News Video
Wiko Lovino Siregar Kembali Jadi Ketum PBVSI Sumut Periode 2025-2029, Siapkan Program Peremajaan
Wiko Lovino Siregar kembali ditetapkan sebagai Ketum Pengprov PBVSI Sumut periode 2025-2029.
Penulis: Aprianto Tambunan | Editor: Fariz
Tak hanya itu, Wiko juga menyebutkan bahwa akan meningkatkan pembinaan dengan menambah sentra yang bekerjasama dengan Pemprov Sumut.
"Jadi kita sudah bicara dengan pak Kadispora membuat Akademi voli Sumut. Pak Kadispora sedang pembahasan terus mengenai akademi voli, nanti ujungnya di PPLP. Jadi PPLP itu khusus voli akan di sana (GOR Voli Indoor Sumut) dibuat, bukan di Sunggal (PPLP)," tuturnya.
Oleh sebab itu, ia berharap seluruh Pengkab bisa bekerjasama dengan baik untuk meningkatkan pembinaan prestasi voli di Sumut.
"Ya, memang yang susah itu adalah di softcopy-nya bukan hardcopy-nya. Masalahnya-kan kekompakan, kerjasama, koordinasi, dam kolaborasi, itu sebetulnya yang tidak mudah yang kita laksanakan. Tapi dengan kita bersatu, mungkin akan lebih mudah melakukan hal-hal tadi," ucapnya.
Terpisah, Ketua Panitia Musprov PBVSI Sumut, Indra Kasih mengatakan bahwa dari hasil penjaringan yang dilakukan sejak beberapa waktu lalu, hanya ada satu nama calon Ketua Umum PBVSI Sumut, yakni Wiko Lovino Siregar.
"Dari hasil pencarian itu, kita memperoleh satu nama dengan dukungan 28 pengcab dan Pengkot atas nama Pak Wiko Lovino. Setelah dilakukan seleksi administrasi dan pemeriksaan berkas-berkas pendukung, maka dinyatakan yang lolos sebagai calon ketua Pengprov PBVSI Sumut 2025-2029 yaitu pak Wiko Lovino," ungkap Indra Kasih.
Lebih lanjut, ia mengatakan hasil Musprov ini juga memutuskan bahwa Wiko Lovino Siregar menjadi Ketum PBVSI Sumut periode 2025-2029.
"Setelah dilakukan musyawarah provinsi yang dihadiri 28 kabupaten/kota, secara aklamasi memberikan dukungannya kepada Pak Wiko Lovino sebagai ketua Pengprov PBVSI 2025-2029. Dan semua sepakat bahwasanya musyawarah provinsi ini dilaksanakan secara aklamasi dan diperoleh ketuanya Pak Wiko," katanya.
Dengan terpilihnya Ketum PBVSI Sumut 2025-2029, Indra berharap kedepannya cabang olahraga bola voli bisa semakin berkembang dan berprestasi.
"Saya pikir harapan kita selalu mengarah yang baik. Berkaca dari 4 tahun yang sudah dikerjakan, kemudian program-program yang sudah dirancang, kemudian sinkronisasi dan koordinasi antara Pengprov, KONI, dan Dispora, kemudian juga beberapa perusahaan dan kolega yang lain, saya pikir program kedepannya ini PBVSI ini akan lebih mensinergikan agar prestasinya makin lebih baik lagi," ungkapnya.
Kadispora Sumut, Mahfullah Pratama Daulay yang turut hadir mengatakan bahwa kegiatan tersebut sudah seharusnya dilakukan saat ini.
"Ya dilakukannya Musprov itukan memang sudah ada di statuta, sudah ada ketentuannya. Kemudian karena periode kepengurusan sudah habis jadi dipilih kembali pengurus yang baru untuk empat tahun kedepan," kata pria yang akrab disapa Ipung tersebut.
Ipung berharap kepengurusan yang baru bisa membawa cabor bola voli untuk meraih prestasi di kancah nasional,terkhusunya pada PON tahun 2028.
"Kita punya harapan besar kepada PBVSI Sumut, sebelumnya di PON memang belum bisa menyumbangkan, tapi kita harap di PON 2028 ada medali yang bisa dibawa nantinya, terserah apakah emas, perak ataupun perunggu," tuturnya.
Sementara itu, Ketua KONI Sumut, John Ismadi Lubis berharap kedepannya PBVSI Sumut bisa mengevaluasi program di periode sebelumnya, untuk meraih prestasi di event yang akan datang.
"Namanya musyawarah, semuanya harus dimusyawarahkan. Selama ini dikira orang kalau musyawarah itu pemilihan ketua, tidak. Musyawarah itu memusyawarahkan, mengevaluasi program, lalu menyusun program kedepan, dan menetapkan ketua berikutnya," ungkap John.
(cr29/www.tribun-medan.com).
Wiko Lovino Siregar
Ketum PBVSI Sumut Periode 2025-2029
Persatuan Bola Voli Seluruh Indonesia (PBVSI)
Musprov PBVSI Sumut
Aula Dispora Sumut
Kota Medan
| Empat Anggota DPRD Medan Mangkir, Kejaksaan Tinggi Sumut: Senin dan Selasa Kita Panggil Lagi |
|
|---|
| Kuasa Hukum Ketua DPRD Sumut Sebut Dua Akun Dilaporkan ke Polda Sumut, Kasus Pencemaran Nama Baik |
|
|---|
| Dua Anggota DPRD Medan yang Dipanggil Kejaksaan Tinggi Sumut Kasus Peras Pengusaha Tak Kunjung Hadir |
|
|---|
| KEPALA BAYI PUTUS Saat Proses Persalinan Diduga Lakukan Malpraktek, Ini Penjelasan Dinkes Tapteng |
|
|---|
| Respon Bupati Langkat Syah Afandin Soal Ratusan Kilo Sabu Diamankan Polisi di Perairan Langkat |
|
|---|