Sumut Terkini
Gakeslab Dorong Perusahan Alat Kesehatan di Sumut Bersertifikasi NIE
Wisnu dipercaya seluruh peserta Musprov yang terdiri dari 56 pengusaha perusahaan alat kesehatan se-Sumut.
Penulis: Dedy Kurniawan | Editor: Ayu Prasandi
TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN- Gabungan Pengusaha Alat Kesehatan dan Laboratorium (Gakeslab) Sumatera Utara (Sumut) periode 2024-2028 menggelar Musyawarah Provinsi (Musprov) ke-IV. Wisnu Amri terpilih secara aklamasi memimpin Gakeslab Sumut.
Wisnu dipercaya seluruh peserta Musprov yang terdiri dari 56 pengusaha perusahaan alat kesehatan se-Sumut.
Wisnu dipercaya menjadi Ketua Gakeslab Sumut untuk empat tahun ke depan, langsung dilantik oleh Ketua Umum Gakeslab Indonesia, Rd. Kartono Dwijosewojo.
Ketua Umum Gakeslab Indonesia, Rd. Kartono Dwijosewojo meminta Pengurus daerah (Pengda) Gakeslab Sumut yang baru dilantik bisa bekerjasama dengan pelaku usaha bisnis kesehatan dan bisa mengembangkan industri alat kesehatan dalam negeri, khususnya di Sumut.
Dalam kesempatan itu, Rd Kartono juga meminta kepada kepengurusan yang baru dilantik untuk menjadikan Gakeslab sebagai asosiasi yang bermartabat dan mampu memberi makna pada pembangunan kesehatan melalui bisnis Alat kesehatan dan laboratorium di Indonesia.
"Yang paling penting Gakeslab dapat bersinergi untuk meningkatkan kemampuan sekaligus membina para anggota secara profesional sehingga ke depan perusahaan alat kesehatan di Sumut sudah harus bersertifikasi dan memiliki Nomor Izin Edar (NIE) agar dapat menerapkan Cara Distribusi Alat Kesehatan dengan Benar (CDAKB) sesuai dengan standar dan ketentuan berlaku," katanya, Senin (28/10/2024).
Wisnu Amri mengucapkan syukur atas kepercayaan yang diberikan untuk memimpin Gakeslab Sumut periode 2024-2028.
Lanjutnya, untuk menjalankan organisasi Gakeslab yang sempat vacum dia berharap kerjasama semua pihak dalam menyukseskan kepengurusan Gakeslab Sumut dalam mengemban amanah di tengah tantangan zaman yang sangat besar diantara berbagai kepentingan.
Sesuai perintah Gakeslab Indonesia agar dapat berkontribusi, ke depan kepengurusannya akan menjalin kerjasama dengan pemerintah provinsi (pemprov) sumut.
Untuk program awal, akan melakukan sertifikasi untuk agar keanggotaan Gakeslab di Sumut yang baru 56 Anggota bisa ditingkatkan.
Hal itu bertujuan agar seluruh perusahaan alat kesehatan yang ada di Sumut yang mencapai 350 perusahaan bisa masuk menjadi anggota Gakeslab dan memiliki sertifikasi NIE.
"Saat ini memang baru 56 pengusaha perusahaan alat kesehatan dan laboratorium di Sumut yang masuk menjadi anggota Gakeslab. Dan, mungkin akan bertambah 50 perusahaan lagi itu dibuktikan dari registrasi pengurusan keanggotaan baru," katanya.
Jadi ke depan, Gakeslab Sumut akan berupaya bagaimana seluruh anggota Gakeslab sesegera mungkin mensertifikasi izin-izin yang ada.
"Adanya sertifikasi Insyaallah seluruh anggota gakeslab diperhitungkan. Dan anggota yang tergabung terus bertambah, agar alat kesehatan semakin baik sertifikasi dan izinnya," pungkasnya.
(Dyk/Tribun-Medan.com)
| Ditangan Dingin Ondim, Anak 15 Tahun yang Sempat Ditetapkan Tersangka di Langkat Akhirnya Berdamai |
|
|---|
| OTT di Kominfo Tebingtinggi, Diduga Keponakan Wali Kota Minta Fee dari Proyek Jaringan Internet |
|
|---|
| Peserta MTQ Deli Serdang Harus Wakili Kecamatannya Sendiri, Camat Gontar: Tempat Kami Perang Bintang |
|
|---|
| Pemkab Taput Pastikan Warga Segera Huni Huntap, Pemulihan Pascabencana Masuki Tahap Akhir |
|
|---|
| Putusan PK MA: Pemprov Sumut dan Pemko Siantar, Wajib Bayar Rp 40,7 Miliar Untuk Lahan SMA 5 |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/Gabungan-Pengusaha-Alat-Kesehatan-dan-Laboratorium.jpg)