Timnas Indonesia
Patrick Kluivert Beberkan Alasan Panggil Stefano Lilipaly, Asnawi hingga Sayuri Bersaudara ke Timnas
Dikatakan Sumardji, alasan Patrick Kluivert memanggil Lilipaly karena konsistensinya meski sudah menginjak 35 tahun.
Kini menanggapi soal kembalinya nama-nama di atas, Manajer Timnas Indonesia, Sumardji pun memberikan alasannya.
Baca juga: Man United Terancam Ditinggal Bruno Fernandes Usai Gagal Juara Liga Europa, Pasrah Keputusan Klub
Dikatakan Sumardji, alasan Patrick Kluivert memanggil Lilipaly karena konsistensinya meski sudah menginjak 35 tahun.
"Kalau untuk Stefano Lilpaly, kita tahu bahwa permainannya di Borneo FC cukup baik," ucap Sumardji dikutip dari YouTube Kompas TV, Kamis (22/5/2025).
"Dia bisa membawa Borneo FC mendapatkan hasil yang bagus di beberapa pertandingan, meski usianya sudah 35 tahun."
"Di usianya yang segitu, Stefano Lilipaly mampu mempertahankan performanya. Ini merupakan penilaian dari tim pelatih Timnas Indonesia untuk menemukan," ungkap Sumardji.
Sementara itu, untuk Yakob dan Yance, keduanya memiliki performa yang mentereng dan mampu membawa Malut United bersaing di papan atas Liga 1.
Sehingga, hal itu menjadi alasan Patrick Kluivert memanggil keduanya untuk melawan China dan Jepang.
"Kedua (Yakob dan Yance Sayuri) pemain ini benar-benar menjadi pilar utama di Malut United," kata Sumardji.
"Selain itu, keduanya juga punya kelebihan dari hal kecepatan, kekuatan, dan juga mampu membawa Malut United bersaing di Liga 1 musim ini."
"Sehingga, dari analisa dan beberapa pantauan, mereka layak dipanggil ke Timnas Indonesia," kata Sumardji.
Terkait dipanggilnya Asnawi Mangkualam, Sumardji mengatakan untuk keperluan penebalan posisi bek kanan.
Namun Asnawi harus bersaing dengan Kevin Diks, Sandy Walsh, dan Yakob Sayuri untuk memperebutkan satu tempat di bek kanan.
"Posisi Asnawi ini bek kanan, lalu ada beberapa pemain juga yang berada di posisi itu. Tapi, kembali lagi, siapa yang nantinya dipilih," tutupnya.
Diketahui, saat ini Timnas Indonesia berada di peringkat keempat klasemen Grup C dengan memiliki 9 poin.
Skuad Garuda berjarak satu poin dengan Arab Saudi di peringkat ketiga, dan berselisih tiga angka dari Bahrain dan China yang berurutan di posisi ke-5 dan 6.
Batal Lawan Kuwait, Timnas Indonesia Hadapi Taiwan di FIFA Matchday |
![]() |
---|
Anggota DPR RI Arisal Aziz Kritik PSSI, Minta Program Naturalisasi Timnas Indonesia Dihentikan |
![]() |
---|
Komisi XIII DPR RI Setujui Naturalisasi Miliano Jonathans dan 4 Pemain Diaspora Timnas Indonesia |
![]() |
---|
PSSI Dapuk Alexander Zwiers Direktur Teknik Timnas Indonesia, Simak Fungsinya Dalam Federasi |
![]() |
---|
Bek Timnas Indonesia Pratama Arhan dan Azizah Salsha Diam-diam Jalani Sidang Cerai |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.