TRIBUN WIKI

Niat Puasa Sunnah Bulan Syawal yang Digabung dengan Puasa Senin Kamis, Arab dan Latin

Niat puasa sunnah bulan Syawal yakni Nawaitu Sauma Syahri Syawwal Sunnatan Lillahi Ta'alah. Puasa Syawal bisa digabung dengan puasa Senin Kamis.

Editor: Array A Argus
Pinterest/gulfnews
SAHUR- Ilustrasi keluarga muslim saat melaksanakan sahur di rumah dalam suasana yang begitu hangat. 

TRIBUN-MEDAN.COM,- Bagi Anda yang lupa akan niat puasa sunnah bulan Syawal, kami akan merangkumnya dalam ulasan yang singkat berikut ini.

Tapi sebelum itu, perlu diketahui bahwa puasa sunnah Syawal atau puasa enam ini pernah dianjurkan oleh Rasulullah S.A.W.

Beliau mengatakan, bahwa puasa enam ini pahalanya sama dengan orang yang berpuasa setahun penuh.

Hal itu sebagaimana yang tertuang dalam HR Muslim No 1162, yang diperawikan oleh sahabat Abu Ayyub Al-anshari.

SAHUR- Ilustrasi keluarga muslim saat melaksanakan sahur untuk menjalankan ibadah puasa sunnah.
SAHUR- Ilustrasi keluarga muslim saat melaksanakan sahur untuk menjalankan ibadah puasa sunnah. (Pinterest/Afifa Art)

Hadits tersebut berbunyi:

مَنْ صَامَ رَمَضَانَ ثُمَّ أَتْبَعَهُ سِتًّا مِنْ شَوَّالٍ كَانَ كَصِيَامِ الدَّهْر

Artinya: "Barang siapa yang telah menuntaskan puasa Ramadhan kemudian berpuasa 6 hari di bulan Syawal, maka baginya (pahala) puasa selama setahun penuh," (HR.Muslim)

Baca juga: Niat Puasa Sunnah Tarwiyah Berikut Tata Cara Beserta Keutamaannya

Karenanya, umat Islam dianjurkan untuk melaksanakan puasa enam ini.

Adapun tujuan dari pelaksanaan puasa enam ini tentu saja untuk melatih sikap istiqomah setelah melalui puasa Ramadhan.

Meski Ramadhan telah usai, umat Islam diminta untuk tetap menjaga puasanya, guna meningkatkan ketakwaan pada Allah S.W.T.

Dikutip dari Tribun Video, Ustaz Dr H Ferry Muhammadsyah Siregar MA, pengasuh Pesantren Binsa Insan Mulia dalam tausiahnya di kanal YouTube Tribunnews.com pernah menjelaskan mengenai puasa sunnah Syawal ini. 

Baca juga: Berikut Niat dan Tata Cara Puasa Sunnah Kifarat

Puasa satu hari pada bulan Ramadan dan puasa di bulan Syawal diibaratkan seperti berpuasa 10 hari.

Puasa Ramadan ada 30 hari atau satu bulan dikali 10 kurang lebih 300 hari.

Kemudian puasa enam hari di bulan Syawal dikalikan 10 menjadi 60 hari, sehingga 300 ditambah 60 menjadi 360 hari.

SAHUR- Ilustrasi umat muslim saat melaksanakan sahur untuk mengerjakan puasa sunnah.
SAHUR- Ilustrasi umat muslim saat melaksanakan sahur untuk mengerjakan puasa sunnah. (Pinterest/Adobestock/Mamo Studio)

Hukum Menggabungkan Puasa Sunnah Syawal dan Puasa Senin Kamis

Syaikh Abu Bakar Syatha dalam Kitab I'anatut Thalibin mengatakan, seseorang yang berniat menggabungkan dua puasa sunnah, maka dia mendapatkan keduanya. Ia mengibaratkan hal ini seperti bersedekah kepada keluarga yang niat sedekah dan silaturahmi.

Baca juga: Kapan Puasa Ayyamul Bidh? Puasa Sunnah di Bulan Safar, Ini Bacaan Niat dan Keutamaannya

"Ketahuilah terkadang ditemukan dua sebab dalam puasa, seperti puasa Arafah atau Asyura bertepatan dengan hari Senin atau Kamis, atau hari Senin atau Kamis bertepatan dengan puasa enam hari Syawal. Dalam keadaan ini, sangat dianjurkan berpuasa untuk menjaga dua sebab tersebut. Jika seseorang berniat melakukan keduanya, maka dia mendapatkan keduanya" jelasnya.

Menurut para Ulama, menggabungkan niat puasa Syawal dengan niat puasa hari Senin atau hari Kamis hukumnya adalah boleh dan sah.

Ini disebabkan karena puasa Syawal dan puasa hari Senin atau hari Kamis memiliki kesamaan dalam jenis dan bentuk ibadahnya, yaitu keduanya sama-sama berupa ibadah puasa sunnah.

Sehingga keduanya boleh digabung dan dilakukan secara bersamaan.

Baca juga: Berikut Niat dan Tata Cara Puasa Sunnah Kifarat

Niat Puasa

Berikut bacaan niat puasa sunah Syawal dan puasa sunah Senin Kamis atau menggabungkan keduanya. 

Untuk membaca niatnya, adalah dengan membaca niat puasa Syawal sekaligus Senin Kamis secara bergantian. 

Niat Puasa Syawal

ﻧَﻮَﻳْﺖُ ﺻَﻮْﻡَ ﻏَﺪٍ ﻋَﻦْ ِﺳﺘَﺔٍ ِﻣﻦْ ﺷَﻮَﺍﻝٍ ﺳُﻨَﺔً ِﻟﻠَﻪ ﺗَﻌَﺎﻟَﻲ

Nawaitu Shauma Ghadin ‘Ansittatin Min Syawaali Sunnatan Lillaahi Ta’aalaa.

Artinya: “Aku niat berpuasa sunnah 6 Hari bulan Syawal karena Allah Ta’ala.”

Baca juga: Amalan Bulan Muharram, Berikut 3 Puasa Sunnah, Termasuk Asyura dan Keistimewaannya

Niat Puasa Senin

نَوَيْتُ صَوْمَ يَوْمَ اْلاِثْنَيْنِ سُنَّةً ِللهِ تَعَالَى

Nawaitu sauma yaumal itsnaini sunnatan lillahi ta'ala. Saya niat puasa hari Senin, sunah karena Allah ta'ala.

Artinya: “Saya niat puasa sunnah hari Senin, sunnah karena Allah Taala."

Niat Puasa Kamis

نَوَيْتُ صَوْمَ يَوْمَ الْخَمِيْسِ سُنَّةً ِللهِ تَعَالَى

Nawaitu sauma yaumal khomiisi sunnatan lillahi ta'ala.

Artinya: “Saya niat puasa sunnah hari Kamis, sunnah karena Allah Taala."(tribun-medan.com)

Baca berita TRIBUN MEDAN lainnya di Google News

Ikuti juga informasi lainnya di FacebookInstagram dan Twitter dan WA Channel

Berita viral lainnya di Tribun Medan 

Sumber: Tribun Medan
Berita Terkait
  • Ikuti kami di
    AA

    Berita Terkini

    © 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved