TRIBUN WIKI

Kapan Isra Miraj 2025, Simak Sejarah, Makna dan Hikmahnya

Isra Miraj 2025 jatuh pada 27 Rajab 1446 Hijriah atau Senin, 27 Januari 2025. Berikut ini sejarah dan makna Isra Miraj.

Editor: Array A Argus
pinterest
Ilustrasi Isra Miraj Nabi Muhammad S.A.W 

Artinya: Sesungguhnya shalatku, ibadahku, hidupku dan matiku hanyalah untuk Allah, Tuhan semesta alam, hanya orang yang sudah putus harapnya pada manusia, tidak bergantung kepada siapapun kecuali Allah SWT seperti Rasulullah Muhammad SAW.

"Yang dapat mengamalkan ayat itu orang sudah putus harapnya kepada makhluk, berharap hanya kepada Allah," ucap Ustaz Abdul Somad.

Kisah Perjalanan Isra Miraj

  • Kisah di Langit Pertama

Saat Rasulullah melakukan perjalanan Isra Miraj, Nabi SAW sempat bertemu dengan laki-laki berbadan tinggi mencapai 60 siku ke langit (sekitar 27 meter). 

Saat menoleh ke kanan laki-laki itu tersenyum, namun saat melihat ke sebelah kiri ia menangis.

"Selamat bertemu wahai anak yang soleh dan nabi yang soleh," kata laki-laki tersebut saat melihat Nabi Muhammad SAW.

"Siapakah dia," tanya Nabi Muhammad SAW.

Baca juga: Teks Khutbah Jumat 3 Januari 2025 Tentang Keutamaan Bulan Rajab

Ia ternyata adalah Nabi Adam AS yang merupakan nabi dan manusia pertama di dunia. Ada alasan mengapa Nabi Adam AS tersenyum dan menangis.

Saat melihat ke sebelah kanan, ia melihat keturunannya yang masuk surga. Sementara saat melihat ke sebelah kiri, ia melihat keturunannya yang masuk neraka.

  • Kisah di Langit Kedua

Saat tiba di langit kedua Nabi Muhammad SAW bertemu dengan Nabi Yahya AS dan Nabi Isa AS. Di sana, Rasulullah SAW disapa "Selamat datang wahai saudaraku yang saleh."

Baca juga: Puasa Sunnah Bulan Rajab 2025, Niat dan Tata Caranya

  • Kisah di Langit Ketiga

Setibanya di langit ketiga, Nabi Muhammad SAW bertemu dengan Nabi Yusuf AS. Saat itu, Rasulullah SAW mengatakan bahwa benar ia telah diwarisi setengah kegagahan dunia.

Kisah di Langit Keempat
Di langit keempat, Rasulullah SAW bertemu dengan nabi yang pertama kali menulis menggunakan pena dan menjahit pakaian, yaitu Nabi Idris AS.

"Selamat datang saudaraku, nabi yang saleh," sambut Nabi Idris AS kepada Rasulullah SAW.

  • Kisah di Langit Kelima

Sesampainya di langit kelima, Rasulullah SAW kemudian bertemu dengan Nabi Harun AS.

"Selamat bertemu wahai Nabi yang saleh dan saudaraku yang saleh," ucap Nabi Harun AS.

  • Kisah di Langit Keenam

Di langit keenam Rasulullah SAW disambut oleh Nabi Musa AS.

Sumber: Tribun Medan
Halaman 2/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved