Berita Viral
SOSOK Polisi Gadungan Ngamuk Ditanya Surat Penangkapan, Garang Rampas Harta Hingga Sekap Warga
Diketahui modus operandi yang dilakukan pelaku adalah berpura-pura sebagai anggota polisi. Korban seolah-olah target operasi penangkapan.
TRIBUN-MEDAN.com - Inilah sosok polisi gadungan yang ngamuk ditanya surat penangkapan.
Polisi gadungan ini juga dengan garang merampas harta hingga menyekap warga.
Aksi seorang polisi gadungan memeras warga di Sleman, DI Yogyakarta.
Baca juga: PETUGAS PLN di Musi Rawas Tewas Tersengat Listrik, Kondisi Tragis Sempat Tergantung di Tiang Listrik
Polisi gadungan itu menyasar korban berinisial DRS.
Korban sempat menanyakan surat penangkapan, namun pelaku marah.
Hingga akhirnya korban mengalami kerugian hingga puluhan juta rupiah .
Usai menerima laporan, polisi bergerak cepat dan meringkus pelaku.
Baca juga: Atasi Kekurangan Ruang Kelas SD, TPL dan YBS Berkolaborasi Bangun Fasilitas: Kami Berterima Kasih
Diketahui modus operandi yang dilakukan pelaku adalah berpura-pura sebagai anggota polisi.
Korban seolah-olah target operasi penangkapan.
Dikutip dari TribunJatim.com, kejadian bermula saat korban sedang berada di rumah rekannya, di Kalurahan Merdikorejo Tempel pada Senin 26 Agustus 2024 sekira pukul 20.30 WIB, tiba-tiba didatangi 3 orang mengenakan masker dan sebo dengan mengendarai satu mobil.
Satu orang mengaku sebagai anggota polisi dan memaksa korban dipaksa masuk ke dalam mobil.
Adapun sepeda motor milik korban turut dibawa pelaku.
"Salah satu pelaku mengaku anggota polisi. Jadi, seolah-olah korban merupakan tersangka kejahatan," kata Kapolresta Sleman Kombes Pol Yuswanto Ardi menceritakan, Mapolresta Sleman, beberapa waktu lalu.
Ditengah perjalanan, di jalan Tempel - Seyegan tepatnya di Kalurahan Sumberrejo, Tempel, mobil berhenti.
Korban diturunkan dari mobil lalu dipaksa untuk mencari seseorang pemakai sabu.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/SOSOK-Polisi-Gadungan-Ngamuk-Ditanya-Surat-Penangkapan-Garang-Rampas-Harta-Hingga-Sekap-Warga.jpg)