Jadi Anggota DPRD Jabar dari PAN
Dalam program tersebut, Rocky Gerung mengkritik habis kepemimpinan Jokowi.
Rocky Gerung mengatakan, Jokowi sebagai Presiden yang telah melanggar beberapa pasal.
Tak terima dengan penjelasan Rocky Gerung, Silfester Matutina meminta bukti darinya.
"Mana, dia hanya muter-muter nggak bisa bukti, nggak ada ini manusia," ucap relawan Jokowi satu itu.
"Dia hanya manusia pencundang yang sangat merugikan bangsa kita ini dengan kebohongan-kebohongan yang dia lakukan," lanjutnya.
Tampak Silfester Matutina juga beberapa kali menyela Rocky Gerung yang ingin menjelaskan kepadanya.
Baca juga: Profil dan Biodata Tomy Kurniawan, Artis dan Ketua Garda Bangsa yang Ngaku Siap Perangi GP Ansor
Setelahnya, Rocky Gerung sempat melontarkan kata "bodoh" ke Silfester yang kemudian dijawab lagi dengan kalimat kasar.
"Kau bodoh kau, bang**at kau," balas Silfester.
Kemudian relawan Jokowi itu terlihat mendekatkan jarak dengan Rocky Gerung sambil membisikkan kata-kata yang tak jelas terdengar.
Profil Silfester Matutina
Silfester Matutina termasuk orang yang turut menghantar Persiden Jokowidodo dan Presiden terpih Prabowo Subianto menjadi orang nomor satu di Indonesia.
Karena ikut berjuang memenangkan Jokowi dan Prabowo, di akun instagramnya, Silfester seakan mempertegas mengenai Prabowo yang akan melanjutkan pembangunan yang sudah dimulai Jokowi.
"Silfester Matutina ungkap bahwa Presiden Jokowi dan Prabowo Subianto memiliki kesamaan visi – misi baik bapak Jokowi ataupun Prabowo ingin membawa Indonesia menjadi negara maju. Maka tidak heran baik Jokowi dan Prabowo dapat memahami mimpi besar terkait membangun Indonesia di masa depan"
Baca juga: Profil dan Biodata Erika Carlina, Model dan Selebgram yang Curhat Sambil Nangis ke Rachel Vennya
Biodata
Dikutip dari laman Direktori Putusan MA RI, berikut biodata singkat Silfester Matutina:
- Nama: Silfester Matutina
- Tempat, tanggal lahir: Ende, Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT), 19 Juni 1971
- Jenis Kelamin: Laki-laki
- Kewarganegaraan: Indonesia
- Tempat Tinggal : Jalan Kepala Gading E 71, Cinere, Depok, Perumahan Lembah
Bela Kaesang Mati-matian
Silfester Matutina, Wakil Ketua Umum Tim Kampanye Nasional (TKN) Prabowo-Gibran membela putra bungsu Presiden RI Joko Widodo (Jokowi), Kaesang Pangarep dan istrinya Erina Gudono, yang disorot karena menampilkan gaya hidup mewah saat mereka pergi ke Amerika Serikat (AS).
Baca juga: Profil Moon Jae In, Eks Presiden Korea Selatan Jadi Tersangka Dugaan Suap, Dulunya Aktivis Mahasiswa
Kaesang dan Puteri Indonesia Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) 2022 itu disorot lantaran diduga kuat memakai pesawat jet pribadi (private jet).
Anak dan menantu Jokowi itu diketahui berangkat ke AS menggunakan jet pribadi Gulfstream G650ER dengan nomor registrasi N588SE.
Menurut perusahaan persewaan jet pribadi, Paramount Business Jets, pesawat seperti yang ditumpangi Kaesang-Erina dibanderol dengan harga sewa mulai 13.000 dolar AS atau sekitar Rp200 juta per jam.
Setelah sorotan terhadap Kaesang dan Erina semakin tajam, Silfester Matutina pun angkat bicara.
Menurut Silfester, wajar bagi Kaesang dan Erina sebagai pengusaha untuk memakai jet pribadi.
Ia menambahkan, masyarakat Indonesia sekarang banyak yang menggunakan jet pribadi untuk bepergian.
Baca juga: Profil dan Biodata Shakilla Astari, Wanita yang Diduga Keciduk Bareng Salim Nauderer di Pantai
"Saya sendiri juga pengusaha, saya pikir masyarakat banyak juga yang menggunakan private jet. Jadi, bukan dosa besar jika menggunakan private jet, sepanjang tidak menggunakan ini atas fasilitas negara atau uang hasil korupsi," kata Silfester, Senin (26/8/2024), sebagaimana dikutip dari laporan jurnalis KompasTV.
Silfester mengaku belum berkomunikasi dengan Kaesang usai adik Gibran Rakabuming Raka dan Kahiyang Ayu itu viral sekaligus jadi sorotan di media sosial.
Namun, kata Silfester, orang dekat Kaesang menyebut Ketua Umum PSI itu berangkat ke AS tidak hanya bersama Erina, tetapi juga dengan rekan-rekan sesama pengusaha.
Silfester pun mempersilakan masyarakat melapor jika Kaesang dicurigai menggunakan uang negara atau uang hasil korupsi.
"Menurut saya sih logikanya sangat mustahil ya (Kaesang memakai dana negara), tapi ya silakan aja kalau mau menyelidiki. Karena memang Mas Kaesang ini juga seorang pengusaha dan ada temennya juga yang di private jet itu, mereka memang pengusaha," katanya.
Pamer Naik Jet di Tengah Aksi Massa
Di tengah gaduhnya unjuk rasa menolak Revisi Undang-undang Nomor 10 Tahun 2016 tentang Pilkada atau RUU Pilkada, nama Kaesang Pangarep dan Erina Gudono jadi sorotan.
Sebab, dari unggahan Erina di media sosial Instagram, terungkap sejumlah gaya hidup mewah pasangan suami istri yang menikah pada 10 Desember 2022 itu.
Erina memamerkan foto jendela pesawat yang belakangan memantik kecurigaan warganet dan diduga kuat merupakan jendela pesawat pribadi.
Selain itu, wanita berusia 27 tahun tersebut menunjukkan aktivitasnya membeli kereta bayi (stroller) merek MIMA dan makan roti brioche di California yang disebut seharga Rp400.000 di Amerika Serikat.
Bahkan, karena gaya mewahnya ini, Erina Gudono disamakan oleh warganet dengan Marie Antoinette, permaisuri terakhir Prancis yang dieksekusi dengan guillotine pada 1793.
Viralnya gaya hidup mewah Kaesang Pangarep dan Erina Gudono sampai disorot media asing.
Pemberitaannya pun diangkat oleh media asal Hongkong, South China Morning Post (SCMP) dengan judul Indonesia protests: Widodo slammed for his political ambition, family’s lavish lifestyle.
Tanggapan PSI
Sorotan dan kritikan warganet terhadap Kaesang pun mendapat tanggapan langsung dari Sekretaris Jenderal PSI, Raja Juli Antoni.
Menurut Raja, kritikan yang disampaikan warganet sebagai dinamika demokrasi.
Ia juga menyebut setiap warga negara bebas melontarkan saran dan kritik, termasuk kepada Kaesang.
"Ya, itu bagian dari dinamika demokrasi. Itu adalah kebebasan warga negara yang bisa kita nikmati. Untuk saran, kritik, ya, kadang tajam, terlalu tajam, ya monggo. Itu bagian dari demokrasi,” kata Raja Juli dikutip Kompas.id, Minggu (25/8/2024).(tribun-medan.com)
Baca berita TRIBUN MEDAN lainnya di Google News
Ikuti juga informasi lainnya di Facebook, Instagram dan Twitter dan WA Channel
Berita viral lainnya di Tribun Medan
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.