Sumut Terkini

Aksi Heroik Briptu Johannes Selamatkan Kakek 70 Tahun Saat Dikepung Banjir, Modal Batang Pisang

Mereka disiagakan mengantisipasi banjir lantaran hujan deras terus mengguyur wilayah Kota Medan dan Kabupaten Deliserdang.

|
Penulis: Fredy Santoso | Editor: Ayu Prasandi
HO
Briptu Johanes Abdi Sibarani, personel Polresta Deliserdang saat mendapat penghargaan dari Kapolda Sumut Irjen Whisnu Hermawan Februanto, Senin (2/12/2024). Penghargaan diberikan karena keberanian, dedikasi menyelamatkan nyawa kakek 70 tahun terjebak banjir. 

TRIBUN-MEDAN.com,MEDAN- Rabu 27 November, pagi, sejumlah polisi dari Satuan Samapta Polresta Deliserdang sedang berkumpul.

Mereka disiagakan mengantisipasi banjir lantaran hujan deras terus mengguyur wilayah Kota Medan dan Kabupaten Deliserdang.

Cuaca kala itu cukup dingin akibat curah hujan yang turun tak henti-hentinya sejak Selasa 26 November malam hingga Rabu 27 November.

Sekira pukul 10:00 WIB, mereka mendapat kabar sekaligus perintah dari komandannya tentang adanya warga yang terjebak banjir hebat di Desa Tumpatan Nibung Kecamatan Batang Kuis, Kabupaten Deli Serdang.

Sejumlah personel, salah satunya Briptu Johanes Abdi Sibarani pun langsung bergerak ke lokasi kejadian.

Di lokasi, masyarakat nampak mondar-mandir kebingungan berusaha menyelamatkan diri dari kepungan air.

Di bawah guyuran hujan, seorang warga mendatangi personel Polisi, mengadu ada seorang pria lanjut usia, dipanggil ucok, 70 tahun, terjebak banjir di tengah sawah saat beraktivitas sehari-hari sebagai petani.

Katanya, sawah tempat Ucok bercocok tanaman padi terendam air setinggi 2 hingga 5 meter.

Kemudian, gubuk tempatnya berteduh hanyut terbawa air yang deras sehingga ia terjebak diantara tanah persawahan dan pepohonan pisang.

Mendengar adanya kakek 70 tahun terancam keselamatannya, Briptu Johanes Abdi Sibarani langsung memandang ke arah Ucok. 

Pria tua itu tampak kecil, berdiri di tanah yang sekelilingnya sudah air semua.

Tanpa pikir panjang, Briptu Johanes membuka sepatu dinas berwarna hitam kilatnya, lalu menceburkan diri ke air sambil membawa sebatang pohon pisang.

Dengan hati-hati, penuh perjuangan ia berenang melewati derasnya arus air sejauh 200 meter.

Begitu sampai, Johanes melihat wajah ucok pucat, menggigil kedinginan diantara semak dan pohon pisang.

Meski sudah sampai ke tempat Ucok, rupanya pria tua tersebut ketakutan saat mau dievakuasi karena airnya deras dan kedalaman mencapai 2-5 meter.

Sumber: Tribun Medan
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved