Berita Viral
KELUARGA Pejabat Berharta Miliaran Ini yang Mau Liburan ke Luar Negeri, Dokter Koas Malah Dipukuli
Bukan hanya Lady Aurellia, sang ayah, Dedy Mandarsyah, dan juga sang ibu, Lina Dedy, turut menjadi sorotan warganet.
Dikutip dari Majalahkebaya.com Lina Dedy, juga menjabat sebagai Direktur PT. Assaari Romuzun, perusahaan yang bergerak di bidang bahan bakar minyak.
Lina Dedy kerap ikut serta di berbagai acara fashion show. Salah satunya ajang Pameran Kriya Nusa 2023 di Plenary Hall Jakarta Convention Centre, pada 13-17 September 2023.
“Pada kegiatan fashion show bertajuk “Pesona Tajung” karya Ketua Dekranasda Sumsel Ibu Hj. Febrita Lustia Herman Deru, yang diselenggarakan pada tanggal 14 September 2023, di Plenary Hall Jakarta Convention Centre. Saya pun ikut serta bersama Dekranasda Kabupaten Ogan Ilir binaan Ibu Bupati Ogan Ilir, Tikha Alamsyah Panca Wijaya. Dalam acara fashion show Pameran Kriya Nusa itu, Lina menghadirkan koleksi 5 outfit dress tenun panjang warna hitam dengan dikombinasikan corak merah dari Kain Tajung yang sudah diantik, dengan sentuhan klasik dan kombinasi kain prada. Adapun Kain Tajungnya sudah mengalami proses antikan lagi sehingga terkesan klasik dan elegan,” terang istri dari pejabat di kementerian PUPR ini.
Bahkan dikutip dari Sripo.com, rancangan Lina Dedy pernah dibeli oleh istri dari Persiden Jokowi yakni Iriana Jokowi.
Bukannya Minta Maaf
Kini kasus pemukulan tersebut sudah dilaporkan kepihak kepolisian. Informasi awal beredar sebelumnya Lina Dedy sempat mendatangi korban pemukulan ke rumah sakit.
Kedatangannya bukan untuk minta maaf, tapi meminta kasus ini diselesaikan alias mereka berdamai.
Kakak korban bernama Audi mengungkapkan, jika adiknya Lutfi merupakan perantau dari Jakarta ke Palembang.
"Lutfi tinggal bersama keluarga yang ada di Palembang," kata Audi, Kamis (12/12/2024).
Lutfi dianiaya oleh seorang pria mengenakan kaus berwarna merah. Dokter koas itu nampak menerima pukulan bertubi-tubi dari sang pria.
Beberapa orang yang ada di lokasi termasuk seorang ibu-ibu dan rekan korban tampak berusaha melerai namun tidak meredam perbuatan pelaku yang tetap memukuli korban.
Audi mengaku adiknya mengalami memar dan luka lebam dan telah mendapatkan perawatan di Rumah Sakit Bhayangkara Palembang.
"Kami saat ini masih shock juga dapat info dari sana sini. Yang kami dengar saat ini luthfi kondisi nya masih di rawat di rumah sakit. Untuk luka yang kami tau saat ini ada banyak memar di mukanya," ujar Audi.
Audi mengaku keluarganya rencana akan ke Palembang malam ini. Namun Audi mengaku tidak paham mengenai kronologis insiden yang menimpa adiknya.
"Kalau itu biar Luthfi saja yang menjelaskan, soalnya kami di Jakarta juga hanya dengar dari cerita keluarga, " katanya.
Keluarga LAP Datang Minta Damai
Setelah viral rupanya keluarga pelaku muncul untuk mendatangi korban di RS.
Keluarga korban menjelaskan bahwa ibu pelaku meminta jalur damai.
"Saat ini belum (minta maaf), yang ada malah ibu pelaku datang ke RS Bhayangkara hanya minta supaya jalur damai," jelas kakak korban.
Sementara itu keluarga korban berterimakasih kepada dosen yang memviralkan kejadian tersebut. "Saya sedih sekali, disitu posisi adik saya sama sekali tidak ada melawan pukul balik, karena lagi pakai atribut koas dan alamamater kampus," tutur Audi, kakak korban.
Diduga Mau Liburan ke Eropa
Penyebab LAP ngotot minta ganti jadwal berujung dokter koas senior dipukuli keluarganya.
LAP diduga mau liburan akhir tahun ke Eropa namun kemungkinan bentrok dengan jadwalnya saat bekerja.
Hal itu membuat seniornya, Luthfi dipukuli di salah satu cafe di Palembang.
Baca juga: Marselino Ferdinan Absen Lawan Vietnam, Timnas Indonesia Berharap Ivar Jenner dan Justin Hubner Main
Pemicu Luthfi Dokter Koas FK Unsri di Palembang dipukul di salah satu cafe di palembang ternyata karena masalah jadwal absen seorang dokter koas berinisial LAP.
Tidak tanggung tanggung, LAP Dokter Koas tersebut ternyata diduga hendak pergi berlibur ke Eropa.
Jadwal untuk liburan berkemungkinan bentrok dengan jadwal dokter koas LAP saat bekerja.
Dalam Video viral pemukulan Lutfi dokter koas FK Unsri tersebut juga terlihat sosok Lina Dedy didalamnya. Dia juga terlihat ngotot saat terjadi pemukulan tersebut.
Sosok dan Harta Kekayaan Sang Ayah, Dedy Mandarsyah
Dedy Mandarsyah turut menjadi sorotan di media sosial setelah diduga terseret kasus penganiayaan koas yang tengah viral di Palembang. Nama Dedy Mandarsyah justru terseret.
Diduga Dedy Mandarsyah merupakan ayah dari pihak pelaku penganiayaan. Sedangkan pelaku merupakan karyawan atau sopir Dedy Mandarsyah.
Akun Instagram @pupr_jalan_kalbar pun dibombardir komentar yang menyudutkan Dedy Mandarsyah. "Tolong Anak Pak Dedi disuruh saja stop jadi mahasiswa kedokteran, GAK COCOK!"
"Oii Pak dedy mandarsyah, BINI LU NGAJAKIN SUPIR LU BUAT NGEGEBUKIN ANAK ORANG TU PAK. KESIAN ANAK ORG SAMPEEEEE MASUK RS GEGARA KELUARGA LU."
"Wooy gimana sih pak ketua. Anakmu kok manja kalii lah weyy. Sgala ngadu sampe supir lu ngegebukin org. Pak dedy urusin dong kel nya,"
Hingga kini pihak keluarga Dedy Mandarsyah belum memberikan klarifikasi atau konfirmasi apapun tentang isu yang menyudutkan mereka.
Lantas siapakah Dedy Mandarsyah?
Dedy Mandarsyah ST, MT merupakan Kepala Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Kalimantan Barat. BPJN merupakan balai di bawah Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat.
Pegawai Eselon II tersebut masuk dalam unit kerja Direktorat Jenderal Bina Marga.
Dikutip dari LHKPN, Dedy Mandarsyah mulai melaporkan harta kekayaan setelah menjadi Kepala Satuan Kerja sebagai Pelaksana Jalan Nasional Wilayah II, Provinsi Riau.
Lalu Dedy Mandarsyah menjabat sebagai Kepala Satuan Kerja sejak Desember 2016 hingga Desember 2019. Satu di antaranya menjadi Kepala Satuan Kerja Wilayah I Provinsi Sumatera Selatan pada tahun 2019.
Dedy kemudian menjabat sebagai Pejabat Pembuat Komite (PPK) hingga Desember 2022.
Setelah itu, Dedy Mandarsyah menjadi Kepala BPJN hingga saat ini.
Lantas berapa total harta kekayaan Dedy Mandarsyah?
Dedy Mandarsyah melaporkan harta kekayaannya pada 31 Desember 2023.
Sejak 2016, Dedy Mandarsyah mengalami kelonjakan harta kekayaan yang signifikan.
Pertama kali melaporkan di LHKPN, Dedy Mandarsyah hanya memiliki harta kekayaan, Rp3.677.288.634. Artinya selama tujuh tahun harta kekayaan Dedy naik lebih dari 150persen.
Kini total Dedy Mandarsyah memiliki harta kekayaan sebesar Rp9.426.451.869 dengan rincian sebagai berikut:
A. TANAH DAN BANGUNAN Rp. 750.000.000
1. Tanah dan Bangunan Seluas 33.8 m2/33.8 m2 di KAB / KOTA
KOTA JAKARTA SELATAN , HASIL SENDIRI Rp. 200.000.000
2. Tanah dan Bangunan Seluas 33.8 m2/33.8 m2 di KAB / KOTA
KOTA JAKARTA SELATAN , HASIL SENDIRI Rp. 200.000.000
3. Tanah dan Bangunan Seluas 36 m2/36 m2 di KAB / KOTA KOTA
JAKARTA SELATAN , HASIL SENDIRI Rp. 350.000.000
B. ALAT TRANSPORTASI DAN MESIN Rp. 450.000.000
1. MOBIL, HONDA CRV Tahun 2019, HADIAH Rp. 450.000.000
C. HARTA BERGERAK LAINNYA Rp. 830.000.000
D. SURAT BERHARGA Rp. 670.700.000
E. KAS DAN SETARA KAS Rp. 6.725.751.869
F. HARTA LAINNYA Rp. ----
Sub Total Rp. 9.426.451.869
III. HUTANG Rp. ----
IV. TOTAL HARTA KEKAYAAN (II-III) Rp. 9.426.451.869
(*/Tribun-medan.com/Tribunnews.com/TribunSumsel)
Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Profil Dedy Mandarsyah, Kepala BPJN Kalbar Punya Harta Kekayaan Capai Rp9,4 Miliar, https://www.tribunnews.com/regional/2024/12/13/profil-dedy-mandarsyah-kepala-bpjn-kalbar-punya-harta-kekayaan-capai-rp94-miliar?page=all.
| DIANGGAP Lakukan Perlawan, Ketua Komisi III DPR RI Murka, Panggil Kajari Karo Danke Rajagukguk Besok |
|
|---|
| MISTERI Kematian Kepala BPBD Fransiskus Xaverius Asten: Kacamata di Rumah, Tapi Mayatnya di Jurang |
|
|---|
| 6 Bulan Berlalu, Kasus Kematian Kepala BPBD Frans Asten Masih Misteri |
|
|---|
| Klarifikasi Isu Pemadaman Listrik Global 2 April 2026 |
|
|---|
| VONIS Topan Ginting: Penjara 5 Tahun 6 Bulan dan Denda Rp 200 Juta, Hakim Ungkap Hal Memberatkan |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/SOSOK-Lady-Aurellia-Mahasiswi-Jadi-Pemicu-Dokter-Koas-Dipukuli-hingga-Babak-Belur-Ogah-Minta-Maaf.jpg)