Berita Viral

UPDATE Napi Kabur di Lapas Kelas II B Kutacane, Polda Aceh: 16 Telah Diamankan, 36 Masih Berkeliaran

Puluhan narapidana kabur dari Lapas Kelas II B Kutacane, Aceh, belum kembali semuanya. 

Dok. Bidhumas Polres Aceh Tenggara
NAPI KABUR - Sebanyak 16 dari 52 napi yang kabur telah kembali ke Lapas Kelas II B Kutacane. Napi-napi itu melarikan diri pada Senin (10/3/2025) sore. 

TRIBUN-MEDAN.com - Puluhan narapidana kabur dari Lapas Kelas II B Kutacane, Aceh, belum kembali semuanya. 

Tercatat baru 16 orang yang telah masuk sel lagi. Peristiwa kaburnya 51 napi itu terjadi pada Senin (10/3/2025) sore.

Dari jumlah itu, empat napi akhirnya menyerahkan diri ke Polres Aceh Tenggara pada Selasa, (11/3/2025) sekitar pukul 07.25 WIB.

 "Saat ini jumlah napi yang berhasil diamankan menjadi 16 orang, sementara 35 orang lainnya masih dalam pencarian," ujar Kapolres Aceh Tenggara, AKBP R Doni Sumarsono, Selasa (11/3/2025).

Doni mengapresiasi keputusan empat napi yang menyerahkan diri.

Dia pun mengimbau kepada napi lainnya untuk mengikuti langkah serupa sebelum tindakan tegas dilakukan oleh aparat kepolisian.

“Kami terus melakukan pencarian dan mengimbau kepada mereka yang masih buron agar segera menyerahkan diri secara sukarela. Penyerahan diri akan lebih baik daripada harus berhadapan dengan tindakan hukum yang lebih berat,” ujar Doni.

Baca juga: Harga Vivo X Fold 3 Pro di Indonesia beserta Spesifikasi Unggulan yang Diusungnya

Baca juga: Sidang Penipuan jadi Artis Ribut di Pengadilan, Keluarga Terdakwa Coba Intimidasi Korban

Polres Aceh Tenggara bekerja sama degan pihak lapas dan instansi terkait, terus melakukan pencarian terhadap 35 napi yang masih kabur.

 Penjagaan di sejumlah titik strategis juga diperketat untuk mencegah pelarian lebih lanjut.

Kapolres juga meminta kerja sama dari masyarakat agar segera melaporkan kepada pihak kepolisian apabila mengetahui keberadaan para tahanan yang masih buron.

“Kami mengajak masyarakat untuk berperan aktif dalam memberikan informasi kepada pihak kepolisian guna mempercepat proses pencarian serta menjaga keamanan dan ketertiban di wilayah Aceh Tenggara,” ucap dia.

Baca juga: PRIA ODGJ Bacok 3 Warga di Gunung Putri, Bermula dari Tegur, Polisi Sedang Periksa Kejiwaan Pelaku

Baca juga: RIWAYAT Sakit Wendi Cagur Sebelum Dilarikan ke Rumah Sakit, Sampat Dibawa ke IGD, Tolak Rawat Inap

Pihak Lapas Kelas II B Aceh Tenggara menyatakan bahwa mereka akan meningkatkan sistem pengamanan guna mencegah kejadian serupa di masa mendatang.

Lebih lanjut, menurut keterangan dari pihak lapas, insiden bermula saat proses pembagian makanan berbuka puasa dilakukan secara satu per satu.

Hal itu memicu ketidakpuasan para warga binaan.

Sekitar pukul 18.25 WIB, sejumlah warga binaan secara serentak melakukan keributan dan mendobrak pintu besi pembatas wilayah aman dalam lapas.

Sumber: Tribunnews
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved