Berita Viral

Buka Munas LP3KN, Menag Nasaruddin Umar: Ajang Syiar Sekaligus Penghayatan Spiritual

Menag Nasaruddin Umar secara resmi membuka Musyawarah Nasional III Lembaga Pembinaan dan Pengembangan Pesparani Katolik Nasional (Munas III LP3KN)

Tayang:
Editor: AbdiTumanggor
Istimewa
MUNAS LP3KN: Lembaga Pembinaan dan Pengembangan Pesparani Katolik Nasional (LP3KN) menyelenggarakan Musyawarah Nasional III (Munas III) pada 9 – 12 Mei 2025 di Jakarta. Menteri Agama (Menag) Nasaruddin Umar secara resmi membuka Munas LP3KN ini di Gedung Kementerian Agama, Jakarta Pusat, Sabtu (10/5/2025) malam. (Istimewa) 

TRIBUN-MEDAN.COM - Lembaga Pembinaan dan Pengembangan Pesparani Katolik Nasional (LP3KN) menyelenggarakan Musyawarah Nasional III (Munas III) pada 9 – 12 Mei 2025 di Jakarta.

Munas LP3KN ini diikuti oleh 250 peserta yang terdiri dari perwakilan LP3KD provinsi seluruh Indonesia, utusan dari keuskupan-keuskupan, pembimas seluruh provinsi, perwakilan dari Konferensi Waligereja Indonesia (KWI), utusan Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat Katolik serta jajaran pengurus LP3KN.

Acara ini diawali dengan Perayaan Ekaristi yang dipimpin oleh Sekjen KWI yang juga Uskup Bogor Mgr (Monsiyur). Paskalis Bruno Syukur, OFM, dan Uskup Sintang (Kalbar)  Mgr. Valentinus Saeng, CP.

Dalam homilinya, Mgr. Paskalis Bruno Syukur, OFM, mengingatkan  Pesparani bukan hanya kompetisi musik liturgi, tetapi juga wadah peradaban yang mengukuhkan persatuan dalam keberagaman.

“Pesparani adalah ekspresi nyata dari kebersamaan yang terjalin di dalam keberagaman Gereja dan bangsa. Di sini, kita tidak hanya bernyanyi, tetapi juga membangun solidaritas," ujar Mgr. Paskalis.

Paskalis Bruno Syukur menegaskan bahwa musik liturgi memiliki kekuatan untuk membangun persaudaraan lintas generasi dan budaya.

"Musik liturgi bukan sekadar ekspresi iman, tetapi juga jembatan yang menghubungkan berbagai latar belakang budaya dan tradisi," ungkapnya.

Sementara, Ketua Umum LP3KN, Muliawan Margadana, menyoroti visi Menteri Agama, Prof. Dr. KH. Nasaruddin Umar, mengenai Kurikulum Berbasis Cinta.

"Kurikulum ini sejalan dengan semangat Pesparani yang tidak hanya memadukan seni dan iman, tetapi juga memperkuat rasa cinta terhadap tanah air," kata Muliawan.

Munas LP3KN dibuka Menteri Agama
MUNAS LP3KN: Lembaga Pembinaan dan Pengembangan Pesparani Katolik Nasional (LP3KN) menyelenggarakan Musyawarah Nasional III (Munas III) pada 9 – 12 Mei 2025 di Jakarta. Menteri Agama (Menag) Nasaruddin Umar secara resmi membuka Munas LP3KN ini di Gedung Kementerian Agama, Jakarta Pusat, Sabtu (10/5/2025) malam. (Istimewa)

Dibuka Menteri Agama Nasaruddin Umar

Diketahui, Menteri Agama (Menag) Nasaruddin Umar secara resmi membuka Musyawarah Nasional III Lembaga Pembinaan dan Pengembangan Pesparani Katolik Nasional (Munas III LP3KN) yang digelar di Gedung Kementerian Agama, Jakarta Pusat, Sabtu (10/5/2025) malam.

Dalam sambutannya, Nasaruddin mengapresiasi filosofi dan spirit di balik terbentuknya LP3K Nasional (LP3KN) yang dinilainya bukan sekadar ajang syiar keagamaan, tetapi juga sebagai wadah penghayatan spiritual melalui liturgi dan nyanyian-nyanyian suci.

"Saya ingin menganggap bahwa Pesparani itu bukan hanya sekadar ajang syiar, tetapi lebih dari itu, sebuah penghayatan dari sebuah liturgi atau nyanyian-nyanyian suci keagamaan," ujar Nasaruddin.

"Yang bisa membersihkan suasana kebatinan kita, bisa meluruskan jalan pikiran yang mungkin bengkok, bisa meneguhkan langkah-langkah yang mungkin lunglai, dan juga melembutkan jiwa yang sedang mengeras," sambungnya. 

Nasaruddin juga menyebut LP3KN sebagai "bengkel spiritual" yang mampu memperbaiki hati dan jiwa yang rusak akibat berbagai pengaruh negatif, termasuk virus sosial dan globalisasi. 

Sumber: Tribunnews
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved