Medan Terkini

Casis Bintara Polri Dibegal di Tembung saat Mau Ikut Tes Kesehatan, Berikut Kronologinya

Beredar di media sosial seorang calon siswa (Casis) Bintara Polri bernama Roberto Crystiano Simbolon diduga menjadi korban begal.

Tayang:
Penulis: Fredy Santoso | Editor: Randy P.F Hutagaol
TRIBUN MEDAN/FREDY SANTOSO
KORBAN BEGAL: Calon siswa (Casis) Bintara Polri yang diduga menjadi korban begal saat diwawancarai bersama ibunya, Jumat (21/3/2025). Ia berharap Kapolda membantunya tetap bisa menjadi anggota Polri. 

Setelah mendengar ceritanya, lalu ia dibawa ke rumah sakit dan dilanjutkan untuk membuat laporan ke Polrestabes Medan.

Kini Roberto terancam tak bisa ikut tes Casis Bintara Polri akibat musibah yang menimpanya.

Ia memohon kepada Kapolda Sumut Irjen Whisnu Hermawan Februanto beserta jajarannya supaya memberikan Roberto kesempatan mewujudkan impiannya menjadi Polisi sejak kecil.

"harapan saya kepada kapolda sumut agar saya tetap bisa lanjut tes saya dan dapat mewujudkan cita cita saya dari kecil."

Kondisi Terkini Korban

Ibu korban, Martini Hotmarina Naibaho mengungkap kondisi anaknya saat ini usai menjadi korban kejahatan, mulai membaik.

Dagu Roberto robek hingga terpaksa dijahit sebanyak delapan jahitan.

"luka di muka, di dagu 8 jahitan, tangannya, bahu juga agak sakit, lutut, dan kaki,"kata Martini, Jumat (21/3/2025).

Martini mengungkap, sebelum dirampok dan ditendang, anaknya pamit dari rumah di Kecamatan Tanjung Morawa pergi untuk tes pemeriksaan kesehatan calon siswa (Casis) Bintara Polri di Politeknik Pariwisata Negeri Medan.

Namun di perjalanan, anaknya ditendang komplotan pelaku hingga terjatuh, terseret ke aspal sampai akhirnya Roberto tertimpa kendaraan. 

Ketika tertimpa kendaraan yang dikendarainya inilah pelaku mengambil handphone dan uang tunai sebesar Rp 1 juta dari dompetnya yang berada di saku celana.

Sepeda motor Roberto tidak diambil diduga karena kondisinya rusak parah akibat terjatuh.

Istri dari pegawai pemadam kebakaran Kota Medan ini berharap Polda Sumut menangkap terduga pelaku dan memberikan toleransi kepada anaknya supaya tetap bisa menjadi Polisi, sesuai cita-citanya.

"begalnya 5 orang. Setelah itu anak saya berlumuran darah muka dan kakinya, masih sempat dia ke tempat ujian tadi walaupun sudah oyong."

Korban Sudah Buat Laporan ke Polisi

Sat Reskrim Polrestabes Medan telah menerima laporan Roberto Crystiano Simbolon (19) calon siswa (Casis) Bintara Polri diduga korban begal di Jalan Letda Sujono atau titi sewa, Desa Tembung, Kecamatan Percut Sei Tuan, Rabu (19/3/2025) lalu.

Kasat Reskrim Polrestabes Medan AKBP Bayu Putro Wijayanto mengatakan, pihaknya masih menyelidiki kasus ini.

"Laporannya pasti ditindaklanjuti. Masih berproses,"kata Kasat Reskrim Polrestabes Medan AKBP Bayu Putro Wijayanto, Jumat (21/3/2025).

(Cr25/Tribun-medan.com)

Baca berita TRIBUN MEDAN lainnya di Google News

Ikuti juga informasi lainnya di Facebook, Instagram dan Twitter   dan WA Channel

Berita viral lainnya di Tribun Medan 

Sumber: Tribun Medan
Halaman 3/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

Update Jadwal & Skor
Grup B - Matchday 1
Sabtu, 13 Juni 2026 | 02:00 WIB
Canada
Kanada
1 - 1
Bosnia
Bosnia
Grup D - Matchday 1
Sabtu, 13 Juni 2026 | 08:00 WIB
United States
Amerika Serikat
VS
Paraguay
Paraguay
Lihat Selengkapnya
Semua Jadwal Laga
Memuat video…
© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved