Berita Viral
TAMPANG Ibu Guru di Nias Diduga Aniaya Siswa, Baru 1 Tahun Mengajar, Korban Sampai Pingsan
Bahkan saat dibawa ke puskesmas, siswa itu juga harus dirujuk ke rumah sakit untuk mendapat perawatan.
TRIBUN-MEDAN.com - Inilah tampang ibu guru di Nias yang diduga aniaya siswa.
Ia diketahui baru 1 tahun mengajar dan berstatus honorer.
Korban sampai pingsan akibat kekerasan tersebut.
Baca juga: SEMPAT Viral Jalan Kaki 11 KM, Dedi Mulyani Kaget Rupanya Guru Supandi tak Sarjana: Ngajarnya Gimana
Seorang guru honorer wanita di Nias Selatan, Sumatera Utara diduga menganiaya siswanya hingga pingsan.
Siswa itu bahkan seperti kesulitan berbicara usai diduga mengalami penganiayaan.
Bahkan saat dibawa ke puskesmas, siswa itu juga harus dirujuk ke rumah sakit untuk mendapat perawatan.
Baca juga: Kunjungan Kerja ke Polsek Sibabangun, Kapolres Tapteng Tekankan Pelayanan Prima dan Sinergitas
Video siswa itu sedang kesakitan dibagikan oleh akun Facebook Halawa Matyus I, Senin (20/1/2025).
Tampak pada video itu, seorang siswa SMA sedang mengerang kesakitan sambil memegang lehernya.
Saat diusap bagian lehernya, siswa itu juga tetap merintih kesakitan.
Bahkan ia seperti tidak bersuara sama sekali.

Telihat juga ada beberapa luka lecet di bagian leher kanannya.
Pada postingan itu juga terdapat video di mana siswa SMA itu sedang ditandu menggunakan kain dan sebilah bambu oleh warga.
Menurut keterangan video, siswa itu bernama Matanya Halawa, siswa SMA Negeri 3 Huruna, Nias Selatan.
Ia diduga dianiaya oleh seorang guru honorer berinisial RN, yakni Riniani Ndruru.
Baca juga: DULU Kerap Ramal Nasib Artis Tanah Air, Mbah Mijan Kini Alih Profesi Buka Pengobatan Alternatif
Diduga Matanya dianiaya oleh oleh Riniani dengan cara dipukul.
"Kejadian hari ini di SMA NEGERI 3 Huruna. Seorang guru yg ber inisial R N memukul siswanya yg bernama matanya halawa sampai tidak sadarkan diri," kata Halawa Matyus I.
Menurut dia, Matanya Halawla langsung dilarikan ke puskesmas usai kejadian tersebut.
Baca juga: Pemilik Akun Medsos Escobar yang Hina Suku Pakpak Akhirnya Ditangkap Polres Dairi
Namun karena tidak bisa ditangani, Matanya kemudian dirujuk ke rumah sakit.
"Dan kondisinya saat ini lagi di puskesmas huruna menurut info yg saya dengar puskesmas huruna tidak bisa menangani sehingga siswa tersebut di rujuk di rumah sakit thomsen gunung sitoli," tulisnya lagi.
Pihak keluarga pun berniat melaporkan kejadian itu ke polisi.
Keluarga langsung melakukan visum terhadap korban.
Baca juga: Sambut Imlek 2025, Ribuan Lampion Terpasang di Vihara Maitreya Cemara Asri
"Pada saat ini kami lagi menunggu visum dari pihak puskesmas sebagai bentuk barang bukti kepada kami," tulisnya.
Keluarga menyayangkan sikap Riniani yang tidak mencerminkan seorang pendidik.
Apalagi kata dia, guru honorer itu baru satu tahun mengajar di sekolah tersebut.
Baca juga: SOSOK Pramugari NQ Tumpahkan Air Panas ke Bocah 7 Tahun hingga Alami Luka Melepuh di Pesawat
"Kami keluarga sangat menyayangkan kelakuan oknum guru tersebut
Baru juga 1 tahun mengajar udh sok jago main tangan kepada siswa nya," tulis dia lagi.
Sementara itu, Polres Nias Selatan mengatakan akan menindak lanjuti kasus ini.
"Selamat sore sobat polsi. Terimakasih atas informasinya, terkait peristiwa ini akan kami tindaklanjuti," tulisnya di Instagram @polres.nias.selatan.
(*/tribun-medan.com)
Baca berita TRIBUN MEDAN lainnya di Google News
Ikuti juga informasi lainnya di Facebook, Instagram dan Twitter dan WA Channel
Berita viral lainnya di Tribun Medan
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.