Berita Viral
GEGARA Tak Beri Uang Rp19 Ribu, Dua Turis Asal Israel Dirudapaksa Gerombolan Pria di India
Gegara tak beri uang Rp19 ribu, dua turis wanita asal Israel dirudapaksa dan tiga turis pria diserang hingga satu tewas oleh gerombolan pria di India
TRIBUN-MEDAN.COM – Gegara tak beri uang Rp19 ribu, dua turis asal Israel dirudapaksa gerombolan pria di India.
Adapun lima turis yang terdiri dari dua wanita dan tiga pria menjadi korban serangan dan pemerkosaan oleh sekelompok pria di India.
Tak hanya itu, satu diantaranya dikabarkan meninggal dunia akibat serangan tersebut.
Pemerkosaan dan serangan itu terjadi di dekat Danau Sanapur, Hampi, Karnataka, India, pada Kamis (6/3/2025) malam.
Kepala Kepolisian Distrik Koppal, Ram L Arasiddi mengatakan lima orang yang terdiri dari dua wanita dan tiga pria menjadi korban serangan oleh sekelompok pria tak dikenal.
Dua di antaranya adalah wisatawan asing, yakni seorang pria asal Amerika Serikat dan seorang wanita dari Israel.
"Lima orang, dua di antaranya adalah wanita dan tiga pria, diserang oleh tiga penjahat yang datang di dekat Danau Sanapur.
(Mereka) menyerang tiga pria dan juga melakukan pelecehan seksual terhadap dua wanita,” kata Arasiddi dikutip Tribun-medan.com dari Kompas, Senin (10/3/2025).
Baca juga: DEDI Mulyadi Ngamuk Lihat Warga Sibuk Ngonten, Ogah Turun ke Sungai Bantu Bersihkan Sampah: Turun!
Menurut keterangan polisi, para pelaku yang mengendarai sepeda motor awalnya mendekati para wisatawan dengan alasan meminta bensin dan uang sebesar 100 rupee (sekitar Rp 19.000).
Ketika permintaan mereka ditolak, para pelaku berubah agresif, menyerang para korban secara fisik, mendorong para pria ke dalam danau, dan kemudian melakukan pelecehan seksual.
"Karena tidak mengenal mereka, petugas homestay mengatakan bahwa mereka tidak memiliki uang.
Para pelaku terus memaksa hingga salah satu wisatawan pria asal Odisha, India memberikan mereka 20 rupee (Rp 4.000).
Namun, tiga pelaku mulai berdebat dan mengancam akan memukuli mereka dengan batu," ucap polisi.
Dua wisatawan pria, yaitu satu dari Amerika Serikat dan satu dari Maharashtra berhasil melarikan diri, sementara wisatawan asal Odisha ditemukan tewas pada Sabtu pagi.
Kasus ini telah didaftarkan di Kepolisian Pedesaan Gangavathi dengan tuduhan pemerasan, perampokan, pemerkosaan berkelompok, dan percobaan pembunuhan.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/ilustrasi-pembunuhan-teman-akrab1.jpg)