Berita Viral

TINJAU Proyek Eiger Camp Bikin Sedih, Dedi Mulyadi Tegur Danramil Pakai Rompi Eiger: Jaga Atau Apa?

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi berani menegur Komandan Koramil saat mendatangi proyek Eiger Camp yang terletak di Lahan Kebun Teh Milik PTPN. 

Dokumentasi Kemenhut RI
CEK TEMPAT WISATA - Momen Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi memimpin penghijauan pada bekas kawasan wisata Hibisc Fantasy di Puncak, Jawa Barat pada Sabtu (22/3/2025). Dedi Mulyadi sempat menegur Komandan Koramil saat mengecek program Eiger Camp di Bandung. 

TRIBUN-MEDAN.com - Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi berani menegur Komandan Koramil saat mendatangi proyek Eiger Camp yang terletak di Lahan Kebun Teh Milik PTPN. 

Dedi Mulyadi menegur Danramil itu lantaran mengenakan rompi Eiger. 

Dedi Mulyadi sebelumnya merasa prihatin dengan proyek Eiger Camp di kaki Tangkuban Perahu Bandung Barat. 

"Kita sudah menuju lokasi, pembangunan sudah berjalan, dan saya lihat ada izinnya tuh. Izin yang dikeluarkan wilayah Bandung Barat," katanya.

Namun, Dedi Mulyadi menyoroti masalah yang lebih mendalam terkait kemudahan pemerintah dalam memberikan izin bagi pengusaha untuk menggarap lahan alam.

"Yang jadi masalah adalah soal mudahnya pemerintah mengeluarkan izin pada area yang memiliki tingkat risiko longsor dan perubahan kontur tanah. Ini adalah kelemahan birokrasi saat ini," tegasnya.

Ia menambahkan, wilayah tersebut seharusnya tidak diubah menjadi bangunan dan tetap dibiarkan sebagai kebun teh.

Sesampainya di Eiger Camp, Dedi Mulyadi disambut oleh Danramil yang mengenakan rompi hitam merek Eiger. "Iya pak, itu Eiger," kata Dedi sambil menunjuk rompi yang dikenakan Danramil.

Dalam suasana yang sedikit mencengangkan, Dedi bertanya, "Jadi gimana ini pak? Bapak di sini jaga?"

Baca juga: Jumlah Poin Sama, Real Madrid dan Barcelona Bersaing Sengit Berebut Tahta Klasemen

Baca juga: TERKUAK Kronologi Jumrah Bunuh Juwita dalam Mobil, Sempat Coba Tutupi Kejahatan: Musnahkan KTP

Danramil kemudian menjelaskan bahwa ia hanya memantau proyek tersebut karena viral di media sosial.

Dedi Mulyadi sempat bingung dan menjawab, "Oh kirain saya jaga. Tapi izinnya sudah ada yah kelihatannya."

"Kurang paham juga," jawab Danramil ke Dedi Mulyadi.

Melansir Tribun Jabar, izin proyek Eiger Camp telah diurus sejak tahun 2021, dengan total delapan dokumen izin yang diperlukan, termasuk dokumen Analisis Dampak Lingkungan (AMDAL).

Jemy Septendi, penyusun dokumen AMDAL dari PT Mitra Reka Buana, menegaskan bahwa perizinan Eiger Camp sudah diproses sesuai prosedur yang ditetapkan.

"Dokumen dan perizinan lengkap, termasuk dokumen AMDAL dan Analisis Dampak Lingkungan. Koefisien dasar bangunan juga hanya 2," ungkapnya.

Sumber: Tribunnews
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved