Berita Viral

SEPAK TERJANG Kombes Gidion Arif Setyawan yang Dipercayakan Menjabat Kapolrestabes Medan

Kombes Gidion Arif Setyawan dipercayakan menjabat Kapolrestabes Medan menggantikan Kombes Teddy Jhon Sahala Marbun

Editor: AbdiTumanggor
HO
Sepak terjang Kombes Gidion Arif Setyawan. 

Rekam Jejak dan Sepak Terjang  Kombes Gidion Arif Setyawan yang dipercayakan menjabat Kapolrestabes Medan menggantikan Kombes Teddy Jhon Sahala Marbun yang dimutasi ke Widyaiswara Kepolisian Madya Tingkat I Sespimti Sespim Lemdiklat Polri. 

TRIBUN-MEDAN.COM - Kombes Gidion Arif Setyawan dipercayakan menjabat Kapolrestabes Medan menggantikan Kombes Teddy Jhon Sahala Marbun yang dimutasi ke Widyaiswara Kepolisian Madya Tingkat I Sespimti Sespim Lemdiklat Polri. 

Mutasi Kapolrestabes Medan tersebut tertuang dalam ST/2098/IX/KEP/2024 yang dikeluarkan oleh Karo SDM Mabes Polri.

Kabid Humas Polda Sumut, Kombes Pol Hadi Wahyudi membenarkan mutasi Kapolrestabes Medan Kombes Teddy Marbun tersebut." Iya betul," jawabnya singkat, Minggu (22/9/2024).

Lantas Bagaimana Sosok dan Sepak Terjang Gidion Arif Setyawan?

Penggantinya, Kombes Gidion Arif Setyawan, yang sebelumnya menjabat sebagai Kapolres Metro Jakarta Utara, Polda Metro Jaya.

Kombes Gidion Arif Setyawan juga pernah menjabat Kapolres Metro Bekasi.

Selama menjabat sebagai Kapolres Metro Bekasi hingga 23 Desember 2022, ia berhasil mengungkap sebanyak 1.271 kasus kriminal di wilayah Kabupaten Bekasi dan sekitarnya.

“Di tahun ini, jumlah kasus yang kami berhasil ungkap sebanyak 1.271 kasus atau naik 75 persen dibanding tahun lalu yang hanya 955 kasus,” ujar lulusan Akpol 1996  ini dalam jumpa pers di Mapolres Metro Bekasi, Sabtu (31/12/2022) silam.

Saat itu Kombes Gidion menyebut kasus terbanyak yang ditangani yakni cyber crime dengan total 201 kasus. Menyusul kasus curanmor sebanyak 95 kasus, pencurian dengan pemberatan 52 kasus, pencurian dengan kekerasan 23 kasus dan penganiayaan 18 kasus.

Sementara itu, unit reserse narkoba juga berhasil mengamankan sejumlah barang bukti narkoba dari beberapa kasus penyalahgunaan obat-obatan terlarang. Terdapat 4.751 kilogram ganja, 2.144 butir ekstasi, 782 gram sabu-sabu dan 20.657 obat daftar G.

“Di sisi lain, kami juga membuat sejumlah program untuk mengurangi risiko tawuran pelajaran melalui program police and army goes to school, ada pula bedah rumah, bakti sosial serta kampung melek,” kata Gidion saat meninggalkan Polres Metro Bekasi.

Kombes Gidion berharap agar kepolisian bisa terus menjalin sinergitas dengan masyarakat sehingga kejahatan jalanan bisa segera diantisipasi dan ditindaklanjuti cepat oleh kepolisian.

Sebelum jadi Kapolres Metro Bekasi, Kombes Gidion menjabat Analis Kebijakan Madya Bidang Pideksus Bareskrim Polri.

Kombes Gidion juga pernah menjabat Direktur Reserse Kriminal Umum (Dirreskrimum) Polda Jawa Timur pada 28 Agustus 2019.

Namun ia tak lama mengembang tugas itu. Ia mendapatkan tugas baru sebagai Direktur Reserse Kriminal Khusus (Dirreskrimsus). 

Halaman
1234
Sumber: Tribun Medan
Berita Terkait
  • Ikuti kami di
    AA

    Berita Terkini

    © 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved