Berita Viral
Garang saat Minta THR, Pria Tukang Peras Akhirnya Diamankan, Dedi Mulyadi: Ditangkap Nangis
Dedi Mulyadi mengingatkan bahwa keberanian yang hanya tampak saat meminta THR kepada salah satu pabrik di Bekasi tak sebanding dengan sikap lemah
TRIBUN-MEDAN.com - Melontarkan sindiran pedas kepada Suhada Jagoan Cikiwul Bekasi yang belakangan ini menjadi sorotan, Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi.
Dedi Mulyadi mengingatkan bahwa keberanian yang hanya tampak saat meminta THR kepada salah satu pabrik di Bekasi tak sebanding dengan sikap lemah saat menghadapi hukum dalam komentarnya di akun media sosial TikTok.
"Jangan cuma bergaya sebagai jagoan, kalau ditangkap malah nangis," ujar Dedi Mulyadi pada Jumat (21/3/2025).
Suhada yang menyebut dirinya sebagai Jagoan Cikiwul Bekasi itu viral setelah aksinya meminta THR kepada salah satu perusahaan di Bekasi pada Senin (17/3/2025).
Jagoan Cikiwul Bekasi itu mengancam menutup akses jalan depan perusahaan apabila tidak bisa bertemu dengan pemilik patrik.
Setelah aksinya viral di media sosial, Jagoan Cikiwul Bekasi itu melarikan diri.
Dia sempat melarikan diri hingga ke Gunung Putri, Bogor.
Setelah aksi pemerasannya viral di mana-mana dan tengah dicari polisi, Suhada, yang mengaku jagoan dari Cikiwul itu akhirnya minta maaf.
Video permintaan maafnya pun tersebar di media sosial.
"Assalamualaikum warrahmatullahi wabarakatuh."
"Saya nama Suhada alias Mang Ada asli Cikiwul pribumi Cikiwul, tumpah darah di Cikiwul, putra daerah Cikiwul, dengan kejadian yang viral di TikTok tempo hari yang telah membuat warga Cikiwul merasa terganggu, dengan ucapan saya, saya minta maaf yg sebesar-besarnya."
"Saya mengakui salah, karena saya mengaku saya seorang jagoan di Cikiwul saya salah, saya minta maaf dan untuk sekuriti yang tempo hari saya maki-maki juga saya minta maaf juga sama sekuriti tersebut yang istilahnya takut dengan saya, takut hal-hal yang tidak diingikan terjadi, saya minta maaf yang sebesar-besarnya. Mohon dimaafkan," tulisnya seperti dikutip dari Instagram @infobekasi_raya.
Suhada kemudian mencoba menjelaskan kronologi kejadian versinya.
Ia mengaku mengajukan proposal itu berisi permohonan bantuan dana untuk kegiatan membagikan takjil.
"Saya akan jelaskan kronologi kejadian, apa saja yang ada di dalam proposal yang saya ajukan ke perusahaan tersebut. Yang saya ajukan ke perusahaan tersebut adalah memohon bantuan untuk bagi-bagi takjil di jalan yang sudah dilakukan oleh rekan-rekan saya," katanya.
| Idrus Marhan Respons Pernyataan JK Bawa Jokowi Jadi Presiden, Gak Usah Kita Mengklaim |
|
|---|
| RS Indonesia di Gaza Diduduki Militer Israel, MER-C: Pelanggaran Hukum Internasional |
|
|---|
| Kejagung Ungkap Peran Tiga Tersangka Baru dalam Kasus Tambang Samin Tan, Kepala KSOP Terlibat |
|
|---|
| PENYEBAB 2 PRT di Benhil Jakpus Nekat Lompat dari Lantai 4, Satu Korban Tewas, Polisi: Majikan Sadis |
|
|---|
| Potret Cantik Istri Ressa Rossano, Denada Kini Punya Menantu Usai Sang Putra Resmi Menikah |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/Kecam-Aksi-Ngemis-THR-ke-Perusahaan-Dedi-Mulyadi-Soroti-Sikap-Satpam-Minta-Suhada-Ditindak-Tegas.jpg)