Berita Viral
JPU Tuntut Bebas Supriyani, Kasi Pidum, Kapolsek, dan Kanit Reskrim Baito Dicopot
Jaksa Penuntut Umum (JPU) menuntut bebas Supriyani, seorang guru honorer di SD 4 Baito, dari tuduhan menganiaya murid kelas 1.
TRIBUN-MEDAN.COM - Setelah Kasi Pidum Kejari Konsel, Kapolsek Baito dan Kanit Reskrim Polsek Baito dicopot, kini Jaksa Penuntut Umum (JPU) menuntut bebas Supriyani, seorang guru honorer di SD 4 Baito, dari tuduhan menganiaya murid kelas 1.
Tuntutan ini dibacakan oleh Kepala Kejaksaan Negeri Konawe Selatan, Sulawesi Tenggara, Ujang Sutisna, di Pengadilan Negeri Andoolo pada Senin (11/11/2024).
Dalam pembacaan tuntutan, Ujang Sutisna menjelaskan beberapa poin yang mendasari keputusan JPU.
Ia menyatakan, tidak ada hal yang memberatkan bagi terdakwa.
"Sebelum kami sampai ke tuntutan pidana atas terdakwa perkenankanlah kami mengemukakan hal-hal yang menjadikan pertimbangan kami dalam mengajukan tuntutan pidana yaitu hal yang memberatkan tidak ada," ujar Ujang.
Baca juga: Usai Kapolsek & Kanit Reskrim Polsek Baito Dicopot, Kapolri Ancam Pecat Polisi yang Peras Supriyani
Baca juga: Gegara Kasus Guru Supriyani: Kasi Pidum Kejari, Kapolsek Baito, dan Kanit Reskrim Dicopot
Poin-Poin yang Meringankan Supriyani:
- Supriyani bersikap sopan selama persidangan.
- Ia telah mengabdi sebagai guru honorer di SD 4 Baito sejak tahun 2009.
- Supriyani memiliki dua orang anak kecil yang masih membutuhkan perhatian.
- Terdakwa belum pernah dihukum sebelumnya.
Dengan pertimbangan tersebut, Ujang menyatakan, Supriyani lepas dari segala tuntutan hukum.
"Menuntut terdakwa Supriyani lepas dari segala tuntutan hukum," tegasnya.
Usai pembacaan tuntutan, majelis hakim bertanya kepada penasihat hukum Supriyani mengenai langkah selanjutnya.
Sidang lanjutan dijadwalkan berlangsung pada Kamis, 14 November 2024, dengan agenda pembacaan pleidoi atau nota pembelaan dari kuasa hukum Supriyani.
“Kami akan melakukan pembelaan,” kata penasihat hukum Supriyani, Andri Darmawan menjawab pertanyaan majelis hakim terkait tuntutan yang diberikan JPU.
Baca juga: Tuhan Tidak Tidur, Satu Per Satu yang Memeras Orang Tak berdaya Kena Karma, Tinggal Bupati Konsel
JPU Tuntut Bebas Supriyani
Kasi Pidum Kejari Konsel Dicopot
Kapolsek Baito dan Kanit Reskrim Dicopot
guru Supriyani
| DENADA Tegaskan Tak Akan Buka Identitas Ayah Biologis Ressa: Entah Masih Hidup Atau Mati, Gak Tahu |
|
|---|
| JAWABAN Santai Jokowi Ditantang Jusuf Kalla Buka Ijazahnya di Media: Yang Menuduh yang Membuktikan |
|
|---|
| GUBERNUR Pramono Anung Buka Suara Soal Preman Rusak Dagangan Pedagang Bakso di Tanah Abang |
|
|---|
| ISI Surat Pemuda Akhiri Hidup di Sungai Musi, Keluarga Lacak GPS HP Korban, Mulai Hotel ke Jembatan |
|
|---|
| Rumah Preman Sekaligus Bandar Narkoba Dibakar Massa, Polisi dan Pemda Bergerak Cepat Redam Gejolak |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/kapolsek-baito-supriyani-tribunmedan.jpg)