TRIBUN WIKI

Profil Brian Armstrong, CEO Coin Base yang Diisukan Pernah Menikahi Raline Shah

Brian Amstrong merupakan pendiri sekaligus Chief Executive Officer (CEO) Coinbase. Ia lahir di San Jose, California, Amerika, 25 Januari 1983.

|
Editor: Array A Argus
(Tim Mosenfelder/Getty Images for Breakthrough Prize/AFP)
Brian Armstrong dan Raline Shah 

Saat menjadi mahasiswa, ia pernah magang di International Business Machines (IBM) Corporation, perusahaan Amerika Serikat yang memproduksi, serta menjual perangkat keras dan lunak komputer.

Brian juga pernah bekerja di bidang manajemen risiko untuk perusahaan Deloitte & Touche.

Perusahaan pertama yang didirikannya saat masih menjadi mahasiswa adalah UniversityTutor.com pada 2003.

Ini merupakan laman yang menghubungkan orangtua, siswa, dan instruktur independen di seluruh dunia.

Di perusahaan itu, Brian menjabat sebagai CEO hingga 2012. Johnson Educational Technologies LLC kemudian mengakuisisi bisnis tersebut pada 2014.

Baca juga: Sosok Nicola Reza Samudra, Suami Momo Geisha Pengusaha yang Hadiahi Anak Stadion Berstandar FIFA

Karier Brian Armstrong

Brian kemudian mendirikan GiveCrypto, sebuah platform filantropi yang bertujuan untuk menyediakan mata uang kripto bagi masyarakat kurang mampu.

Dia mengasah keterampilan kewirausahaannya sambil bekerja sebagai karyawan tetap di bidang pengembang, konsultan, serta peran lain di berbagai perusahaan, termasuk Airbnb, IBM, dan Deloitte.

Pada 2012, Armstrong berhenti dari pekerjaannya di Airbnb dan mendirikan Coinbase bersama Fred Ehrsam.

Keduanya berbagi pandangan optimis tentang bitcoin dan mata uang kripto hingga memutuskan untuk mendirikan Coinbase.

Perusahaan itu memberikan akses perdagangan kripto kepada jutaan warga AS dan penggemar kripto global.

Coinbase menerima suntikan dana sebesar 150.000 dollar AS atau sekitar Rp 2,3 miliar dari program inkubator startup di Y Combinator.

Pada Oktober 2012, Coinbase memperkenalkan layanannya untuk membeli dan menjual bitcoin menggunakan transfer bank.

Di bawah kepemimpinan Brian, Coinbase berhasil mengumpulkan 25 juta dollar AS atau sekitar Rp 391 miliar dari Andreessen Horowitz, Ribbit Capital, dan investor lainnya.

Perusahaan itu juga mulai aktif berinvestasi di perusahaan lain. Investasi terbaru dilakukan pada 15 Februari 2023 di dana indeks pasar kripto Alongside, yang berhasil mengumpulkan total 11 juta dollar AS dalam putaran tersebut.

Pada tahun yang sama, Brian baru saja diakui sebagai salah satu pendiri NewLimit, perusahaan rintisan bioteknologi yang mengkhususkan diri di bidang pemrograman ulang sel epigenetik.

Kekayaan Brian Armstrong

Sumber: Kompas.com
Halaman 2/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved