Berita Viral

LAGI-LAGI Pertikaian di Area Lingkar Tambang Lelilef Halmahera Tengah, Satu Orang Tewas Ditusuk

Pertikaian kembali terjadi di area lingkar tambang Desa Lelilef Sawai, Kecamatan Weda Tengah, Kabupaten Halmahera Tengah, Maluku Utara, Sabtu (16/11)

Editor: AbdiTumanggor
FB
Pertikaian antar sesama pekerja di area lingkar tambang Desa Lelilef Sawai, Kecamatan Weda Tengah, Kabupaten Halmahera Tengah, Maluku Utara, kembali terjadi pada Sabtu (16/11/2024). (FB) 

TRIBUN-MEDAN.COM - Pertikaian antar sesama pekerja di area lingkar tambang Desa Lelilef Sawai, Kecamatan Weda Tengah, Kabupaten Halmahera Tengah, Maluku Utara, kembali terjadi pada Sabtu (16/11/2024).

Video pertikaian ini pun viral di media sosial.

Ratusan pekerja berkumpul di area basecamp.

Tampak sejumlah aparat kepolisian dengan menenteng senjata Laras panjang tengah menenangkan situasi di lokasi.

Disebutkan dalam narasi video, akibat pertikaian ini, satu pemuda dikabarkan meregang nyawa akibat kena tikam.

Sementara, satu orang lainnya lagi mengalami luka tusuk hingga harus dilarikan ke Puskesmas Lelilef.

Pekerja tambang saling tikam
Pertikaian antar sesama pekerja di area lingkar tambang Desa Lelilef Sawai, Kecamatan Weda Tengah, Kabupaten Halmahera Tengah, Maluku Utara, kembali terjadi pada Sabtu (16/11/2024). (FB)

Terkait video yang betedar ini, Kasi Humas Polres Halmahera Tengah, IPTU Ramli Soleman membenarkan adanya kejadian tersebut di Desa Lelilef Sawai.

“Korban 2 orang, satu meningal dunia dan satu masih dirawat di Puskesmas Lelilef,"kata IPTU Ramli dalam keterangannya kepada wartawan, Sabtu sore.

Apaarat kepolisian telah berada di lokasi untuk mengamankan pelaku dan melakukan olah TKP.

Menurutnya, untuk pelaku masih dalam penyelidikan sehingga motifnya pun belum diketahui.

“Masih olah TKP dan pemeriksaan saksi, dan korban, untuk pelaku dalam lidik,”jelasnya.

Sementara, terkait pelaku, kata IPTU Ramli, telah diamankan petugas Polres Halmahera Tengah.

IPTU Ramli mengimbau kepada masyarakat agar jangan termakan hasutan opini.

"Jangan langsung men-justice sehingga membangun opini dan memicu konflik antara suku,"pungkasnya.

Penyebab kejadian ini dipicu arena miras.

“Pemicunya miras sampai sekarang pun korban dalam kondisi mabuk berat. Harapan semua agar bersabar serahkan ini sama pihak yang berwajib,”pungkasnya.

Pekerja tambang bertikai
Pertikaian antar sesama pekerja di area lingkar tambang Desa Lelilef Sawai, Kecamatan Weda Tengah, Kabupaten Halmahera Tengah, Maluku Utara, kembali terjadi pada Sabtu (16/11/2024).(FB)

Bukan Kasus Pertama 

Pertikaian karena miras ini bukan kali ini saja terjadi. Sebelumnya pada September 2023 lalu, juga terjadi penusukan karena miras.

Sebagaimana diketahui, Desa Lelilef, Kecamatan Weda Tengah, Kabupaten Halmahera Tengah, Provinsi Maluku Utara, merupakan wilayah tambang.

Pada Selasa (10/9/2024) lalu, juga terjadi pertikaian antar dua kelompok warga hingga menyebabkan tiga orang mengalami luka-luka.

Peristiwa itu dipicu salah seorang korban yang dalam keadaan mabuk tidak terima ditegur oleh pelaku.

Peristiwa tindak pidana pengeroyokan dan penganiayaan yang mengakibatkan tiga korban mengalami luka-luka.

Tiga orang terluka dalam insiden tersebut masing-masing berinisial RK, SB, dan IM

"Jadi ada salah satu korban dalam kondisi mabuk, kemudian ditegur (oleh pelaku). Karena tidak terima (ditegur) sehingga terjadi perkelahian yang melibatkan banyak orang dari dua kelompok yang bertikai," terang Ramli ketika itu.

(*/Tribun-medan.com)

Berita Terkait
  • Ikuti kami di
    AA

    Berita Terkini

    © 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved