Medan Terkini
Tenis Meja Resmi Digelar di PON 2024, Begini Tanggapan Kontingen Sumut
Pertandingan Cabang Olahraga (Cabor) Tenis Meja resmi di gelar pada Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI Aceh-Sumut 2024.
Penulis: Aprianto Tambunan | Editor: Randy P.F Hutagaol
TRIBUN-MEDAN.com,MEDAN - Pertandingan Cabang Olahraga (Cabor) Tenis Meja resmi digelar pada Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI Aceh-Sumut 2024.
Pertandingan yang diikuti 22 kontingen provinsi ini berlangsung di Gedung Olahraga (GOR) Angsapura, Kota Medan pada 10-19 September 2024.
Ada 7 nomor yang akan di pertandingkan, yakni beregu putra 16 tim, beregu Putri 15 tim, ganda campuran 16 tim , ganda putra 32 tim, ganda putri 24 tim, tunggal putra 64 orang dan tunggal putri 62 orang.
Ketua PB PTMSI, Peter Layardi Lay berharap pelaksanaan pertandingan cabor tenis meja bisa berjalan dengan lancar.
Apalagi penyelenggaraan ini didukung oleh KONI Pusat dan Pemprov Sumut selaku tuan rumah.
"Tentu atas kerjasama dari pihak tuan rumah, terutama ketua panpel, dan juga technical delegate kami, yang sudah bekerja siang dan malam mempersiapkan tenis meja PON ini. Tentu kami bersyukur dan berterima kasih kepada KONI Pusat dan Pemprovsu, yang mendukung pelaksanaan tenis meja " kata Peter Layardi Lay kepada awak Selasa (10/9/2024).
Lebih lanjut, dirinya juga mengakui bahwa kesiapan venue Angsapura sudah sangat maksimal untuk menggelar pertandingan tenis meja. Meskipun diakuinya ada beberapa kendala yang terjadi ketika masa persiapan.
"Memang dalam persiapan kami ada terburu-buru, terutama dari sarana pendukung. Kalau peralatan tidak ada persoalan, paling yang mejadi persoalan kemarin dari sisi AC yang belum nyala, kamar ganti yang dipersiapkan secara darurat," jelasnya.
Di sisi lain, Peter juga sangat bersyukur cabor tenis meja bisa kembali digelar pada PON Aceh-Sumut pasca absen di PON XX Papua 2021 lalu.
Sehingga pada PON kali ini akan menjadi acuan bagi PTMSI dalam melakukan seleksi terhadap atlet nasional untuk di proyeksikan di kancah internasional.
Apalagi tenis meja merupakan salah satu cabang olahraga yang kerap di pertandingkan di event Internasional.
"Ya jadi tenis meja kan salah satu cabor yang dipertandingkan di olimpiade. Jadi sangat disayangkan di PON Papua tenis meja tidak dilaksanakan. Jadi PON tahun ini menurut kami tenis meja perlu dipertandingkan lagi, karena sebagai rangkaian Sea Games, Asian Games, maupun Olimpiade," katanya.
"Ya tentu harapannya pemenang-pemenang PON ini atlet-atletnya jadi barometer untuk ke Sea Games dan Asian Games. Sekarang tenis meja cukup merata kekuatannya, Kaltim kuat, Kalteng, Sumut kuat, Jawa apalagi," tambahnya.
Sementara itu, Ketua PTMSI Sumut, Berdikari Nanda Batubara mengatakan bahwa pihaknya tidak muluk-muluk menargetkan medali pada PON kali ini.
"Namanya kita baru, yang maksimal satu atau dua lah. Itupun kita hanya bisa minta dari putri lah. Kalau putra kemungkinan agak repot lah kita menghadapi Jawa ini," ungkapnya.
| Diduga Mencuri Buah Matoa, Seorang Pria di Medan Labuhan Tewas Dianiaya dengan Tangan Terikat |
|
|---|
| Hindari Lubang, Truk Tronton Hantam Mobil Mercy hingga Ringsek di Jalan Setia Budi Medan |
|
|---|
| Pasien Darurat Masih Ditolak RS, DPRD Medan Evaluasi Pelayanan Kesehatan di Paripurna |
|
|---|
| Perjuangan Salwa dari Batang Toru ke UGM, Lolos SNBP di Tengah Keterbatasan Ekonomi |
|
|---|
| Siswa Sekolah Rakyat Naik KRI Bima Suci, Belajar Kemaritiman Langsung di Kapal |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/Pembukaan-pertandingan-tenis-meja-pada-PON-2024-yang-digelar-di-GOR-Angsapura.jpg)