Sumut Terkini
Basmi Hama Tikus di Areal Pertanian, Dinas Ketapang dan Pertanian Samosir Gunakan Metode Pengasapan
Pengasapan dengan membakar belerang yang diarahkan pada lobang-lobang yang dianggap sebagai sarang tikus.
Penulis: Maurits Pardosi | Editor: Ayu Prasandi
TRIBUN-MEDAN.com, PANGURURAN - Untuk membasmi hama tikus di areal pertanian, pihak Dinas Ketapang dan Pertanian Kabupaten Samosir menggunakan metode pengasapan.
Satu diantara lokasi praktek yang mereka lakukan adalah di Desa Singkam, Kecamatan Sianjurmulamula, kemarin, Kamis (5/9/2024).
Selain mengedukasi petani cara membasmi tikus, pihak Dinas Pertanian Kabupaten Samosir juga menyerahkan bantuan 40 kilogram rodentisida klerat guna mengatasi hama tikus.
Kadis Ketapang dan Pertanian Tumiur Gultom bersama Rukito dari UPT Perlindungan TPH dan PMKT Provsu bersama tim turun langsung ke lokasi persawahan.
Mereka melakukan gropyokan atau pemburuan bersama petani.
Pengasapan dengan membakar belerang yang diarahkan pada lobang-lobang yang dianggap sebagai sarang tikus.
Rukito menjelaskan tikus sawah (rattus argentiventer) merupakan salah satu hama utama yang sering menimbulkan kerugian besar bahkan dapat menimbulkan gagal panen pada budidaya tanaman padi sawah.
"Perkembangbiakannya yang cukup cepat, serta adaptasi yang baik menjadikan hama tikus sawah ini sebagai salah satu hama yang meresahkan bagi petani. Apalagi ketika populasi tikus sawah cukup banyak, satu ekor dapat memakan 83 tunas padi," ujar Rukito, Jumat (6/9/2024).
"Melihat kondisi persawahan di Desa Singkam yang juga dimiliki masyarakat Desa Sarimarrihit, persoalan hama tikus harus diseriusi, sebelum diserang harus diupayakan," sambungnya.
Menurutnya, dua minggu setelah panen merupakan waktu yang tepat berburu tikus, bukan pada saat padi sudah menjelang panen.
Salah satu cara yang dianjurkan kepada petani yaitu dengan mengatur jarak tanam dan pola tanam serentak.
Sehingga secara serentak pula dapat diberi umpan pada tikus, baik berupa racun maupun penanggulangan lainnya. Tidak ada jaminan padi tidak diserang tikus tergantung situasi kondisinya.
"Intinya kebersamaan para petani, harus kompak dalam menanam sehingga hama tikus semakin mudah untuk dibasmi. Kami dari provinsi siap mendukung dan memberi bimbingan teknis pengendalian hama tikus dari awal sampai akhir," sambung Rukito .
Selanjutnya Kadis Ketapang dan Pertanian Tumiur Gultom menjelaskan bahwa di Desa Singkam, pembasmian tikus telah dilakukan.
Sebelumnya, telah dilakukan juga pengendalian hama walang sangit.
| Sehari setelah Istri Bebas, Risdianto Suami Anggota DPRD Padangsidimpuan Resmi Ditahan Kejaksaan |
|
|---|
| Tingkat Pengangguran di Tanjungbalai Turun 3,81 Persen |
|
|---|
| Pria di Pangkalan Susu Ditangkap, Simpan Sabu Seberat 3,59 Gram dan 8 Butir Amunisi Senjata Api |
|
|---|
| Jelang Hari Jadi Ke-193, Pemkab Simalungun Gelar Ziarah ke Makam Sejumlah Raja Marpitu |
|
|---|
| Perbaikan Jalan Gereja Siantar Mulai Didesak Warga, Dinas PU Jelaskan itu Aset Pemprov |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/Pihak-Dinas-Ketapang-dan-Pertanian-Kabupaten-Samosir-melakukan.jpg)