Berita Viral

TERLIBAT Pengeroyokan 3 Anggota Polisi, Serda Ambo dan Pratu Rendi Tak Berkutik saat Diamankan PM

Keduanya diduga terlibat pengeroyokan bersama warga terhadap tiga anggota Polisi di lingkungan Kantor Polsek Tiworo Tengah.

Tayang:
Editor: AbdiTumanggor
Istimewa
DUA ANGGOTA TNI DITAHAN: Serda Ambo Nasir bertugas di Den Intel Korem Palu dan Pratu Rendi bertugas di Kodim Kendari diduga terlibat pengeroyokan bersama warga terhadap tiga anggota Polisi di lingkungan Kantor Polsek Tiworo Tengah, Kabupaten Muna Barat, Sulawesi Tenggara, pada malam takbiran, Senin (31/3/2025). (Istimewa) 

Serda Ambo Nasir bertugas di Den Intel Korem Palu dan Pratu Rendi bertugas di Kodim Kendari.

Kapolres Hubungi Dansubdenpom XIV/3-3 Raha
Setelah kejadian, Kapolres Muna menghubungi Dansubdenpom XIV/3-3 Raha untuk menginformasikan peristiwa tersebut.

Dua personel Subdenpom turun ke lokasi untuk mengamankan anggota TNI yang terlibat.

Keduanya pun diamankan di Subdenpom XIV/3-3 Raha untuk diperiksa lebih lanjut. 

Begitu juga halnya dengan ketiga anggota Polisi tengah dalam pemeriksaan.

DUA ANGGOTA TNI DITAHAN: Serda Ambo Nasir bertugas di Den Intel Korem Palu dan Pratu Rendi bertugas di Kodim Kendari diduga terlibat pengeroyokan bersama warga terhadap tiga anggota Polisi di lingkungan Kantor Polsek Tiworo Tengah, Kabupaten Muna Barat, Sulawesi Tenggara, pada malam takbiran, Senin (31/3/2025). (Istimewa)
DUA ANGGOTA TNI DITAHAN: Serda Ambo Nasir bertugas di Den Intel Korem Palu dan Pratu Rendi bertugas di Kodim Kendari diduga terlibat pengeroyokan bersama warga terhadap tiga anggota Polisi di lingkungan Kantor Polsek Tiworo Tengah, Kabupaten Muna Barat, Sulawesi Tenggara, pada malam takbiran, Senin (31/3/2025). (Istimewa)

Terkini 6 warga sipil jadi tersangka yang turut dalam penganiayaan 3 polisi

Danden POM XIV/3 Kendari Letkol CPM Haryadi Budaya Pela saat dikonfirmasi awak media via pesan WhatsApp membenarkan penahanan dua oknum tersebut.

"Untuk personel 2 anggota sementara sudah diamankan," ungkapnya pada Senin (31/3/2025).

"Terkait masalah tersebut masih dalam pemeriksaan dan penyelidikan dari Subdenpom (Subdenpom XIV/3-3 di Muna)" tambahnya kepada TribunnewsSultra.com.

Sementara, Kasi Humas Polres Muna Ipda Baharuddin menjelaskan insiden penganiayaan terhadap anggota Polri tersebut.

“Penganiayaan dan penyerangan terjadi saat personel melakukan tugas pengamanan malam takbir Idul Fitri 1446 Hijriah di Kecamatan Tiworo Tengah,” ungkapnya, Senin (31/3/2025).

Ia menambahkan korban terdiri dari 2 personel Polsek Tiworo Tengah dan 1 anggota Brimob, 1 dari tiga korban harus menjalani perawatan intensif akibat luka parah.

6 Orang Warga Jadi Tersangka

2 OKNUM TNI TERLIBAT: Dua oknum TNI diduga melakukan penganiayaan di Muna Barat Sulawesi Tenggara (Sultra) saat digiring menemui Dandrem 143/HO, Brigjen TNI Raden Wahyu Sugiarto di Mako Polres Muna, Selasa (1/4/2025) (Istimewa)
2 OKNUM TNI TERLIBAT: Dua oknum TNI diduga melakukan penganiayaan di Muna Barat Sulawesi Tenggara (Sultra) saat digiring menemui Dandrem 143/HO, Brigjen TNI Raden Wahyu Sugiarto di Mako Polres Muna, Selasa (1/4/2025) (Istimewa)

Terpisah, Polres Muna Sulawesi Tenggara (Sultra) menetapkan enam warga menjadi tersangka atas kasus penganiayaan terhadap tiga anggota polisi saat tugas pengamanan takbiran Idulfitri 1446 Hijriah/2025 Masehi.

Sebelumnya Polres Muna mengamankan sembilan warga sipil yang terlibat dalam tindak penganiyaan tersebut.

Kasi Humas Ipda Baharuddin menerangkan hasil pemeriksaan terhadap sejumlah pria yang diamankan saat insiden penganiyaan.

Sumber: Tribun sultra
Halaman 2/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved