Berita Viral

NASIB Pilu Ratna Sari Pulang Naik Motor Warga, Baru Melahirkan 2 Hari, Minta Ambulans Tak Direspons

Sebuah peristiwa miris dialami seorang ibu yang melahirkan di RSUD Tarempa Kepulauan Anambas, Riau.

HO
Sebuah peristiwa miris dialami seorang ibu yang melahirkan di RSUD Tarempa Kepulauan Anambas, Riau. 

Kepada Tribun Batam, ia mengaku sedang tidak bertugas karena jadwal libur.

Menurut dia, jika ada pasien khususnya bersalin dan ingin diantar jemput, pihaknya selalu memfasilitasi dengan ambulans.

Anggota yang bertugas di ruang kebidanan, sebutnya, selalu berkoordinasi dengannya apabila memberikan layanan penanganan pasien bersalin.

"Jadi kalau ada pernyataan seperti itu, tidak cocok deh bang," tuturnya.

Baca juga: 4 Pria di Dairi Dianiaya karena Permasalahan Wanita, Pelaku Sempat Todongkan Soft Gun

Baca juga: Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW, Kapolres Langkat Santuni Anak Yatim

Ia menegaskan kembali, pada kejadian ini, anggota yang bertugas di ruangan belum ada menyampaikan kepadanya.

"Tidak ada harus pakai surat. Insyaallah kalau ada pasien kami mau pulang, ambulans selalu stand by."

"Kalau informasinya belum sampai ke saya. Kalau ada pasien yang mau diantar jemput, pasti anggota bilang ke saya dulu," ungkapnya.

Terpisah, Humas RSUD Tarempa, Januardi mengatakan, persoalan yang menimpa Ratna hanya kesalahpahaman.

Dijelaskannya, setiap kali ada pasien yang ingin diantar pulang, petugas medis akan melakukan komunikasi dengan bagian ambulans.

"Saya sudah konformasi ke petugas ambulance tidak ada dihubungi. Mereka itu selalu stand by. Jika ada petugas medis hubungi biasanya mereka lansung bergerak," terangnya.

Dalam prosedur RSUD Tarempa, kata pria yang akrab disapa Adi tersebut, pengantaran dan penjemputan pasien dengan ambulans bukanlah suatu keharusan atau kewajiban.

Namun karena kebiasaan layanan lebih, dengan melihat faktor penyakit yang diderita pasien hingga tak mampu, maka ambulans dioperasikan.

"Walaupun seharusnya tidak diantar pulang, kita tetap antarkan. Karena sudah menjadi budaya di sini. Kita di sini hanya jalankan prosedur," tutupnya.

Kasus lain di tempat berbeda, seorang pasien BPJS penderita kanker payudara bernama Irmawati dikabarkan mendapat pelayanan kurang menyenangkan.

Pasalnya Irmawati dipulangkan oleh pihak rumah sakit ke rumah padahal dirinya belum sembuh.

Halaman
1234
Sumber: Tribunnews
Berita Terkait
  • Ikuti kami di
    AA

    Berita Terkini

    © 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved