Berita Medan

Jumlah PHK Meningkat, DPRD Medan Minta Pemko Rutin Gelar Job Fair

Menurut Fauzi, kegiatan tersebut dianggap efektif dalam menekan angka pengangguran di Kota Medan.

Tayang:
Penulis: Anisa Rahmadani | Editor: Ayu Prasandi
TRIBUN MEDAN/ANISA
Sejumlah orang pencari kerja sedang melakukan registrasi pendaftaran Job fair Mini yang diadakan Disnaker Medan beberapa waktu lalu. DPRD Medan meminta, agar Pemko lebih rutin lagi mengadakan kegiatan Job Fair 

TRIBUN-MEDAN.COM,MEDAN- DPRD Kota Medan meminta agar Pemko Medan  rutin menggelar Job Fair.

Sebab angka pengangguran masih cukup tinggi.

Hal itu disampaikan anggota DPRD Medan Fauzi, Selasa (8/10/2024). 

Menurut Fauzi, kegiatan tersebut dianggap efektif dalam menekan angka pengangguran di Kota Medan.

“Meski belum begitu signifikan perubahannya, saya menilai ini merupakan upaya yang serius. Sebab, Pemko Medan memang harus bisa memfasilitasi warganya sekaligus menekan angka pengangguran,” ucapnya.

Dijelaskan Fauzi, setiap Job Fair yang digelar, Pemko Medan selalu melibatkan perusahaan-perusahaan yang membutuhkan pekerja ataupun karyawan.

“Jadi ini seperti menguntungkan kedua belah pihak, antara perusahaan dan pencari kerja. Dan peran Pemko Medan disini mempertemukan keduanya dalam kegiatan Job Fair.

Oleh karena itu kita anggap efektif, sebab pencari kerja tinggal menunggu jadwal Job Fair digelar dan pihak perusahaan yang membutuhkan pekerja tinggal mendaftarkannya ke Disnaker,” katanya.

Meski adanya Job Fair ini, Fauzi tetap mengingatkan kepada para pencari kerja agar membekali diri dengan mengasah skill masing-masing sesuai kerja yang diinginkan.

“Namun tetap kembali ke individu masing-masing. Kalau lah Pemko Medan sudah memfasilitasi, para pencari kerja harus juga memiliki skill. Dengan begitu perusahaan yang membutuhkan pekerja bisa dengan cepat menerimanya,” jelas politisi Partai Gerindra ini.

Tak hanya pekerja biasa, Fauzi juga mengapresiasi langkah Pemko Medan yang juga merekrut perusahaan untuk kaum disabilitas.

“Saya lihat untuk disabilitas juga ada lowongannya. Hal-hal seperti ini juga harus sering dilakukan. Sehingga peluang kerja terbuka lebar untuk semua. Saya juga mengapresiasi perusahaan-perusahaan yang terlibat,” ucapnya. 

Sementara itu, beberapa waktu lalu, Kepala Dinas Ketenagakerjaaan Kota Medan Ilyan Chandra Simbolon mengatakan, angka pengangguran di Kota Medan menurun. Namun, untuk angka Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) alami peningkatan di tahun 2024.

Dikatakan Ilyan, angka pengangguran di Kota Medan mencapai 8,4 persen di tahun ini. Angka tersebut mengalami penurunan dibandingkan dengan tahun lalu.

Berdasarkan data Disnaker Medan dari Januari hingga Agustus 2024, angka pengangguran  mencapai, 8,67 persen.

Sementara berdasarkan data  jumlah PHK hingga Juli 2024 kata Ilyan,  mencapai 464 orang.  Padahal di tahun 2023, jumlah PHK hingga bulan Desember  hanya mencapai 455 orang. 

Ilyan juga mengaku, idak bisa memastikan apa yang menjadi alasan  terjadinya peningkatan PHK di Kota Medan.

(Cr5/tribun-medan.com)

 

Sumber: Tribun Medan
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved