Berita Viral

Awalnya Bilang Tak Tahu, Kini Kompol Jamalinus Nababan Dicopot Buntut Polisi Peras Penonton DWP

Sosok Kasat Narkoba Polres Metro Jakarta Pusat Kompol Jamalinus Laba Pandapotan Nababan menjadi sorotan setelah viral kasus polisi peras penonton DWP

Tayang:
Editor: Juang Naibaho
Instagram @kapolsekmetrogambir
Kompol Jamalinus Nababan, Kasatresnarkoba Polres Metro Jakarta Pusat yang dicopot dari jabatannya buntut kasus pemerasan WN Malaysia di DWP. 

I. DATA HARTA

A. TANAH DAN BANGUNAN Rp 800.000.000

1. Tanah dan Bangunan Seluas 200 m2/150 m2 di KAB / KOTA BEKASI, HASIL SENDIRI800.000.000

B. ALAT TRANSPORTASI DAN MESIN Rp 105.000.000            
1. MOBIL, DAIHATSU TERIOS Tahun 2013, HASIL SENDIRI 100.000.000

2. MOTOR, HONDA BEAT Tahun 2013, HASIL SENDIRI 5.000.000

C. HARTA BERGERAK LAINNYA Rp 0

D. SURAT BERHARGA Rp 0

E. KAS DAN SETARA KAS Rp 500.000
    
F. HARTA LAINNYA Rp 0
        
Sub Total Rp 905.500.000

II. HUTANG Rp 300.000.000

III. TOTAL HARTA KEKAYAAN (I-II) Rp 605.500.000

Baca juga: KESAKSIAN WN Malaysia Diperas Polisi di Ajang DWP, Ditahan 2 Malam dan Bebas Setelah Transfer Uang

Sebelumnya, sebanyak 18 anggota polisi menjalani pemeriksaan oleh Divisi Profesi dan Pengamanan (Propam) Polri terkait kasus dugaan pemerasan terhadap 45 warga negara asing (WNA) asal Malaysia.

Pemalakan itu terjadi saat WNA asal Malaysia itu tengah menyaksikan Djakarta Warehouse Project (DWP) berlangsung di Jakarta International Expo Kemayoran, Jakarta Pusat, mulai 13 hingga 15 Desember 2024.

Ke-18 anggota polisi berbagai macam pangkat itu berasal dari Polsek Kemayoran, Polres Metro Jakarta Pusat, hingga Polda Metro Jaya.

Berdasarkan hasil penyelidikan kepolisian, jumlah barang bukti yang sudah dikumpulkan dari hasil pemerasan itu senilai Rp 2,5 miliar.

Kini, 18 anggota polisi itu telah menjalani penempatan khusus (patsus) dan akan menghadapi sidang kode etik pada pekan depan.

Halaman 2/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved