Berita Siantar Terkini

Jalur Lintas Medan-Siantar Rawan Banjir, Polres Simalungun Beri Pesan ke Pengendara

Jalan Nasional Medan - Pematangsiantar tepatnya Km 9,5 Nagori Batu Silangit, Kecamatan Tapian Dolok, Kabupaten Simalungun kerap terjadi banjir

Tayang: | Diperbarui:
Penulis: Alija Magribi | Editor: Randy P.F Hutagaol
INSTAGRAM SAT LANTAS POLRES SIMALUNGUN
LINTASI BANJIR - Puluhan pengendara berhati-hati saat melintasi Jalan Nasional Medan - Pematangsiantar tepatnya Km 9,5 Nagori Batu Silangit, Kecamatan Tapian Dolok, Kabupaten Simalungun, yang tergenang banjir, Kamis (3/4/2025). (INSTAGRAM SAT LANTAS POLRES SIMALUNGUN) 

TRIBUN-MEDAN.com, SIANTAR -  Jalan Nasional Medan - Pematangsiantar tepatnya Km 9,5 Nagori Batu Silangit, Kecamatan Tapian Dolok, Kabupaten Simalungun kerap terjadi banjir pada saat hujan deras mengguyur Kabupaten Simalungun beberapa hari terakhir. Alhasil Sat Lantas Polres Simalungun memberi imbauan kepada para pengendara. 

Tak jarang, kemacetan pun terjadi akibat ketinggian air memberikan ancaman kerusakan pada kendaraan bermotor yang melintasi jalan umum penghubung menuju Danau Toba tersebut. 

Bintara Sat Lantas Polres Simalungun Bona Sinaga menyampaikan bahwa banjir terjadi pada Kamis (3/4/2025) malam. Air memotong mobilitas kendaraan di kedua arah sehingga menimbulkan kemacetan. 

"Kepada pengendara yang akan melintas wajib hati-hati dan apabila terjadi hujan agar mempertimbangkan untuk kembali ke lokasi asal," imbau Bona Sinaga. 

Hingga berita ini diturunkan Jumat (4/4/2025), hujan deras kembali mengguyur Kota Pematangsiantar dan Kabupaten Simalungun. Alhasil masyarakat/pengendara kembali diminta untuk berhati-hati dan awas terhadap jalan lintas Medan - Pematangsiantar tepatnya Nagori Batu Silangit. 

Sebelumnya, Kadis PUTR Kabupaten Simalungun Hotbinson Damanik mengaku apa yang dialami pengendara turut ia rasakan. Pemerintah daerah, ujarnya, sudah beberapa kali melakukan koordinasi dengan stakeholder terkait yang turut bertanggungjawab atas banjir di lokasi Nagori Batu Silangit. 

Jalan Medan - Siantar merupakan jalan berstatus pengelolaan pemerintah pusat. Sementara area perkebunan yang menjadi sumber perlintasan air merupakan lahan yang dikelola oleh PT Bridgestone Sumatera Rubber Estate. 

"Sebenarnya, sudah jadi pembahasan ini kemarin dengan Kebun Bridgestone, Operator Jalan Tol, Kecamatan Tapian Dolok, Kecamatan Dolok Batu Nanggar, BPBD, dan Dinas PUTR sendiri. Tetapi belum ada hasil/kesimpulan," terang Hotbinson kepads reporter Tribun-Medan.com, Rabu (2/4/2025). 

Selain itu, sejumlah netizen menuding penyebab banjir kerap terjadi dalam beberapa tahun terakhir, dikarenakan telah dibangunnya ruas tol KUTEPAT Serbalawan - Sinaksak. 

(alj/tribun-medan.com) 

Sumber: Tribun Medan
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved