Breaking News

Sumut Terkini

3 Pejabat Eselon II Pemprov Sumut Resmi Dilantik, Berikut Daftar Nama dan Jabatannya

Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Utara (Sumut) kembali melakukan rotasi dan melantik sejumlah Aparatur Sipil Negara (ASN).

|
Penulis: Dedy Kurniawan | Editor: Randy P.F Hutagaol
istimewa
Sekretaris Daerah Provinsi Sumut, Arief S Trinugroho mewakili Pj Gubernur Sumut melantik Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama, Administrator, Pengawas dan Fungsional di Lingkungan Pemprov Sumut di Aula Tengku Rizal Nurdin, Rumah Dinas Gubernur Sumut, Jalan Sudirman No. 41, Medan, Jum'at (8/11/2024). 

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Utara (Sumut) kembali melakukan rotasi dan melantik sejumlah Aparatur Sipil Negara (ASN).

Di antaranya 3 pejabat eselon II bersama puluhan pejabat administrator III dan pengawas. 

Pj Gubernur Sumut Agus Fatoni mengatakan, mutasi jabatan sebagai bagian dari dinamika organisasi untuk mengisi kekosongan jabatan dan meningkatkan performa birokrasi di Pemprov Sumut. Dan upaya meningkatkan efektivitas, efisiensi kinerja di lingkungan

Tiga pejabat eselon II yang dilantik Pj Gubernur Sumut Agus Fatoni yaitu:

  1. Moettaqien Hasrimi sebagai Kasat Pol PP
  2. Mahfullah Pratama Daulay sebagai Kadispora
  3. Effendy Pohan sebagai Asisten Perekonomian Pembangunan. 

"Mutasi, promosi dan rotasi merupakan langkah strategis untuk merefresh organisasi, menempatkan individu sesuai dengan kompetensi mereka, serta menjawab kebutuhan pengisian jabatan yang kosong, mengisi kekosongan jabatan, dan memastikan roda pemerintahan berjalan lebih baik," ujar Agus Fatoni, Sabtu (9/11/2024) 

Agus Fatoni menekankan pentingnya para ASN yang dilantik untuk segera menyesuaikan diri. Serta langsung bekerja keras di posisi baru mereka, karena perubahan ini bukan hanya pergantian posisi, melainkan strategi untuk memacu peningkatan kinerja. 

"Kita telah mengkaji secara mendalam sebelum melakukan pelantikan ini. Harapannya, ASN yang baru dilantik dapat beradaptasi cepat dan bekerja maksimal, sehingga efektivitas Pemprov Sumut dapat meningkat," tambahnya.

Setelah dilantik, ASN diimbau harus segera menjalankan tugas tanpa menunda-nunda. Kerja keras dan inovatif dalam menyelesaikan masalah serta meningkatkan layanan kepada masyarakat.

"Pelantikan dan rotasi ini telah melalui tahapan persetujuan dari Badan Kepegawaian Negara (BKN) dan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), sebagai bagian dari prosedur administratif yang harus dipenuhi," ungkapnya. 

Tanggapan Akademisi

Kebijakan dan pelantikan ini mendapat apresiasi dari akademisi yang melihat langkah tersebut sebagai upaya pembaruan dalam tubuh birokrasi provinsi.

Rotasi ini diharapkan mampu mempercepat peningkatan kinerja dan pelayanan kepada masyarakat Sumut.

Akademisi Sahyan Asmara menyampaikan, bahwa mutasi, rotasi dan promosi di sebuah organisasi merupakan hal yang lumrah.

Apalagi menurutnya, di Pemprov Sumut beberapa jabatan kosong dalam waktu yang cukup lama, sehingga menghambat jalannya roda pemerintahan.

"Mutasi hal yang lumrah, dan memang merupakan tuntutan organisasi, apalagi tidak sedikit jabatan yang kosong di Pemprov Sumut dalam waktu yang cukup lama, itu kurang bagus, jadi ini merupakan dinamika organisasi dan memang seperti harusnya," kata Sahyan.

Dekan Fakultas Ilmu Sosial Ilmu Politik Universitas Sumatera Utara, Hatta Ridho menilai langkah tersebut merupakan strategi yang tidak hanya menjaga keseimbangan birokrasi tetapi juga memberikan penyegaran kepada pejabat terkait. 

"Pak Fatoni memahami betul bahwa untuk mencapai tujuan pembangunan yang optimal, dibutuhkan tim yang solid dan siap bekerja dengan inovasi. Rotasi ini adalah langkah cerdas untuk mendorong efektivitas kinerja," kata Hatta Ridho yang karib disapa Masdo

Sumber: Tribun Medan
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved