Istri di Sergai Tewas

PILU! Usai Hertalina Dibunuh Suami saat Live Facebook, Keluarga: Minta Abang Ipar Dihukum Mati

Endang adik Hertalina br Simanjuntak (korban) berharap Agus Tambun (pelaku) dihukum setimpal di mana nyawa harus dibayar dengan nyawa.

Tayang: | Diperbarui:
Penulis: Alija Magribi | Editor: Abdan Syakuro

TRIBUN-MEDAN.com, SERGAI - Endang br Simanjuntak langsung pulang ke Desa Sukadamai, Kecamatan Sei Bamban, Kabupaten Serdangbedagai untuk melihat jenazah kakak tercintanya, Hertalina br Simanjuntak yang dihabisi oleh suaminya sendiri.

Parahnya, aksi pembunuhan tersebut terjadi pada saat sang kakak sedang melakukan live streaming karaoke.

Endang mengaku dirinya yang saat itu sedang bekerja di Malaysia mendapatkan kabar bahwa sang kakak, Hertalina br Simanjuntak dibunuh suaminya sendiri Agus Herbin Tambun pada Sabtu (2/11/2024) malam.

Endang bercerita, saat pada Sabtu (2/11/2024) dirinya dikirim video dari keluarga bahwa sang kakak dibunuh. Ia pun bergegas pulang ke tanah air sore keesokan harinya.

"Kakakmu yang perempuan, tengoklah videonya. Menangis lah aku. Saking aku teriak-teriak nangis, asyik pingsan aja aku. Tanya lah kawanku ini. Yang kuingat kakak ku ini kakak yang baik. Suaminya ini kalau nggak ada duit minta duit, bahkan minta duit untuk mertua dikasih," cerita Endang dengan nada bergetar.

Endang pun yang berencana kembali bekerja ke Malaysia berharap suami Hertalina br Simanjuntak (korban) yakni Agus Herbin Tambun (pelaku) dihukum setimpal di mana nyawa harus dibayar dengan nyawa.

"Kalau harapanku itu harus setimpal. Nyawa harus dibayar nyawa. Dia nggak ada kerja, dia tidur tidur aja. Mamaknya masuk rumah sakit, kakak ku yang biayainya," pungkasnya yang beranjak pamit meninggalkan rumah menuju Bandara Internasional Kualanamu.

Adik almarhumah korban lainnya, Nani br Simanjuntak menjelaskan bahwa kakaknya Hertalina saat itu sedang karaoke live dengan sanak keluarga yang lain.

Kebetulan rumah yang Hertalina dan Agus tempati bersebalahan dengan rumah orangtua mereka, dan memang milik keluarga besar untuk ditinggali bersama.

"Waktu itu sekitar pukul 21.00 WIB kurang. Saat kami nyanyi-nyanyi sekitar 20 menitan, dia (Agus Herbin Tambun) pulang ke rumah dan belum sempat duduk sudah ambil pisau baru lah menikam kakak kami ini," kata Nani kepada reporter Tribun-Medan.com, Rabu (6/11/2024).

"Dia itu dari warung tuak dan saat balik ke rumah mengambil pisau dari keranjang kakak kami, kemudian seketika langsung menikam kakak kami. Dia nggak sempat duduk malahan," kata Nani.

(alj/tribun-medan.com)

Sumber: Tribun Medan
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved