Medan Terkini
Beragam Pernak Pernik Imlek Mulai Diburu Pembeli, Ada Angpao hingga Lampion
Menjelang perayaan Tahun Baru Imlek, masyarakat Tionghoa mulai ramai berburu pernak pernik.
Penulis: Husna Fadilla Tarigan | Editor: Randy P.F Hutagaol
Bukan merayakan Imlek namanya jika tak ada makanan khas Imlek. Ada berbagai makanan yang wajib ada pada perayaan Imlek.
Seperti mie yang merupakan menu wajib saat Imlek. Menariknya, mie tersebut disajikan dalam satu untaian tanpa putus dari ujung satu ke ujung lainnya. Hal ini dianggap agar kita berumur panjang.
Kemudian, ada kue keranjang, yang berbentuk bulat dan kenyal, terbuat dari tepung beras dan gula. Mempunyai filosofi sebagai lambang kesejahteraan dan keharmonisan keluarga.
Sedangkan buah wajib di Imlek adalah jeruk mandarin atau santang yang sering dibagi-bagikan ke sanak keluarga, melambangkan sebagai buah pembawa keberuntungan. Ada juga buah naga yang juga dianggap membawa hoki.
Pohon Bambu Rezeki
Tanaman ini juga akan sangat ramai di saat menjelang perayaan Imlek.
Pasalnya tanaman bambu rejeki dianggap dapat membawa kebijaksanaan ke dalam rumah tangga.
Tanaman bambu rejeki melambangkan kemampuan beradaptasi dan keterbukaan. Arti penting tanaman ini tergantung dari jumlah batangnya.
Pakaian Baru
Dalam menyambut tahun yang baru, masyarakat Tionghoa percaya memulai dengan pakaian baru adalah hal wajib.
Karena dianggap mendapatkan harapan dan semangat yang baru jika mengenakan baju yang baru.
Petasan dan Lilin Imlek
Petasan dan kembang api identik sebagai pernak-pernik Imlek yang biasanya dibunyikan pada perayaan Tahun Baru Imlek tepat pada pukul 00.00. Petasan yang dibunyikan dipercaya dapat mengusir roh jahat dan dapat mendatangkan dewa kekayaan di depan pintu rumah.
Kemudian, Lilin berukuran besar tentunya tak boleh ketinggalan dalam merayakan imlek. Pernak-pernik Imlek ini miliki filosofi yang berarti rezeki yang terang pada awal tahun baru. Bisa juga berarti perlambang syukur bagi mereka yang doanya terkabul.
Pohon Mei Hua
Bunga Meihua identik sebagai simbol sambutan terhadap datangnya musim semi. Oleh sebab itu, terkadang dianggap juga sebagai semangat baru warga Tionghoa.
(cr26/tribun-medan.com)
Baca berita TRIBUN MEDAN lainnya di Google News
Ikuti juga informasi lainnya di Facebook, Instagram dan Twitter dan WA Channel
Berita viral lainnya di Tribun Medan
| Diancam Parang dalam Angkot di Medan, Dua Penumpang Wanita Nekat Melompat dan Satu Tak Sadarkan Diri |
|
|---|
| Dewa 19 Bakal Guncang Medan di Melofest Vol. 2, Baladewa Antusias Nantikan Konser |
|
|---|
| Sedot Anggaran Rp1,6 Miliar, Wali Kota Medan Rico Waas Soroti Venue MTQ ke-59 Medan Masih Berlumpur |
|
|---|
| Diduga Mencuri Buah Matoa, Seorang Pria di Medan Labuhan Tewas Dianiaya dengan Tangan Terikat |
|
|---|
| Hindari Lubang, Truk Tronton Hantam Mobil Mercy hingga Ringsek di Jalan Setia Budi Medan |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/Pengunjung-di-Pusat-Perbelanjaan-terlihat-tengah-memilih-pernak-pernik-Imlek.jpg)