News Video
TERBAKAR API CEMBURU, Nenek Ini Tewas di Tangan Suaminya, Curiga Korban Selingkuh Dengan Cucunya
Terbakar Api Cemburu Seorang Nenek 79 Tahun di Sunggal Tewas di tangan Suaminya, Curiga Korban Selingkuh Dengan Cucunya
"Di awal kita nggak curiga, tapi setelah kita lihat yang digorok itu leher pasti pembunuhan itu, nggak mungkin bunuh diri," sebutnya.
Ia mengatakan bahwa, tak lama kemudian polisi pun langsung datang ke lokasi dan melakukan olah TKP.
Lalu, setelah jenazah dievakuasi ke rumah sakit Bhayangkara Medan, suami dari korban bernama Razali AM alias Atok (83) langsung dibawa ke kantor polisi.
Dikatakannya, para warga menaruh curiga terhadap suami korban, lantaran selama ini rumah tersebut dihuni oleh korban, suaminya dan juga cucunya.
Namun, pada saat kejadian di rumah tersebut hanya ada dua orang yaitu suaminya dan juga korban.
Sementara, cucunya sedang pergi bekerja.
Suprianto menjelaskan, selama tinggal di sana korban dan suaminya ini memang sering terlibat cekcok dalam rumah tangga.
"Kecurigaan warga karena mereka sering berantem, makanya kecurigaan warga sama suaminya," ungkapnya.
Katanya, jasad korban ditemukan diatas kasur di ruangan rumahnya, dengan keadaan bersimbah darah dengan luka gorokan di lehernya.
"Ada luka gorokan di lehernya, dan tangannya juga memegang pisau," kata Suprianto.
Ia menyebutkan, setelah itu jenazah korban pun langsung di bawa ke rumah sakit Bhayangkara Medan, untuk dilakukan visum.
Dari hasil visum, diketahui bahwa ternyata luka di tubuh korban bukan hanya dibagian leher saja.
"Waktu di visum ada sembilan tusukan di kelaminnya, selain di leher. Tusukan pisau, cuma sudah tidak berdarah. Kemungkinan dilakukan setelah menggorok leher," sebutnya.
Dikatakannya, saat ini jenazah korban sudah di makamnya di kawasan Desa Medan Krio, Kecamatan Sunggal, Deliserdang.
"Jenazah sudah di makamkan tadi, sekira pukul 11.00 WIB," pungkasnya.
(cr11/www.tribun-medan.com).
Kasus pembunuhan
Terbakar Api Cemburu Pelaku
Pembunuhan Nenek 79 Tahun
Cemburu Curiga Korban Selingkuh
| Empat Anggota DPRD Medan Mangkir, Kejaksaan Tinggi Sumut: Senin dan Selasa Kita Panggil Lagi |
|
|---|
| Kuasa Hukum Ketua DPRD Sumut Sebut Dua Akun Dilaporkan ke Polda Sumut, Kasus Pencemaran Nama Baik |
|
|---|
| Dua Anggota DPRD Medan yang Dipanggil Kejaksaan Tinggi Sumut Kasus Peras Pengusaha Tak Kunjung Hadir |
|
|---|
| KEPALA BAYI PUTUS Saat Proses Persalinan Diduga Lakukan Malpraktek, Ini Penjelasan Dinkes Tapteng |
|
|---|
| Respon Bupati Langkat Syah Afandin Soal Ratusan Kilo Sabu Diamankan Polisi di Perairan Langkat |
|
|---|