Sumut Memilih
Bawaslu Tanjungbalai Lakukan Pemetaan Kerawanan Pilkada
Kerawanan pemilihan mencakup segala hal yang berpotensi mengganggu dan menghambat jalannya pemilihan.
Penulis: Alvi Syahrin Najib Suwitra | Editor: Ayu Prasandi
TRIBUN-MEDAN.com, TANJUNGBALAI- Badan pengawas pemilu (Bawaslu) Kota Tanjungbalai melakukan pemetaan kerawanan di pemilihan kepala daerah (Pilkada) 2024, Rabu (2/10/2024).
Kerawanan pemilihan mencakup segala hal yang berpotensi mengganggu dan menghambat jalannya pemilihan.
Kordinator divisi hukum, pencegahan, parmas, dan humas Bawaslu Kota Tanjungbalai, Nazmi Hidayat, menjelaskan, fokus utama pemetaan ini untuk mengidentifikasi dan memetakan isu-isu rawan di seluruh tahapan.
"Mulai dari pencalonan, kampanye, pemungutan dan penghitungan suara. Yang bertujuan memetakan potensi kerawanan pemilihan di provinsi sumut," kata Nazmi.
Selain itu, dalam memetakan kerawanan ini, melakukan proyeksi dan deteksi dini terhadap potensi pelanggaran pemilihan.
"Amanat UU RI tahun 1945 pasal 22 ayat 1, Pemilihan Umum dilaksanakan secara langsung, umum, bebas, jujur, dan adil setiap lima tahun sekali, amanat UU no 7 tahun 2017 tahun 94 ayat 1, Dalam melakukan pencegahan pelanggaran Pemilu dan pencegahan sengketa Pemilu, Bawaslu bertugas mengidentifikasi dan memetakan potensi kerawanan serta pelanggaran Pemilu," jelasnya.
Melalui pemetaan dari Bawaslu Sumut, Kota Tanjungbalai memiliki kerawanan sedang.
"Sosial politik, Tanjungbalai sedang, baik dari sektor politik uang, intimidasi, dan konflik antar pendukung. Kerawanan pencalonan rendah, kampanye sedang, dan pemungutan suara rendah," katanya.
Lanjutnya, antisipasi yang dilakukan Bawaslu dengan mempererat kordinasi dengan pihak terkait, mensosialisasikan regulasi kepada partai dan pendukung.
"Dengan ini, kami berharap, pemilu Tanjungbalai dapat berjalan damai dan lancar," pungkasnya.
(cr2/tribun-medan.com)
| Bawaslu Deli Serdang Mempersiapkan Diri Hadapi Gugatan Paslon 03 di MK |
|
|---|
| Golkar Surati DPRD Sumut Minta Pelantikan Erni Aryani jadi Ketua DPRD Diproses |
|
|---|
| Ketua Demokrat Sumut Yakin Wali Kota Medan dan Gubernur Terpilih Peduli Pedagang |
|
|---|
| KPU Sumut Sebut Cuaca Buruk Jadi Penyebab Turunnya Partisipasi Pemilih di Pilkada 2024 |
|
|---|
| KPU Sumut Sukseskan Pemilu, Bertaruh Nyawa Lintasi Hutan Liar Habitat Harimau |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/Kordinator-divisi-hukum-pencegahan-parmas-dan-humas-Bawaslu-Kota-Tanjungbalai.jpg)