Berita Medan

Tempat Transit Sampah di Pinggir Jalan Ampera Raya Dikeluhkan Warga : Setiap Hari Cium Bau Tak Sedap

Selain itu, sebagian masyarakat sudah membuang sampah di area tersebut. Sehingga membuat jalan jadi jorok dan bau.  

Penulis: Anisa Rahmadani | Editor: Ayu Prasandi
TRIBUN MEDAN/ANISA
Sejumlah gerobak sampah sedang terparkir di area tempat transit sampah Kecamatan Medan Timur, Minggu (12/1/2025). Akibatnya banyak warga yang merasa terganggu karena setiap hari mencium bau tak sedap. 

TRIBUN-MEDAN.COM,MEDAN- Sejumlah pengendara yang melintas di Jalan Ampera Raya Kelurahan Glugur Darat Kecamatan Medan Timur mengeluhkan bau sampah.

Hal itu dikarenakan lokasi itu dijadikan tempat transit sampah dari kecamatan ke mobil Dinas Lingkungan Hidup (DLH).  

Pantauan Tribun Medan,Minggu (12/1/2025) di lokasi itu banyak sampah yang ditumpukkan dan dibiarkan di sana. 

Selain itu, sebagian masyarakat sudah membuang sampah di area tersebut. Sehingga membuat jalan jadi jorok dan bau.  

Padahal area jalan ini merupakan area jalan inti kota dan padat pengendara.  

Seorang pengendara yang sering melintas di area tersebut, Rena mengatakan, ada atau tidak adanya sampah di jalan ini tetap tercium bau sampah.

"Gimana ya, apakah di Kecamatan ini tidak ada khusus Tempat Pembuangan Sampah (TPS). Seharusnya ada ya. Apalagi, ini transit nya di tengah jalan. Kan cukup mengganggu, malu juga jika ada pendatang melintas di jalan ini," jelasnya.

Ia berharap, agar pihak kelurahan dan kecamatan untuk segera memindahkan lokasi transit tersebut.

"Kita minta pindahkan saja tempat transit sampah ini. Karena malu, dan menggangu saja transitnya di tengah jalan yang padat pengendara ini," ucapnya.

Sementara itu, seorang warga yang tak jauh tinggalnya dari lokasi transit sampah, Irwan mengatakan, lokasi transit sampah di jalan ini sudah terjadi cukup lama dan bertahun.

"Ini sudah lama dari tahun ke tahun sejak saya pindah sekitar 7 tahun lalu sudah ada ini. Jadi para petugas becak sampah yang mengangkut dr rumah ke rumah selalu kumpul di Jalan ini menyortir sampah dan menunggu mobil transit. Cuman enggak kuat kalau mereka menyortir sampah baunya yang enggak tahan,"katanya.

Diterangkannya, untuk pembongkaran transit sampah terjadi setiap hari di Jalan tersebut. 

"Kalau mereka tidak transit setiap hari itu pasti sampahnya menumpuk di jalan itu," ucapnya.

Dikatakannya, pihaknya udah pernah membicarakan permasalahan ini ke Kepala Lingkungan, namun hanya dijanjikan keluhan tersebut disampaikan ke pihak kelurahan dan kecamatan.

"Sudah pernah kami warga sini bilang tentang transit sampah ke pihak kepling, tapi sampai sekarang tetap aja. Sekarang pasrah saja lah," jelasnya.

Sumber: Tribun Medan
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved