Liga Italia

SERGIO Conceicao Beberkan Gaya Permainan AC Milan, Bukan soal Tiki-taka, Ada Gawang yang Dijebol

Sergio Conceicao ditunjuk menggantikan Paulo Fonseca sebagai juru taktik Milan untuk membawa perubahan gaya permainan Rossoneri.

Tayang:
(Twitter/AC Milan)
Pelatih baru AC Milan, Sergio Conceicao memimpin latihan usai didapuk sebagai pengganti Paulo Fonseca 

TRIBUN-MEDAN.com - Pelatih baru AC Milan, Sergio Conceicao, membeberkan gaya permainan tim asuhannya membawa Rossoneri kembali berjaya.

Sergio Conceicao ditunjuk menggantikan Paulo Fonseca sebagai juru taktik Milan untuk membawa perubahan gaya permainan Rossoneri.

Sebelum Paulo fonseca dipecat, memang terlihat berusaha membuat AC Milan tampil dominan.

Mereka memegang penguasaan bola rata-rata sampai hampir 55 persen.

Sekarang dengan tim ditangani oleh Sergio Conceicao, Milanisti sepertinya tidak bisa terlalu berharap bahwa Il Diavolo Rosso masih akan menjadi tim yang dominan.

Baca juga: JADWAL Siaran Bola Liga Inggris Awal Tahun 2025, Man United Hadapi Liverpool, Man City Vs West Ham

Pasalnya, Conceicao menyatakan bahwa dominasi permainan bukan prioritasnya.

Buat mantan winger Parma, Lazio, dan Inter Milan ini, yang penting AC Milan menang.

"Permainan dominan?," katanya seperti dikutip dari Football-Italia.

"Buat saya, sepak bola itu sederhana. Ada gawang lawan yang harus dijebol dan ada gawang sendiri yang harus dijaga supaya tidak kebobolan."

"Terserah kalau permainan dominan berarti lain. Tetapi buat saya, itu berarti mendapatkan hasil."

Baca juga: BERITA Barcelona - Pendaftaran Dani Olmo Resmi Ditolak LaLiga, hingga Jual Kursi VIP Stadion

 "Sepak bola possession, tiki-taka: buat saya, tiki-taka adalah mencetak gol ke dalam gawang."

"Bagi saya sistem tidak sama pentingnya dengan dinamika di atas lapangan."

"Kemudian ada strategi, sebuah landasan dan bekerja dengan prinsip yang harus dipahami oleh tim."

"Kami bisa saja mengubah sistem, tetapi di atas itu semua, harus ada semangat dan mentalitas yang tidak bisa dinegosiasikan."

"Rasa lapar untuk menyelesaikan pertandingan dengan mengetahui bahwa kami sudah melakukan semuanya untuk menang tidak bisa dinegosiasikan."

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved