Kunjungan Paus Fransiskus
Paus Fransiskus Tiba di Timor Leste, Disambut Ribuan Orang
Timor-Leste negara ketiga perjalanan Apostoliknya ke Asia dan Oseania, disambut oleh ribuan orang yang bersorak-sorai.
TRIBUN-MEDAN.COM - Ribuan orang menyambut Paus Fransiskus saat tiba di Dili, Timor-Leste.
Timor-Leste negara ketiga perjalanan Apostoliknya ke Asia dan Oseania, disambut oleh ribuan orang yang bersorak-sorai.
Setelah mengakhiri kunjungan empat harinya ke Papua Nugini, Paus Fransiskus pada hari Senin (9/9/2024) melakukan perjalanan ke Timor-Leste, satu-satunya negara dalam rencana kunjungannya di mana umat Katolik merupakan mayoritas.
Pesawat Air Niugini yang ditumpangi Paus Fransiskus dan rombongan mendarat di Bandara Internasional Presidente Nicolau Lobato di Dili pada pukul 14:20 siang waktu setempat setelah penerbangan 3 setengah jam dari Port Moresby, Papua Nugini.
Presiden Timor Leste José Manuel Ramos-Horta dan Perdana Menteri Xanana Gusmao, beserta delegasi dan 14 orang berpakaian adat yang mewakili 14 kotamadya di negara itu menyambut Paus Fransiskus di landasan.
Dua gadis kecil mengalungkan selendang adat Timor Leste kepada Paus Fransiskus.
Paus Fransiskus kemudian meninggalkan bandara dengan mobil Paus dan mengantarnya ke Nunsiatur Apostolik di Dili di mana ia akan beristirahat sejenak sebelum menuju Istana Kepresidenan untuk upacara penyambutan resmi, dan ia akan menyampaikan pidato resmi pertamanya kepada otoritas Timor Leste.
Saat ia melakukan perjalanan ke Nunsiatur.
Ribuan kerumunan orang memadati jalan sambil menyemangatinya dan melambaikan bendera putih dan kuning Vatikan.
Paus Fransiskus adalah Paus kedua yang mengunjungi Timor-Leste, setelah St. Yohanes Paulus II, yang berkunjung ke sana pada 12 Oktober 1989 selama pendudukan Indonesia, dan yang pertama sejak negara semi-kepulauan Asia ini memperoleh kemerdekaan dari Indonesia pada tahun 2002.
Tema utama kunjungan ke Timor Leste ini ialah “Semoga imanmu menjadi budayamu”, menggarisbawahi pentingnya iman Katolik bagi masyarakat Timor-Leste, yang secara aktif didukung oleh Gereja.
Salah satu puncak kunjungan tersebut adalah Misa di Lapangan Taci Tolu , Dili pada tanggal 10 September yang diperkirakan akan dihadiri sekitar 700.000 orang, termasuk dari negara tetangga Indonesia dan Australia.
Selama kunjungan intensifnya hingga 11 September, ia juga akan melakukan kunjungan khusus kepada anak-anak penyandang disabilitas, memberikan pidato di hadapan biarawan dan biarawati setempat, bertemu dengan sesama Jesuit, dan pada hari terakhir bertemu dengan sekitar 4.000 anak muda Timor Leste.
Pe. Graciano Santos Barros, Vikaris General Keuskupan Agung Dili, menyampaikan pada Srnin (9/9/2024), Paus Fransiskus akan mengadakan pertemuan dengan Presiden Republik, Jose Ramos Horta di Istana Kepresidenan, Altarak Laran, Dili.
Paus Fransiskus juga akan menyampaikan pidatonya di Istana Kepresidenan Nicolao Lobato yang akan dihadiri oleh Kepala Pemerintahan dan anggota Pemerintahan, masyarakat sipil, korps diplomatik dan tamu-tamu lainnya hingga selesai, Paus Fransiskus kembali beristirahat di Nuncio Apostolik Motael.
| DOANYA TERJAWAB! Tanpa Undangan, Bocah 9 Tahun Emilio Bisa Bertemu dan Dicium Paus Fransiskus |
|
|---|
| MISA Paus di Singapura Dihadiri 50 Ribu Umat, Keamanan Ketat, Warga dari Indonesia Dilarang Masuk |
|
|---|
| Momen Penyambutan Paus Fransiskus di Singapura: Bertemu Presiden, Perdana Menteri, serta Parlemen |
|
|---|
| Kala Merpati Hinggap di Dekat Paus Fransiskus Saat Melewati Lautan Manusia di Timor Leste |
|
|---|
| PESAN Menohok Paus Fransiskus di Hadapan Pemimpin dan Pebisnis Papua Nugini |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/Paus-Fransiskus-di-Dili-Timor-Leste.jpg)