Berita Viral

TERNYATA Ini Salah Satu Penyebab Terjadinya Pertemuan Prabowo-Megawati

Presiden Prabowo Subianto akhirnya menemui Ketua Umum Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan Megawati Soekarnoputri pada Senin (7/4/2025) malam.

|
Editor: AbdiTumanggor
Partai Gerindra
PRABOWO-MEGAWATI: Pertemuan Presiden Prabowo Subianto dan Megawati Soekarnoputri pada Senin (7/4/2025) malam. 

Sebab, Megawati memiliki pengalaman dalam mengatasi krisis yang terjadi di Tanah Air pada masa kepemimpinannya.

Oleh karena itu, dia merasa kedua tokoh tersebut perlu untuk bertemu dan bertukar pikiran. 

“Ya sebenarnya kan lebih bagaimana menghadapi situasi global yang pada saat ini juga banyak menimpa negara-negara lain dan kedua tokoh saling bertukar pikiran dan juga bertukar pengalaman,” tutur Dasco. 

“Apalagi Ibu Megawati kan berpengalaman juga memimpin Indonesia di waktu yang lalu juga menghadapi saat-saat yang kurang lebih juga ada masa-masa krisis,” tambahnya.

Baca juga: TARIF IMPOR AS yang Diberlakukan Donald Trump Bikin Saham Medsos Mark Zuckerberg Anjlok, Rugi 297 T

Sekaligus Berlebaran

Selain membicarakan masa depan Indonesia secara empat mata, pertemuan Prabowo dan Megawati juga dilakukan untuk silaturahmi dalam momen Lebaran 2025.

Dasco mengatakan, pertemuan keduanya sangat hangat dan diwarnai dengan gelak tawa.

"Pertemuan penuh keakraban saya lihat, kita dengar lebih banyak ketawa-ketawanya juga sih sebenernya," ujar Dasco.

Dalam pertemuan malam itu, Prabowo juga membawa bingkisan untuk Megawati. 

Hal itu disebutkan oleh politikus PDI-P, Guntur Romli.

Romli mengatakan, parcel tersebut berisi sayur mayur kesukaan Megawati, salah satunya buah tomat yang berukuran besar.

"Bahkan Ibu Megawati ingin mendapatkan bibit pohon tomatnya untuk beliau tanam sendiri," kata Guntur.

Dia juga mengatakan, pertemuan Megawati dan Prabowo itu bersifat mendadak, meski sudah direncanakan sejak lama.

Namun, karena kesibukan masing-masing, pertemuan itu baru dapat dilakukan pada Senin kemarin. "Ibu

Megawati dalam banyak kesempatan sering mengatakan, beliau merasa tidak punya hambatan untuk terus melakukan komunikasi dan silaturahmi dengan Presiden Prabowo meski posisi politik PDI Perjuangan saat ini masih berada di luar pemerintahan," tandas Guntur.

Sumber: Tribun Medan
Halaman 2/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved