Berita Viral

Kapolsek dan Wakapolsek Sepaket Dicopot, Usai Viral Aksi Polisi Banting Warga di Ambon

Kapolda Maluku, Irjen Pol Eddy Sumitro Tambunan, mengambil tindakan tegas dengan mencopot Kapolsek KPYS dari jabatannya.

KOLASE/TRIBUN MEDAN
HARTA Kekayaan Ipda Aditya Wakapolsek KPYS Ambon Dicopot Usai Anak Buahnya Banting Warga 

TRIBUN-MEDAN.com - Insiden penganiayaan yang dilakukan tiga oknum polisi, anggota Polsek Kawasan Pelabuhan Yos Sudarso (KPYS) Ambon, terhadap Rizal Serang beberapa waktu lalu berbuntut panjang.

Kapolda Maluku, Irjen Pol Eddy Sumitro Tambunan, mengambil tindakan tegas dengan mencopot Kapolsek KPYS dari jabatannya.

Sebelumnya, Kapolresta Pulau Ambon dan Pulau-pulau Lease, Kombes Pol. Driyano Andri Ibrahim, menegaskan Wakapolsek Kawasan Pelabuhan Yos Sudarso (KPYS) Ambon, Ipda Aditya Rahmanda telah dicopot dari jabatannya.

Selain Kapolsek, ketiga oknum polisi yakni Bripka EW, Aipda JT, dan Bripda SD juga akan diproses secara hukum baik pidana maupun kode etik.

"Hari ini Bapak Kapolda telah mencopot Kapolsek KPYS Ambon berdasarkan Surat Telegram Kapolda nomor ST/492/XII/KEP./2024 tanggal 24 Desember 2024," ungkap Kabid Humas Polda Maluku, Kombes Pol Areis Aminnulla, Selasa (24/12/2024).

AKP Aditya Bambang Sundawa, mantan Kapolsek KPYS, kini dimutasikan sebagai Kasiminbarbuk Subditbarbuk di Direktorat Tahanan dan Barang Bukti (Dittahti) Polda Maluku. 

Posisinya digantikan oleh AKP Ryando Ervandes Lubis yang sebelumnya menjabat sebagai P.S Kanit 3 Subdit 1, Direktorat Reskrimsus Polda Maluku.

Kapolda Maluku sangat menyesalkan kejadian ini.

Menurutnya, tindakan kekerasan yang dilakukan oleh oknum anggota Polri tersebut bertentangan dengan tugas utama kepolisian, yakni melayani, melindungi, dan mengayomi masyarakat.

"Kalau tidak bisa membantu banyak orang bantulah beberapa orang, kalau tidak bisa bantu beberapa orang bantulah satu orang, kalau tidak bisa bantu satu orang maka janganlah menyakiti dan menyusahkan orang," tegas Kapolda.

Kapolda juga telah menginstruksikan agar proses hukum terhadap ketiga oknum polisi tersebut terus berjalan dan saat ini mereka telah ditahan di tempat khusus.

Wakapolsek Dicopot

Gara-gara insiden oknum polisi banting warga di pintu masuk pelabuhan di Kota Ambon, Maluku, wakapolsek kawasan pelabuhan dicopot dari jabatannya.

Diketahui, insiden oknum polisi banting warga di pintu masuk pelabuhan Yos Sudarso Kota Ambon, Maluku, terekam kamera ponsel warga dan viral lewat media sosial.

Kepastian pencopotan terhadap wakapolsek tersebut disampaikan Kapolresta Pulau Ambon dan Pulau-pulau Lease, Kombes Pol. Driyano Andri Ibrahim.

Sumber: Tribunnews
Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved