Medan Terkini

Beragam Pernak Pernik Imlek Mulai Diburu Pembeli, Ada Angpao hingga Lampion

Menjelang perayaan Tahun Baru Imlek, masyarakat Tionghoa mulai ramai berburu pernak pernik.

TRIBUN MEDAN/HUSNA FADILLA TARIGAN
Pengunjung di Pusat Perbelanjaan terlihat tengah memilih pernak pernik Imlek, Senin (20/1/2025).(Tribun Medan/Husna Fadilla) 

Bukan merayakan Imlek namanya jika tak ada makanan khas Imlek. Ada berbagai makanan yang wajib ada pada perayaan Imlek.

Seperti mie yang merupakan menu wajib saat Imlek. Menariknya, mie tersebut disajikan dalam satu untaian tanpa putus dari ujung satu ke ujung lainnya. Hal ini dianggap agar kita berumur panjang.

Kemudian, ada kue keranjang, yang berbentuk bulat dan kenyal, terbuat dari tepung beras dan gula. Mempunyai filosofi sebagai lambang kesejahteraan dan keharmonisan keluarga.

Sedangkan buah wajib di Imlek adalah jeruk mandarin atau santang yang sering dibagi-bagikan ke sanak keluarga, melambangkan sebagai buah pembawa keberuntungan. Ada juga buah naga yang juga dianggap membawa hoki.

Pohon Bambu Rezeki

Tanaman ini juga akan sangat ramai di saat menjelang perayaan Imlek.

Pasalnya tanaman bambu rejeki dianggap dapat membawa kebijaksanaan ke dalam rumah tangga.

Tanaman bambu rejeki melambangkan kemampuan beradaptasi dan keterbukaan. Arti penting tanaman ini tergantung dari jumlah batangnya.

Pakaian Baru

Dalam menyambut tahun yang baru, masyarakat Tionghoa percaya memulai dengan pakaian baru adalah hal wajib.

Karena dianggap mendapatkan harapan dan semangat yang baru jika mengenakan baju yang baru.

Petasan dan Lilin Imlek

Petasan dan kembang api identik sebagai pernak-pernik Imlek yang biasanya dibunyikan pada perayaan Tahun Baru Imlek tepat pada pukul 00.00. Petasan yang dibunyikan dipercaya dapat mengusir roh jahat dan dapat mendatangkan dewa kekayaan di depan pintu rumah.

Kemudian, Lilin berukuran besar tentunya tak boleh ketinggalan dalam merayakan imlek. Pernak-pernik Imlek ini miliki filosofi yang berarti rezeki yang terang pada awal tahun baru. Bisa juga berarti perlambang syukur bagi mereka yang doanya terkabul.

Pohon Mei Hua

Bunga Meihua identik sebagai simbol sambutan terhadap datangnya musim semi. Oleh sebab itu, terkadang dianggap juga sebagai semangat baru warga Tionghoa.

(cr26/tribun-medan.com)

Baca berita TRIBUN MEDAN lainnya di Google News

Ikuti juga informasi lainnya di FacebookInstagram dan Twitter dan WA Channel

Berita viral lainnya di Tribun Medan 

Sumber: Tribun Medan
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved