Berita Viral

SOSOK Menteri Dikti Saintek Satryo Soemantri Didemo, Disebut Suka Tampar Pegawai dan Pecat ASN

Pegawai Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemendikti Saintek) unjuk rasa terkait kasus kekerasan.

|
HO
SOSOK Menteri Dikti Saintek Satryo Soemantri Didemo Pegawainya, Disebut Suka Tampar dan Pecat ASN 

TRIBUN-MEDAN.com - Pegawai Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemendikti Saintek) unjuk rasa terkait kasus kekerasan. 

Mereka menuduh bahwa Menteri Dikti Saintek Satryo Soemantri Brodjonegoro melakukan kekerasan terhadap pegawai. 

Katanya, Soemantri sering menampar pegawai dan pecat ASN. 

Puluhan pegawai Kemendikti Saintek berdemo di depan kantor pada Senin (20/1/2025) pagi.

Para pegawai kompak mengenakan pakaian serba hitam.

Bahkan mereka tampak membawa berbagai spanduk bernuansa senada dalam aksi protes yang berlangsung sejak pagi tadi .

Salah satu spanduk tersebut bertiliskan "Institusi negara bukan perusahaan pribadi Satryo & istri".

Kemudian di depan gedung kementerian ada spanduk yang dipasang bernada permintaan tolong ke Presiden Prabowo.

Dalam spanduk tersebut disebutkan mereka minta tolong untuk dibebaskan dari menteri pemarah dan suka bermain tangan.

Mereka menyebut sang menteri kerap bersikap arogan dan menampar bahkan memecat pegawainya.

Baca juga: Warga Antarkan Kue Ulang Tahun ke Penyidik Polrestabes Medan, 7 Tahun Laporan Pengerusakan Mandek

Baca juga: PEMILIK Pagar Laut Muncul, Klaim Telah Beri Kompensasi ke Nelayan, Tolak Pembongkaran: Sudah Bayar

Meski tidak ditulis siapa menteri yang dimaksud, namun diduga spanduk itu menyindir Menteri Dikti Saintek, Satryo Soemantri Brodjonegoro.

Spanduk lainnya juga menyuarakan kritik serupa mengecam perilaku Menteri Satryo dan keluarganya.

Sejak pagi tadi lobby gedung Kemendikti Saintek dipenuhi karangan bunga berucapkan duka cita.

Dalam jajaran karang bunga itu, mereka mengatasnamakan Paguyuban Pegawai Dikti.

Meski demikian belum diketahui secara pasti penyebab aksi protes yang dilakukan puluhan pegawai.

Sumber: Tribunnews
Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved