Berita Sumut
Nasib Aldi Sitorus, Atlet Peraih Emas Tarung Derajat Sumut, Korban Kesadisan Kawanan Geng Motor
Aldi Sitorus Peraih emas di Kejurda Junior Sumut 2024 dari cabang olahraga Tarung Derajat (KODRAT) Asahan tersebut, mengalami luka serius.
Penulis: Aprianto Tambunan | Editor: Salomo Tarigan
TRIBUN-MEDAN.com - Nasib Muhammad Aldi Sitorus Pane yang menjadi korban kesadisan kelompok geng motor di Asahan.
Peraih emas di Kejurda Junior Sumut 2024 dari cabang olahraga Tarung Derajat (KODRAT) Asahan tersebut, mengalami luka serius.
Dia diculik dan dikeroyok sekelompok geng motor di kawasan Jalan Imam Bonjol, Kisaran,Kabupaten Asahan, pada Selasa (1/4/2025) malam.
Insiden ini terjadi saat korban tengah dalam perjalanan pulang usai halal bi halal Hari Raya Idulfitri bersama dua rekannya.
Saat ini korban dalam perawaran di Rumah Sakit Umum Kisaran, rencananya akan dirujuk ke rumah sakit di Medan.
Pengurus Provinsi Keluarga Olahraga Tarung Derajat (KODRAT) Sumatra Utara meminta pihak kepolisian bertindak cepat menangkap pelaku penganiayaan dan penculikan terhadap Muhammad Aldi Sitorus.
Hal ini demi memberikan keadilan bagi korban.
Mengingat, korban merupakan salah satu atlet berprestasi cabor tarung derajat Asahan.
Teranyar, Muhammad Aldi Sitorus merupakan peraih emas di Kejurda Junior Sumut 2024.
Dengan prestasinya itu, Korban juga menjadi salah satu atlet yang diproyeksikan akan mewakili Sumut diajang Pekan Olahraga Pelajar Nasional (POPNAS) 2025 mendatang.
"Ya kita dari pengprov Kodrat Sumatera Utara mengutuk keras penganiayaan, pengeroyokan, dan penculikan geng motor tersebut. Kita meminta kepada kepolisian untuk bertindak tegas, cepat menangkap pelaku dan secara profesional lah," ucap Ketua Pengprov Kodrat Sumut, Tasimin kepada Tribun Medan, Kamis (3/4/2025).
Tasimin juga menyebutkan akan menyerahkan kasus ini sepenuhnya kepada pihak kepolisian.
Namun, jika kasus ini tidak diusut tuntas, Tasimin memastikan bahwa pihaknya akan melakukan tindakan demi keadilan korban.
"Kami tetap menahan diri, kita patuh terhadap hukum, kita tidak mau melakukan hal-hal yang bertentangan dengan hukum. Namun kalau polisi tidak bertindak tegas, ya kita dari seluruh Keluarga Olahraga Tarung Derajat Sumut pasti akan melakukan tindakan terhadap penganiayaan tersebut," tegasnya.
Kembali Tasimin menyatakan, keluarga besar tarung derajat se-Sumut siap mengawal kasus ini agar segera tuntas.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/Atlet-Kodrat-Asahan-Muhammad-Aldi-Sitorus-menjadi-korban-pengeroyokan.jpg)